Kamis, 19 Oktober 2017

SHBYB - 19Okt17 TERPESONA

SETIAP HARI BERSAMA YESUS BAPAKU
The Year of Encountering Christ in His Word

Kamis, 19Okt17
Bpp

TERPESONA
Matius 27:41-43 (TB)
41 Demikian juga imam-imam kepala bersama-sama ahli-ahli Taurat dan tua-tua mengolok-olokkan Dia dan mereka berkata:
42 "Orang lain Ia selamatkan, tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan! Ia Raja Israel? Baiklah Ia turun dari salib itu dan kami akan percaya kepada-Nya.
43 Ia menaruh harapan-Nya pada Allah: baiklah Allah menyelamatkan Dia, jikalau Allah berkenan kepada-Nya! Karena Ia telah berkata: Aku adalah Anak Allah."

Mengapa Allah tdk mau mengabulkan tanda2 yg diminta oleh para imam-imam kepala, ahli-ahli Taurat dan tua-tua ini ?

Apakah benar kalau tanda2 yg diminta mereka dikabulkan mereka akan percaya bhw Yesus adalah Mesias anak Allah ?

Allah sdh berulang kali berbicara kpd bangsa Israel melalui nabi2 yg menubuatkan kedatangan Mesias, bahkan Mesias sendiri sdh datang dan menyatakan diriNya di depan mata mereka dgn berbagai tanda mujizat namun bangsa Israel tetap aja mengeraskan hatinya dan meminta tanda2 lainnya lagi. Jadi problem utamanya bukanlah di tanda2 yg belum jelas tetapi di hati ini. Hati yg keras tdk mau menerima Yesus sebagai Mesias dan Tuhan dalam hidup mereka.

Kebiasaan ini berlanjut sampai hari ini. Seringkali kita mengajukan syarat kpd Tuhan dgn menyatakan akan lebih sungguh2 mengikut Tuhan kalau mengalami tanda2 atau mujijat dari Tuhan. Kalau kita mau jujur, sudah berapa kali kita mengalami pertolongan Tuhan dan sampai detik ini hati beberapa org masih belum juga sungguh2 kepadaNya. Jadi problem utamanya adalah di hati ini, hati yg tdk mau tunduk sepenuhnya pada otoritas Tuhan. Hati yg tdk mau dipimpin oleh Roh Kudus. Hati yg maunya memimpin Roh Kudus.

Tuhan memberikan FirmanNya dgn tujuan agar hati kita lebih bersandar dan mengikuti kebenaran Firman Tuhan daripada kpd mujizat atau tanda2.

Lukas 16:29-31 (TB)
29 Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.
(NLT - 29 “But Abraham said, ‘Moses and the prophets have warned them. Your brothers can read what they wrote.’)
30 Jawab orang itu: Tidak, Bapa Abraham, tetapi jika ada seorang yang datang dari antara orang mati kepada mereka, mereka akan bertobat.
31 Kata Abraham kepadanya: Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati."

Tuhan mengajarkan agar FOKUS UTAMA IMAN kita pada Firman Tuhan bukan kpd tanda2 atau mujizat.
Mengapa demikian ?
Krn iblis juga dpt membuat tanda2 yg dahsyat dan mujizat. Rencana iblis adalah menyesatkan org2 pilihan Allah yg hatinya selalu terpesona dg tanda2 ajaib dan mujijat.

Matius 24:24
Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.

Jangan hanya berhenti di mujizat & tanda2 tetapi teruslah bertumbuh dalam pengenalan akan Tuhan melalui kebenaran FirmanNya. Ingini FirmanNya, terpesonalah dgn FirmanNya lebih dari tanda2 dan mujijat.

Rabu, 18 Oktober 2017

SHBYB - 18Okt17 Ada Potensi Kesesatan

SETIAP HARI BERSAMA YESUS BAPAKU
The Year of Encountering Christ in His Word

Rabu, 18Okt17
Bpp

ADA POTENSI KESESATAN
Matius 24:4, 24-25 (TB)
4 Jawab Yesus kepada mereka: "Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu!
24 Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.
25 Camkanlah, Aku sudah mengatakannya terlebih dahulu kepadamu.

Di ayat 24 ini Tuhan Yesus menubuatkan kondisi di akhir jaman bhw akan muncul banyak usaha2 penyesatan termasuk usaha menyesatkan org2 pilihan Tuhan yaitu kita anak2Nya. Tidak ada org yg kebal terhdp penyesatan. Semua org punya potensi utk disesatkan termasuk kita org2 pilihan yg mengikut Tuhan dgn sungguh2.

Tersesat terjadi krn ketidaktahuan & kelengahan krn itu Tuhan Yesus menegaskan agar anak2Nya selalu waspada dan terus belajar utk mengerti kebenaran Firman Tuhan. Alkitab Firman Tuhan diberikan kpd kita sbg penuntun agar kita tdk tersesat dalam perjalanan hidup ini.

Matius 22:29 (TB) 
Yesus menjawab mereka: "Kamu sesat, sebab kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah!

Matthew 22:29 (BIS)
29 Yesus menjawab, "Kalian keliru sekali, sebab kalian tidak mengerti Alkitab, maupun kuasa Allah.

Cintai, pelajari dan hidupi Firman Tuhan maka kita akan dituntunnya di jalan yg benar menuju keselamatan. Nasehat ini Rasul Paulus berikan kepada anak rohaninya, Timotius, dan juga kita semua yg hidup di akhir jaman ini.

2 Timotius 3:15 (TB) 
Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus.

Pemazmur juga melihat potensi penyesatan yg ada krn itu dia menasehatkan agar kita menjadikan Firman Tuhan sbg pelita bagi langkah hidup kita. Pergunakan pelita yg sdh Tuhan berikan dalam hidup kita maka kita akan dpt melihat arah perjalanan ini dgn lebih jelas dan tdk akan tersesat.

Mazmur 119:105 (TB) 
Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.

Jangan mau tersesat, jangan buang2 waktu utk tersesat dulu baru kemudian menyadarinya. Antisipasi sejak awal, ini akhir jaman banyak usaha2 penyesatan terjadi. Jadilah peka akan kebenaran Firman Tuhan sehingga kita dpt membedakan mana jalan yg benar dan mana yg sesat.

Keengganan membaca Alkitab sama saja dengan membuka lebar2 potensi kesesatan terjadi dalam hidup kita.

Selasa, 17 Oktober 2017

SHBYB - 17Okt17 Saling Menolong

SETIAP HARI BERSAMA YESUS BAPAKU
The Year of Encountering Christ in His Word

Selasa, 17Okt17
Bpp

SALING MENOLONG
Matthew 19:4 (MSG)
4 He answered, "Haven't you read in your Bible that the Creator originally made man and woman FOR EACH OTHER, male and female?

Tuhan Yesus menegaskan kembali bahwa mans diciptakan pria dan wanita dan dipersatukan dlm pernikahan kudus utk saling membantu satu sama lainnya, saling melengkapi. Pria dipersatukan dg wanita utk membantu wanita mewujudkan gambar atau karakter Illah di dlm diri si wanita, demikian juga sebaliknya wanita dipersatukan dg pria utk membantu pria mewujudkan gambar atau karakter Illahi di dlm diri si pria. Jadi pria dan wanita dipersatukan bukan utk saling memanfaatkan atau saling mencari keuntungan bagi dirinya sendiri, tetapi utk saling tolong menolong di tengah2 perbedaan2 yg ada. Pernikahan juga menjadi tempat pelatihan pembentuk karakter agar masing2 menjadi serupa dan segambar dg Allah.

Inilah proses pembentukan karakter baik dlm diri pria maupun wanitanya. Allah tahu proses ini tdklah mudah krn itu Allah berikan 3 hal di bawah ini utk membantu agar proses ini mengarah pada tujuan yg Allah kehendaki yaitu karakter Illahi atau biasa disebut dg buah2 Roh, yaitu :

1. Roh KudusNya
Ijinkan RK yg memimpin keluarga kita.
Yohanes 16:12-13 (TB)
12 Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.
13 Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.

2. Firman Tuhan
Jadikan FT sebagai landasan berpikir dan mengambil keputusan dlm kehidupan pernikahan. FT menjadi pedoman atau manual book hidup ini.
2 Timotius 3:15-17 (TB)
15 Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus.
16 Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.
17 Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.

3. Saudara2 seiman.
Komunitas yg sehat akan membangun kebiasaan yg baik.
Ibrani 10:25
Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.

1 Korintus 15:33
Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.

Ke-3 hal di atas sangat dibutuhkan baik oleh pria maupun wanita dalam memasuki proses pembentukkan karakter yg Tuhan ijinkan dalam kehidupan mereka. Ketika pria dan wanita dipersatukan, mereka akan menemukan banyak sekali perbedaan2 yg kalau salah disikapi akan menjadi pemicu konflik berkepanjangan dan ujung2nya menghancurkan kesatuan Illahi ini. Itulah sebabnya baik pria maupun wanita harus punya kerendahan hati bhw mereka membutuhkan ke 3 hal tersebut di atas dalam menghadapi setiap proses pembentukan yg terjadi dalam kehidupan mereka.

Iblis selalu berusaha menghancurkan kesatuan Illahi ini dg pelbagai cara, tujuannya adalah agar gambar atau karakter Allah rusak dalam diri mans. Inilah yg harus terus menerus kita waspadai dalam hidup ini.

WASPADALAH WASPADALAH!!!

Senin, 16 Oktober 2017

SHBYB - 16Okt17 Potensi Kemunafikan

SETIAP HARI BERSAMA YESUS BAPAKU
The Year of Encountering Christ in His Word

Senin, 16Okt17
Bpp

POTENSI KEMUNAFIKAN
Matius 16:6, 12 (TB)
6 Yesus berkata kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan Saduki."
12 Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa bukan maksud-Nya supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang Farisi dan Saduki.

Tuhan Yesus memperingatkan murid2 agar berhati2 akan nilai2 pengajaran Farisi dan Saduki. Nilai2 ini masuknya perlahan namun pasti, sama seperti ragi yg mengkhamiri seluruh adonan. Apa itu ragi org Farisi dan Saduki ? Kemunakfikan.

Lukas 12:1 (TB) 
Sementara itu beribu-ribu orang banyak telah berkerumun, sehingga mereka berdesak-desakan. Lalu Yesus mulai mengajar, pertama-tama kepada murid-murid-Nya, kata-Nya: "Waspadalah terhadap ragi, yaitu kemunafikan orang Farisi.

Matius 23:27
Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu sama seperti kuburan yang dilabur putih, yang sebelah luarnya memang bersih tampaknya, tetapi yang sebelah dalamnya penuh tulang belulang dan pelbagai jenis kotoran.

KBBI :
mu·na·fik = berpura-pura percaya atau setia dan sebagainya kepada agama dan sebagainya, tetapi sebenarnya dalam hatinya tidak; suka (selalu) mengatakan sesuatu yang tidak sesuai dengan perbuatannya; bermuka dua.

Benih ragi kemunafikan dimulai dari egoisme yg diletakan di atas kehendak Tuhan. Memanfaatkan Tuhan sebagai sarana utk memenuhi kepentingan dirinya sendiri tanpa mau peduli dg kehendak Tuhan.

Yudas 1:4 (TB) 
Sebab ternyata ada orang tertentu yang telah masuk menyelusup di tengah-tengah kamu, yaitu orang-orang yang telah lama ditentukan untuk dihukum. Mereka adalah orang-orang yang fasik, yang menyalahgunakan kasih karunia Allah kita untuk melampiaskan hawa nafsu mereka, dan yang menyangkal satu-satunya Penguasa dan Tuhan kita, Yesus Kristus.

Dari ayat di atas yg disebut dgn org fasik adalah mereka yg sepertinya hidup di dalam Tuhan tapi sebenarnya di dalam hatinya Yesus tdklah menjadi Tuhan. Orang fasik tdklah beda dg org munafik, tujuan mereka sama yaitu menjadikan Tuhan sbg sarana mencari keuntungan utk dirinya sendiri, bukan kehendak Tuhan yg utama tapi kehendak diri sendiri yg utama.

Tuhan Yesus dengan tegas memperingatkan murid2Nya, termasuk kita semua murid2Nya yg hidup di jaman akhir ini agar terus berjaga2 dan waspada terhdp ragi kemunafikan krn ragi kemunafikan sampai saat ini tetaplah menjadi potensi yg dpt menggerogoti kemurnian iman kita.

Hati ini haruslah dijagai dg penuh kewaspadaan setiap hari. Tolok ukurnya adalah kebenaran Firman Tuhan, hati yg selalu seirama mengikuti Firman Tuhan.

Mazmur 119:11 (TB)
Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau.

Mencintai dan menghidupi Firman Tuhan akan menjauhkan kita dari potensi kemunafikan.

Minggu, 15 Oktober 2017

SHBYB - 15Okt17 FOCUS

SETIAP HARI BERSAMA YESUS BAPAKU
The Year of Encountering Christ in His Word

Minggu, 15Okt17
Bpp

FOCUS
Mat 14:28-31 (NIV)
28   “Lord, if it’s you,” Peter replied, “tell me to come to you on the water.”
29 “Come,” he said.
Then Peter got down out of the boat, walked on the water and came toward Jesus. 30   But when he saw the wind, he was afraid and, beginning to sink, cried out, “Lord, save me!”
31 Immediately Jesus reached out his hand and caught him. “You of little faith,” he said, “why did you doubt?”

LASB NIV :
Peter was not putting Jesus to the test, something we are told not to do (4:7). Instead he was the only one in the boat to react in faith. His impulsive request led him to experience a rather unusual demonstration of God’s power. Peter started to sink because he took his eyes off Jesus and focused on the high waves around him. His faith wavered when he realized what he was doing. We may not walk on water, but we do walk through tough situations. If we focus on the waves of difficult circumstances around us without looking to Jesus for help, we too may despair and sink. To maintain your faith when situations are difficult, keep your eyes on Jesus’ power rather than on your inadequacies.

Sabtu, 14 Oktober 2017

SHBYB - 14Okt17 Pengalaman dan Sikap Hati

SETIAP HARI BERSAMA YESUS BAPAKU
The Year of Encountering Christ in His Word

Sabtu, 14Okt17
Bpp

PENGALAMAN DAN SIKAP HATI
Matius 10:1, 4 (TB)
1 Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.
4 Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia.

Yudas Iskariot adalah salah satu murid Tuhan Yesus yg turut merasakan pengalaman menerima kuasa Roh Kudus. Tuhan Yesus dari awalnya sudah tahu bhw Yudas akan mengkhianatiNya namun Tuhan tetap memberi kesempatan agar Yudas bertobat.

Yohanes 6:70-71 (TB)
70 Jawab Yesus kepada mereka: "Bukankah Aku sendiri yang telah memilih kamu yang dua belas ini? Namun seorang di antaramu adalah Iblis."
71 Yang dimaksudkan-Nya ialah Yudas, anak Simon Iskariot; sebab dialah yang akan menyerahkan Yesus, dia seorang di antara kedua belas murid itu.

Matius 26:21 (TB) 
Dan ketika mereka sedang makan, Ia berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku."

Yudas tetap diberi kesempatan utk mengalami kuasa Roh Kudus namun demikian dia tetap saja mengkhianati Tuhan Yesus. Walaupun Yudas mengalami kuasa Roh Kudus namun dia tdk pernah mengijinkan Roh Kudus menguasai hatinya. Hatinya dipenuhi keinginan akan uang, cinta akan uang melebihi cintanya akan Tuhan. Uanglah yg bertahta di hatinya, bukan Roh Kudus.

Yohanes 12:4-6 (TB)
4 Tetapi Yudas Iskariot, seorang dari murid-murid Yesus, yang akan segera menyerahkan Dia, berkata:
5 "Mengapa minyak narwastu ini tidak dijual tiga ratus dinar dan uangnya diberikan kepada orang-orang miskin?"
6 Hal itu dikatakannya bukan karena ia memperhatikan nasib orang-orang miskin, melainkan karena ia adalah seorang pencuri; ia sering mengambil uang yang disimpan dalam kas yang dipegangnya.

Matius 26:14-16 (TB)
14 Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala.
15 Ia berkata: "Apa yang hendak kamu berikan kepadaku, supaya aku menyerahkan Dia kepada kamu?" Mereka membayar tiga puluh uang perak kepadanya.
16 Dan mulai saat itu ia mencari kesempatan yang baik untuk menyerahkan Yesus.

Tuhan selalu memberi kesempatan org utk bertobat. Memberinya pengalaman2 rohani, namun semua pengalaman ini tdk akan membawa kpd pertobatan sejati kalau hatinya tdk mau diserahkan sepenuhnya kpd Tuhan. Tuhan mengingini hati kita lebih dari persembahan maupun pelayanan kita. Persembahkan hati ini hanya utk Tuhan saja. Tuhanlah yg bertahta penuh di hati ini.

Kesempatan selalu Tuhan berikan, namun keputusan tetaplah di tangan kita. Mengalami Tuhan haruslah disertai dgn keputusan utk menyerahkan hati ini sepenuhnya kpd Tuhan, ini barulah namanya PERTOBATAN SEJATI.

Pengalaman dan sikap hati tidaklah dapat dipisahkan.

Jumat, 13 Oktober 2017

SHBYB - 13Okt17 Pekerjanya Bapa

SETIAP HARI BERSAMA YESUS BAPAKU
The Year of Encountering Christ in His Word

Jumat, 13Okt17
Bpp

PEKERJANYA BAPA
Matius 9:36-38 (TB)
36 Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.
37 Maka kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Tuaian memang banyak, tetapi PEKERJA SEDIKIT.
38 Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu."

Hati Tuhan Yesus tergerak oleh belas kasihan melihat banyak jiwa2 yg belum tergembalakan dgn baik dan benar. Kemudian Tuhan Yesus melanjutkan dgn menyatakan hanya sedikit pekerja yg mau peduli dg jiwa2 yaitu pekerja yg benar2 mau memahami & menghidupi hati Bapa. Artinya pekerja2 yg benar2 mengasihi Bapa.

Hanya pekerja2 yg berasal & yg mengasihi Bapa yg dpt memahami & mengenal hati Bapa krn para pekerja ini sehari2nya bergaul karib dgn Bapa. Itulah sebabnya Tuhan Yesus mengatakan mintalah pekerja yg asalnya dari Bapa. Pekerja yg asalnya dari Bapa akan punya hati yg mengasihi jiwa2 dan mereka mau berkorban utk menggembalakannya.

Banyak pekerja di dunia ini, ciri2 utama yg menjadi pembeda dg pekerja2 lainnya adalah pekerja yg asalnya dari Bapa adalah pekerja yg orientasinya adalah mengasihi jiwa2.

Kalau kita termasuk pekerjanya Bapa maka kita akan mengasihi jiwa2 dan mau menggembalakannya.

KEPENGIN TAHU

KEPENGIN TAHU Apa yang menjadi kepengin tahuan kita dalam hidup ini, menunjukan jati diri kita yang sebenarnya. Jati diri anak Tuhan terliha...