Minggu, 10 September 2017

SHBYB - 10Sep17 Pilihan Hidup

SETIAP HARI BERSAMA YESUS BAPAKU
The Year of Encountering Christ in His Word

Minggu, 10Sep17
Balikpapan

PILIHAN HIDUP
Yehezkiel 36:26-27 (TB)
26 Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.
27 Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya.

Melakukan kehendak Tuhan tidaklah mudah, terbukti bangsa Israel gagal melakukannya. Mans dg kemampuannya sendiri tdklah mungkin dapat melakukan kehendak Tuhan dalam hidupnya.

Allah ingin mans melakukan kehendakNya karena hanya dgn cara inilah mans dapat selamat. Oleh karena itulah Allah memberikan RohNya kpd kita anak2Nya dgn tujuan agar kita anak2Nya dimampukannya utk melakukan kehendakNya.

Galatia 4:6 (TB) 
Dan karena kamu adalah anak, maka Allah telah menyuruh Roh Anak-Nya ke dalam hati kita, yang berseru: "ya Abba, ya Bapa!"

Roh Allah sudah diberikan ke dalam hati kita. Sekarang bagian kita apakah kita mau hidup dalam kehendak Allah atau tetap dalam kehendak diri kita sendiri. Pilihan hidup yang tdklah sulit.

Sabtu, 09 September 2017

SHBYB - 09Sep17 Pertobatan = Kesempatan

SETIAP HARI BERSAMA YESUS BAPAKU
The Year of Encountering Christ in His Word

Sabtu, 09Sep17
Balikpapan

PERTOBATAN = KESEMPATAN
Yehezkiel 33:10-11 (TB)
10 Dan engkau anak manusia, katakanlah kepada kaum Israel: Kamu berkata begini: Pelanggaran kami dan dosa kami sudah tertanggung atas kami dan karena itu kami hancur; bagaimanakah kami dapat tetap hidup?
11 Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup, demikianlah firman Tuhan ALLAH, Aku tidak berkenan kepada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan kepada pertobatan orang fasik itu dari kelakuannya supaya ia hidup. Bertobatlah, bertobatlah dari hidupmu yang jahat itu! Mengapakah kamu akan mati, hai kaum Israel?

Di pembuangan bangsa Israel menyadari dan menyesali dosa2nya yg telah mereka lakukan di masa lalu. Masa pembuangan membuat bangsa Israel bertobat dan mau kembali kpd Allah dan Allah merespon sikap hati yg bertobat ini.

Allah tidaklah menghendaki kematian org fasik tetapi Allah menghendaki pertobatannya spy mereka juga diselamatkan. Kasih Allah tdk pernah dapat dibatasi oleh apapun juga. Tangan Allah selalu terbuka memberi kesempatan utk pertobatan.

Yesaya 1:18 (TB) 
Marilah, baiklah kita beperkara! — firman TUHAN — Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.

Allah tidak pernah menolak hati yg bertobat. Tidak peduli seberapa besarnya dosa yg telah dilakukannya, kasih Allah tetap jauh lebih besar.

Bertobat adalah kesempatan utk diselamatkan bukan pilihan. Sebelum terlambat pergunakanlah kesempatan ini.

Jumat, 08 September 2017

SHBYB - 08Sep17 Kebanggaan

SETIAP HARI BERSAMA YESUS BAPAKU
The Year of Encountering Christ in His Word

Jumat, 08Sep17
Balikpapan

KEBANGGAAN
Yehezkiel 28:1-8 (TB)
1 Maka datanglah firman TUHAN kepadaku:
2 "Hai anak manusia, katakanlah kepada raja Tirus: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Karena engkau menjadi tinggi hati, dan berkata: Aku adalah Allah! Aku duduk di takhta Allah di tengah-tengah lautan. Padahal engkau adalah manusia, bukanlah Allah, walau hatimu menempatkan diri sama dengan Allah.
3 Memang hikmatmu melebihi hikmat Daniel; tiada rahasia yang terlindung bagimu.
4 Dengan hikmatmu dan pengertianmu engkau memperoleh kekayaan. Emas dan perak kaukumpulkan dalam perbendaharaanmu.
5 Karena engkau sangat pandai berdagang engkau memperbanyak kekayaanmu, dan karena itu engkau jadi sombong.
6 Oleh sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH: Karena hatimu menempatkan diri sama dengan Allah
7 maka, sungguh, Aku membawa orang asing melawan engkau, yaitu bangsa yang paling ganas, yang akan menghunus pedang mereka, melawan hikmatmu yang terpuja; dan semarakmu dinajiskan.
8 Engkau diturunkannya ke lobang kubur, engkau mati seperti orang yang mati terbunuh di tengah lautan.

Raja Tirus menaklukan banyak bangsa baik melalui kekuatan tentaranya maupun kepandaiannya dalam berdagang, namun ada satu hal yg gagal utk ditaklukannya yaitu hatinya sendiri. Raja Tirus gagal mengalahkan dirinya sendiri, akibatnya dia jadi tinggi hati dan akhirnya jatuh hancur.

Semua pencapaian dalam hidup ini asalnya dari Tuhan. Jadi tdk ada dasar bagi diri kita utk menjadi sombong dan bangga diri krn itu berbanggalah akan Tuhan lebih dari segala2nya.

Ulangan 8:17-18 (TB)
17 Maka janganlah kaukatakan dalam hatimu: Kekuasaanku dan kekuatan tangankulah yang membuat aku memperoleh kekayaan ini.
18 Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini.

Kebanggaan kita akan Tuhan hanya akan dpt kita alami kalau kita mengenalNya. Tanpa pengenalan tdk akan ada kebanggaan.

Kamis, 07 September 2017

SHBYB - 06Sep17 Benih

SETIAP HARI BERSAMA YESUS BAPAKU
The Year of Encountering Christ in His Word

Rabu, 06Sep17
Balikpapan

BENIH
Yehezkiel 23:11-16 (TB)
11 Walaupun hal itu dilihat oleh adiknya, Oholiba, ia lebih berahi lagi dan persundalannya melebihi lagi dari kakaknya.
12 Ia berahi kepada orang Asyur, kepada bupati-bupati dan penguasa-penguasanya, kepada pahlawan-pahlawan perang yang pakaiannya sangat sempurna, kepada pasukan kuda, semuanya pemuda yang ganteng.
13 Aku melihat bahwa ia menajiskan diri; kelakuan mereka berdua adalah sama.
14 Bahkan, ia menambah persundalannya lagi: ia melihat laki-laki yang terukir pada dinding, gambar orang-orang Kasdim, diukir dalam warna linggam,
15 pinggangnya diikat dengan ikat pinggang, kepalanya memakai serban yang berjuntai, semuanya kelihatan seperti perwira, yang menyerupai orang Babel dari Kasdim, tanah kelahiran mereka.
16 Segera sesudah kelihatan oleh matanya ia berahi kepada mereka dan mengirim suruhan kepada mereka ke tanah Kasdim.

Allah menggambarkan Yehuda spt seorg wanita yg bernama Oholiba yg melampiaskan nafsu birahinya kpd bangsa2 disekitarnya. Allah menggambarkan spt nafsu birahi, nafsu birahi itu dibangun bertahap dimulai dari keinginan yg terus menerus dipikirkan. Hatinya dikuasi oleh keinginan yg terus dibangunnya dan melahirkan nafsu birahi yg memerintahkan otak utk menggerakan tubuh ini utk memuaskannya. Nafsu birahi bukan lagi sekedar keinginan tetapi adalah nafsu yg sdh memuncak yg sulit utk dibendung, jalan satu2nya haruslah dilampiaskan. Nafsu tdk langsung menjadi birahi yg sulit dikendalikan, tetapi dimulai dan dibangun dari hal2 yg kecil yg tdk berarti namun kita nikmati. Sama seperti benih yg ditanam lalu dipelihara, lama kelamaan akan menjadi pohon yg berakar kuat dan sulit utk dicabut.

Semua dimulai dari hal2 yg kecil. Jangan biarkan keinginan dosa sekecil apapun tinggal di hati ini. Jangan beri kesempatan kpd iblis.

Efesus 4:27 (TB) 
dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis. (Amplified Bible : Leave no room or foothold for the devil)

Allah dari dulu hingga skrg tdk jemu2nya memperingatkan bangsa Israel dan kita semua utk menjaga hati ini dg penuh kewaspadaan. Allah selalu berbicara setiap harinya, arahkan hati kita kpdNya spy kita dpt mendengar suaraNya.

Ibrani 1:1-2 (TB)
1 Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi,
2 maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta.

Setiap hari Allah berbicara, iblis juga berbicara. Setiap hari kita diperhadapkan pada pilihan benih apa yg mau kita tanam dan pelihara di hati dan pikiran ini.

Lukas 8:11 (TB) 
Inilah arti perumpamaan itu: Benih itu ialah firman Allah.

Matius 13:39a (TB) 
Musuh yang menaburkan benih lalang ialah Iblis.

Tanamlah benih Firman Tuhan setiap hari di hati & pikiran ini spy hati kita penuh dikuasi FirmanNya. Inilah yg akan menjauhkan kita dari dosa.

Benih itu kecil tapi berdampak.

SHBYB - 07Sep17 Pembelaan Tuhan

SETIAP HARI BERSAMA YESUS BAPAKU
The Year of Encountering Christ in His Word

Kamis, 07Sep17
Balikpapan

PEMBELAAN TUHAN
Yehezkiel 25:2, 6-7 (TB)
2 "Hai anak manusia, tujukanlah mukamu kepada bani Amon dan bernubuatlah melawan mereka!
6 Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH: Oleh karena engkau bertepuk tangan dan mengentakkan kakimu ke tanah, dan bergembira dalam hatimu atas kecelakaan tanah Israel,
7 oleh sebab itu, sungguh, Aku akan mengacungkan tangan-Ku melawan engkau dan menyerahkan engkau menjadi jarahan bagi suku-suku bangsa dan melenyapkan engkau dari tengah bangsa-bangsa dan membinasakan engkau dari negeri-negeri; Aku akan memusnahkan engkau. Dengan demikian engkau akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN."

Pembelaan Tuhan selalu ada dlm hidup bangsa Israel walapun mereka seringkali menyakiti hatiNya. Tuhan membalasakan kpd bani Amon akan apa yg telah mereka perbuat terhadap bangsa Israel umat pilihanNya.

Siapakah bani Amon ?

Bani Amon adalah keturunan Lot ketika anak2 gadisnya sendiri memperdaya Lot. Bani Amon tumbuh menjadi bangsa yg menyembah illah2 lain. Bangsa Israel tdk menaklukan bani Amon krn perintah Tuhan.

Ulangan 2:19 (TB) 
maka engkau sampai ke dekat bani Amon. Janganlah melawan mereka dan janganlah menyerang mereka, sebab Aku tidak akan memberikan kepadamu apa pun dari negeri bani Amon itu menjadi milikmu, karena Aku telah memberikannya kepada bani Lot menjadi miliknya. 

Ulangan 2:37
Hanya negeri bani Amon tidak engkau dekati, baik sungai Yabok sepanjang tepinya maupun kota-kota di pegunungan, tepat seperti yang dilarang TUHAN, Allah kita."

Namun dikemudian hari bani Amon selalu bermusuhan dengan bangsa Israel.

Hakim-hakim 3:13
Raja ini mengajak bani Amon dan bani Amalek menjadi sekutunya. Lalu majulah ia dan memukul orang Israel kalah. Kota Pohon Korma diduduki mereka.

Bahkan bangsa Israel terpengaruh oleh bani Amon utk meninggalkan Allah yg hidup dan menyembah illah2 bani Amon.

Hakim-hakim 10:6
Orang Israel itu melakukan pula apa yang jahat di mata TUHAN; mereka beribadah kepada para Baal dan para Asytoret, kepada para allah orang Aram, para allah orang Sidon, para allah orang Moab, para allah bani Amon dan para allah orang Filistin, tetapi TUHAN ditinggalkan mereka dan kepada Dia mereka tidak beribadah.

Walaupun bangsa Israel sudah jatuh meninggalkan Allah namun krn kasihNya yg kekal, Allah tetap mempedulikan bangsa Israel dan mengutus nabi2Nya agar bangsa Israel kembali kepadaNya. Bahkan bangsa2 sekitarnya yg bangkit mengambil keuntungan dari kejatuhan bangsa Israel ini juga pada akhirnya berhadapan sendiri dg Allah yg membela bangsa Israel.

Kasih & keadilan Allah tetap berlaku dlm hidup bangsa Israel. Di satu sisi mereka tetap dikasihi Allah, di sisi lainnya penghukuman Allah atas ketidaktaatan mereka tetap berlangsung. Penghukuman yg bertujuan bukan utk menghancurkan tetapi utk menyadarkan bangsa Israel, sama spt seorg bapa mendidik anaknya.

Senakal2nya anak, bapa yg baik pasti akan tetap membelanya, itulah sebabnya ada Firman yg mengatakan:

Roma 8:31 (TB) 
Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?

Karena sifat kasihNya yg begitu besar kpd kita, inilah yg menyebabkan kita menjadi umat yg lebih dari pemenang. Ada pembelaan Allah dalam hidup kita.

Roma 8:37 (TB) 
Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.

Sekalipun kita berada dalam tantangan kehidupan yg tdklah mudah, sadarilah dan yakinilah bhw sekali Allah menyelamatkan dan mengasihi kita maka DIA akan tetap selalu beserta kita dan menyelamatkan kita. Bagian kita adalah tetap hidup melekat, percaya & taat kpdNya.

Pembelaan Tuhan akan selalu ada dalam hidup anak2Nya. Ketika kita diperlakukan tdk adil oleh org2 disekitar kita, serahkanlah pembelaanan hidup kita kpd Allah. Jangan membalas kejahatan dgn kejahatan krn pembalasan bukanlah hak kita tapi haknya Allah.

Roma 12:19 (TB) 
Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan.

Firman Allah menceritakan karakter Allah. Semakin kita memahami Firman Allah semakin kita akan mengenal karakterNya. Semakin kita mengenal karakterNya semakin kita akan mempercayaiNya. Semakin kita mempercayaiNya semakin kita akan merasa aman hidup bersama Allah yang adalah PEMBELA kita.

SHBYB - 06Sep17 OHOLIBA

SETIAP HARI BERSAMA YESUS BAPAKU
The Year of Encountering Christ in His Word

Rabu, 06Sep17
Balikpapan

OHOLIBA
Yehezkiel 23:11-16 (TB)
11 Walaupun hal itu dilihat oleh adiknya, Oholiba, ia lebih berahi lagi dan persundalannya melebihi lagi dari kakaknya.
12 Ia berahi kepada orang Asyur, kepada bupati-bupati dan penguasa-penguasanya, kepada pahlawan-pahlawan perang yang pakaiannya sangat sempurna, kepada pasukan kuda, semuanya pemuda yang ganteng.
13 Aku melihat bahwa ia menajiskan diri; kelakuan mereka berdua adalah sama.
14 Bahkan, ia menambah persundalannya lagi: ia melihat laki-laki yang terukir pada dinding, gambar orang-orang Kasdim, diukir dalam warna linggam,
15 pinggangnya diikat dengan ikat pinggang, kepalanya memakai serban yang berjuntai, semuanya kelihatan seperti perwira, yang menyerupai orang Babel dari Kasdim, tanah kelahiran mereka.
16 Segera sesudah kelihatan oleh matanya ia berahi kepada mereka dan mengirim suruhan kepada mereka ke tanah Kasdim.

Allah menggambarkan Yehuda spt seorg wanita yg bernama Oholiba yg melampiaskan nafsu birahinya kpd bangsa2 disekitarnya.

Saya merenungkan mengapa menggunakan istilah nafsu birahi utk menggambarkannya ?

Allah ingin menggambarkan bhw kejatuhan bangsa Israel tdk terjadi dlm waktu yg singkat. Dimulai dari mereka kompromi dg bangsa2 disekitarnya. Tanpa disadari hati bangsa Israel telah dipikat dan terseret yg membuatnya sulit utk melepaskannya.

Nafsu birahi adalah nafsu yg sdh sampai pada puncaknya dan sulit utk dibendung. Jalan satu2nya adalah melampiaskannya. Nafsu ini tdk langsung berada di puncak tetapi dibangun dari hal2 yg sepele seperti melihat hal2 yg tdk senonoh dan membiarkan bahkan menikmatinya.

Bangsa Israel menginginkan hal2 duniawi yg dimiliki oleh bangsa2 disekitarnya dimulai dari melihatnya. Hal yg sederhana namun berbahaya krn mereka memasukannya ke dalam hati menjadi sebuah keinginan yg tak terbendung lagi. Bangsa Israel melupakan Allah demi memuaskan keinginan hati mereka akan hal2 duniawi yg dimiliki oleh bangsa2 disekitarnya. Hati bangsa Israel sdh terpikat dan terseret menjauh dari Allah.

Dalam hidup ini ada 3 hal kecil yg kalau terus dipelihara akan jadi besar dan sulit utk dihilangkan yg pada akhirnya menghimpit iman kita yaitu : kekuatiran, kekayaan dan kenikmatan hidup. Bangsa Israel terjatuh krn ketiga hal ini.

Lukas 8:14 (TB) 
Yang jatuh dalam semak duri ialah orang yang telah mendengar firman itu, dan dalam pertumbuhan selanjutnya mereka terhimpit oleh kekuatiran dan kekayaan dan kenikmatan hidup, sehingga mereka tidak menghasilkan buah yang matang.

Allah tdk jemu2nya memperingatkan kita semua utk menjaga hati ini dg penuh kewaspadaan. Jangan ada benih kecil dari ke tiga hal tersebut di atas ada dlm hati ini. Kalau sempat ada segeralah dibuang dan dimatikan dgn iman percaya kita kpd Tuhan Yesus.

Kekuatiran, kenikmatan hidup dan tipu daya kekayaan menjadi pemicu utk kita menginginkan kekayaan, kesuksesan, kesehatan, jabatan / posisi lebih dari kita menginginkan Allah. Padahal Allah sdh berjanji bhw DIA yang akan memelihara hidup kita.

Lukas 12:29-31 (TB)
29 Jadi, janganlah kamu mempersoalkan apa yang akan kamu makan atau apa yang akan kamu minum dan janganlah cemas hatimu.
30 Semua itu dicari bangsa-bangsa di dunia yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu tahu, bahwa kamu memang memerlukan semuanya itu.
31 Tetapi carilah Kerajaan-Nya, maka semuanya itu akan ditambahkan juga kepadamu.

Cinta akan Allah akan menjauhkan kita dari cinta akan dunia ini, demikian juga sebaliknya.

Selasa, 05 September 2017

SHBYB - 05Sep17 Ke-engganan yang Menyesatkan

SETIAP HARI BERSAMA YESUS BAPAKU
The Year of Encountering Christ in His Word

Selasa, 05Sep17
Balikpapan

KE-ENGGANAN YANG MENYESATKAN
Yehezkiel 20:1 (TB) 
Pada tahun ketujuh, dalam bulan yang kelima, pada tanggal sepuluh bulan itu, datanglah beberapa orang dari tua-tua Israel untuk meminta petunjuk dari pada TUHAN dan duduk di hadapanku.

Ketika bangsa Israel sdh ada dlm pembuangan dan sepertinya tdk ada lagi jalan keluar, mereka barulah sadar akan adanya Allah yg hidup yg telah mereka sia2kan. Bangsa Israel tdk pernah mau dengar2an akan Firman Tuhan, mereka lebih suka memilih jalan hidupnya sendiri daripada hidup menuruti Firman Tuhan.

Mengapa harus hancur dulu baru kemudian datang kpd Tuhan ?
Bukan rahasia lagi bhw kehidupan di luar Tuhan tidak akan membawa kebahagian sejati dalam hidup ini. Namun mengapa banyak yg masih menikmatinya ? Inilah tipu muslihat iblis. Mans dibutakan shg tdk dpt melihat yg sebenarnya.

Banyak jalan di dunia ini yang sptnya lurus namun ujungnya maut. Allah tahu dan Allah tdk ingin kita tersesat krn itu Allah sediakan FirmanNya utk menerangi jalan hidup kita.

Mazmur 119:105 (TB) 
Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.

Ke-engganan kita akan Firman Tuhan yg membuat kita tersesat. Bacalah Firman Tuhan setiap hari maka kita akan dituntunNya pada jalan yg benar.

KEPENGIN TAHU

KEPENGIN TAHU Apa yang menjadi kepengin tahuan kita dalam hidup ini, menunjukan jati diri kita yang sebenarnya. Jati diri anak Tuhan terliha...