Sabtu, 18 April 2020

17 April 2020 Menyenangkan Membaca Alkitab

17 April 2020
Hobi Baca Alkitab
MENYENANGKAN MEMBACA ALKITAB

Yeremia 15:16 (TB)
Apabila aku bertemu dengan perkataan-perkataan-Mu, maka aku menikmatinya; firman-Mu itu menjadi kegirangan bagiku, dan menjadi kesukaan hatiku, sebab nama-Mu telah diserukan atasku, ya TUHAN, Allah semesta alam.  

Menikmati membaca Alkitab adalah dengan cara menjadikannya sebagai sebuah aktivitas yang menyenangkan shg kita akan selalu menanti-nantikannya dan selalu berusaha utk mengadakan waktu utk membacanya. Menyenangkan atau tidaknya sebuah aktivitas tergantung pada keputusan kita utk menyukainya atau tdk. Langkah pertama yg harus kita lakukan adalah setting dalam pikiran kita bhw membaca Alkitab itu PENTING krn itu kita harus belajar menyukainya, jangan dgn terpaksa. Kalau kita dg terpaksa maka akan jadi beban, bosan, gak ada waktu, merasa gak ngerti apa yg dibaca, mengkritik Alkitab, dan akhirnya berhenti baca Alkitab.

Langkah kedua adalah menciptakan suasana menyenangkan membaca Alkitab. Saya mau berbagi pengalaman bagaimana menciptakan suasana yg menyenangkan membaca Alkitab :

1. Pilih media Alkitab apa yang kita sukai.
Ada Alkitab di HP dan Alkitab dalam bentuk buku, pilih yang mana yg kita paling sukai. Ada yg bhs Indonesia atau Inggris. Alkitab di HP ada banyak aplikasinya a.l. Alkitab Sabda/Yuku, Olive Tree Bible, YouVersion Bible, playbook, dll. Pilih aplikasi yg paling kita suka dan memudahkan kita utk membacanya. Alkitab dalam bentuk buku, pilih mau yg ukuran hurufnya besar atau kecil, ada Alkitab Penuntun, Alkitab bacaan setahun, ada Alkitab ukuran saku, dll.

Kalau saya pakai media HP dengan aplikasi Playbook : Life Application Study Bible versi NLT, dan juga aplikasi lainnya : Alkitab Sabda, Olive Tree, Youversion Bible. Keuntungannya adalah dalam 1 HP bisa punya banyak versi Alkitab utk bible study dan mudah dibawa kemana2 utk dibaca kapanpun juga.

2. Baca Alkitab yg utama di pagi hari spy pikiran kita dilandasi terlebih dahulu oleh Firman Tuhan. Firman Tuhan akan membuat pikiran hati kita menjadi lebih tenang. Selanjutnya nikmati membaca Alkitab setiap ada waktu setiap ada waktu luang.

3. Buat komitmen dalam sehari akan baca berapa pasal secara berurutan. Komitmen ini penting utk membantu mendisiplin diri kita sendiri. Dengan adanya komitmen kita akan selalu berusaha mengadakan waktu utk membacanya.

4. Selalu minta bimbingan Roh Kudus setiap kali kita membaca Alkitab. Doanya simple saja, sebelum baca Alkitab, doa dalam hati: "Roh Kudus bimbing saya utk mengerti FirmanMu".

5. Buat catatan sederhana utk apa yg kita dapatkan dari pembacaan Alkitab. Kalau hari ini kita belum mendapatkan rhema dari pembacaan Akitab, jangan bingung, lanjutkan saja membacanya, nikmati saja membaca Alkitabnya. Langkah ke-5 ini bisa dilakukan bisa juga tidak, tergantung diri kita apakah kita mau mencatatnya atau tidak.

Ada banyak cara utk membuat aktivitas membaca Alkitab menjadi menyenangkan. Temukan cara membaca yg bagaimana yg kita sukai maka membaca Alkitab akan menjadi aktivitas yg menyenangkan dan kita akan selalu menanti-nantikan & mengadakan waktu utk membacanya.

Selamat menikmati membaca Alkitab.

Selasa, 14 April 2020

14 April 2020 Anak Enggan Kenal Bapanya

14 April 2020
Hobi Baca Alkitab
ANAK YANG ENGGAN KENAL BAPANYA


Hati2 kalau kita tidak merasa perlu atau enggan untuk membaca Alkitab! Mengapa? Karena kalau kita enggan membaca Alkitab maka kita tdk akan dpt mengenal Tuhan dengan baik dan benar, dan Alkitab menjelaskan bhw tanpa pengenalan akan Tuhan maka pikiran kita akan menjadi rusak.

Roma 1:28 (BIMK)
Oleh sebab manusia tidak merasa perlu mengenal Allah, maka Allah membiarkan pikiran mereka menjadi rusak, sehingga mereka melakukan hal-hal yang mereka tidak boleh lakukan.

Belajar dari jemaat di Berea, mereka mencintai Firman Tuhan, menjadikannya bagian hidupnya. Mereka menjadikan Alkitab sbg pegangan hidupnya. Ketika Paulus datang berkotbah, mereka mencocokkan dg Alkitab apakah yg diajarkan Paulus itu benar atau tidak. 

Kisah Para Rasul 17:11-12 (BIMK)
11 Orang-orang di Berea lebih terbuka hatinya daripada orang-orang di Tesalonika. Dengan senang hati mereka mendengarkan berita tentang Yesus, dan setiap hari mereka menyelidiki Alkitab untuk mengetahui apakah pengajaran Paulus itu benar.
12 Banyak di antara mereka percaya kepada Yesus, dan tidak sedikit pula orang-orang Yunani terkemuka, yang percaya; baik wanita maupun pria.

Jemaat di Berea yg semula belum mengenal Tuhan Yesus, karena suka membaca Alkitab akhirnya mereka bertumbuh dalam pengenalan akan Tuhan Yesus. Mereka menjadi percaya kpd Tuhan Yesus.

Kalau kita mau mengenal Tuhan Yesus dengan baik dan benar, kita tidak dapat terlepas dari Alkitab Firman Allah karena Alkitab menceritakan tentang Tuhan Yesus.

Ibrani 10:7 (TSI2)
Karena itu Aku berkata, ‘Ya Allah, Aku siap! Seperti yang sudah tertulis tentang Aku di dalam Kitab Suci, Aku sudah datang untuk melaksanakan kehendak-Mu.’” 

Penting sekali mengenal Tuhan melalui FirmanNya krn FirmanNya yg akan menuntun hidup kita kpd keselamatan yg sebenarnya.

2 Timotius 3:15 (BIMK)
Engkau harus ingat bahwa sejak kecil engkau sudah mengenal Alkitab. Alkitab itu dapat memberikan kepadamu pengertian untuk mendapat keselamatan melalui iman kepada Kristus Yesus.

Tuhan berikan Alkitab Firman Allah agar kita dapat mengenalNya dg baik dan benar. Mengenal Tuhan sebagai Bapa kita.

Roma 8:15b
Kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa!" 

Pilihan ada di tangan kita apakah kita mau memandang membaca Alkitab itu perlu atau tdk, penting atau tidak. Keputusan kita akan menentukan kualitas pengenalan kita akan Tuhan Yesus dan menentukan masa depan kita apakah kita akan hidup bersama Tuhan atau hidup jauh dari hadirat Tuhan.

2 Tesalonika 1:8-9 (TB)
8 dan mengadakan pembalasan terhadap mereka yang tidak mau mengenal Allah dan tidak mentaati Injil Yesus, Tuhan kita.
9 Mereka ini akan menjalani hukuman kebinasaan selama-lamanya, DIJAUHKAN dari hadirat Tuhan dan dari kemuliaan kekuatan-Nya,

Kalau kita enggan baca Alkitab itu sama saja dengan seorang anak yg enggan mengenal Bapanya.

-----
Follow IG@hobibacaalkitab akan mengingatkan kita utk baca Alkitab setiap hari, belajar utk mengenal Bapa kita dengan baik dan benar.

Senin, 13 April 2020

13 April 2020 Menikmati

13 April 2020
Hobi Baca Alkitab
MENIKMATI


Matius 4:4 (TB)
Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti* saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah." 

*) Roti (Ibr., leʹkhem; Yn., arʹtos) adalah makanan pokok orang Yahudi.

Tuhan Yesus membandingkan kebutuhan akan Firman Tuhan sama dengan kebutuhan akan makanan pokok. Disini Tuhan Yesus sedang mengajarkan dg tegas & jelas kpd kita semua anak2Nya bhw Firman Tuhan harus menjadi bagian hidup yg tak terpisahkan sama spt makanan pokok yg setiap hari 3x kita memakannya. Firman Tuhan harus menjadi hal yg penting dalam hidup kita sepenting makanan pokok kita, bukan hal yg sekedarnya atau kalau sempat.

Ketika makan menjadi hal yg penting maka sesibuk apapun juga kita akan selalu menyempatkan waktu utk makan, demikian juga halnya berlaku utk membaca Alkitab. Kalau Firman Tuhan menjadi hal yg penting dalam hidup kita maka kita akan selalu menyempatkan waktu utk membaca Alkitab setiap hari.

Melalui ayat di atas Tuhan Yesus juga sedang mengajarkan bhw kehidupan yg normal membutuhkan makanan pokok dan Firman Tuhan, so ayo mulai pandang membaca Alkitab sbg hal yg penting dalam hidup kita. Sesibuk apapun juga sempatkan waktu utk membaca Alkitab, jadikanlah sebagai bagian yg tak terpisahkan dalam hidup kita sehari2nya. Jadi kalau kita menikmati makan sehari 3x, hendaklah kita juga harus belajar menikmati membaca Alkitab sesering kita makan.

-----
Follow IG@hobibacaalkitab akan selalu mengingatkan kita utk membaca Alkitab, belajar menikmati Firman Tuhan sama spt kita menikmati 3x makan setiap harinya.

Minggu, 12 April 2020

12 April 2020 Mengubah Pola Hidup

12 April 2020
Hobi Baca Alkitab
POLA HIDUP


Tuhan menginginkan pergaulan yang akrab antara kita anak2Nya dengan diriNya.

Lukas 18:18-25 (TB)
18 Ada seorang pemimpin bertanya kepada Yesus, katanya: "Guru yang baik, apa yang harus aku perbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?"
19 Jawab Yesus: "Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorang pun yang baik selain dari pada Allah saja.
20 Engkau tentu mengetahui segala perintah Allah: Jangan berzinah, jangan membunuh, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, hormatilah ayahmu dan ibumu."
21 Kata orang itu: "Semuanya itu telah kuturuti sejak masa mudaku." 
22 Mendengar itu Yesus berkata kepadanya: "Masih tinggal satu hal lagi yang harus kaulakukan: juallah segala yang kaumiliki dan bagi-bagikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian DATANGLAH KE MARI DAN IKUTLAH AKU."
23 Ketika orang itu mendengar perkataan itu, ia menjadi amat sedih, sebab ia sangat kaya. 
24 Lalu Yesus memandang dia dan berkata: "Alangkah sukarnya orang yang beruang masuk ke dalam Kerajaan Allah.
25 Sebab lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah."

Tuhan Yesus sedang mengajarkan kpd pemimpin yg baik itu bhw perbuatan baik tidaklah cukup utk membawanya masuk dalam Kerajaan Surga. Dibutuhkan hubungan yg akrab dengan Tuhan utk dapat masuk ke dalam Kerajaan Surga. Itulah sebabnya Tuhan mengajak dia utk menjual hartanya dan mengikut Tuhan kemanapun Tuhan pergi. Artinya menempatkan Tuhan sbg yg utama di hatinya, merindukan Tuhan di atas segala2nya. Namun sangat disayangkan pemimpin yg baik itu lebih memilih melekatkan hatinya kpd harta daripada Tuhan. Dia lebih suka hidup dg harta kekayaannya daripada hidup bersama Tuhan.

Melalui ayat di atas Tuhan Yesus juga mengajar kpd kita semua bhw perbuatan baik kita tidak dapat menggantikan hubungan akrab yg Tuhan inginkan terjadi antara DIA dengan kita anak2Nya. Tuhan ingin kita punya hubungan yg akrab denganNya setiap hari.

Diakhir jaman ini dengan semua kejadian2 yg ada disekitar kita, wabah penyakit yg terjadi diseluruh dunia, bencana alam, krisis ekonomi, dll, semuanya ini seharusnya membuat mata kita tercelikan melihat bhw semua yg ada di dunia ini dapat tergoncangkan, harta kita, kesehatan kita, keluarga kita, dll. Yang tak dapat tergoncangkan adalah Pribadi Allah sendiri. Dunia sedang memberi peringatan kpd kita bhw dirinya tidak layak utk diandalkan, tidak layak utk ditempatkan sbg yg nomor satu di hati kita. Dunia berulang kali berbicara keras memperingatkan kita utk menempatkan Allah sbg yg nomor satu di hati kita.

Heb 12:26 — Heb 12:28 (BIS)
26 Pada waktu itu suara-Nya menggemparkan bumi. Tetapi sekarang Ia berjanji, "Sekali lagi, Aku akan menggemparkan bukan saja bumi tetapi langit juga." 
27 Perkataan "sekali lagi" menunjukkan bahwa seluruh dunia yang sudah diciptakan akan digoncangkan dan disingkirkan, supaya yang tertinggal hanyalah yang tidak dapat bergoncang. 
28 Sebab itu, hendaklah kita mengucap terima kasih kepada Allah, karena kita menerima dari Dia suatu kerajaan yang tidak dapat bergoncang. Hendaklah kita berterima kasih dan BERIBADAT KEPADA ALLAH DENGAN HORMAT DAN TAKUT, menurut cara yang diinginkan oleh-Nya sendiri.

Kita ini seringkali sama spt seorang anak yg mendpt hadiah dari Papanya. Si anak jadi lebih sibuk dg hadiahnya dan mengabaikan Papanya yg memberi hadiah. Tuhan menegur keras sikap hati yg seperti ini.

Luke 12:21 (NLT)
21 “Yes, A PERSON IS A FOOL to store up earthly wealth but NOT HAVE A RICH RELATIONSHIP WITH GOD.”

Mengapa Tuhan menegur dengan keras sikap hati yg seperti ini? Karena sikap hati yg seperti ini akan menjadi penghalang bagi kita utk dapat menerima hadiah yg jauh lebih besar dan jauh lebih berharga yg telah Tuhan sediakan bagi kita, yaitu KERAJAAN SURGA, tinggal bersama Allah selama2nya.

Mark 10:24 (AMPC)
24 And the disciples were amazed and bewildered and perplexed at His words. But Jesus said to them again, Children, how hard it is for those who trust (place their confidence, their sense of safety) in riches to enter the KINGDOM OF GOD!

Inilah saatnya kita mengubah pola hidup, pola hidup bergaul akrab dengan Tuhan. Mencintai Tuhan lebih dari segala2nya. Memenuhi hati pikiran ini dengan Tuhan, mencintai FirmanNya, membacaNya setiap hari.

-----
Follow IG@hobibacaalkitab akan membantu mengingatkan kita utk membaca Alkitab, membangun hubungan yg akrab dg Tuhan setiap hari.

10 April 2020 JIN LAMPU ALADIN

10 April 2020
Hobi Baca Alkitab
JIN LAMPU ALADIN


Kerinduan Tuhan adalah menjalin hubungan yg akrab dengan kita. Itulah sebabnya kita diangkatNya menjadi anak2Nya. Kita diberi HAK menjadi anakNya.

Yohanes 1:12 (TSI2)
Tetapi kepada setiap orang yang menerima-Nya, Dia memberikan HAK UNTUK MENJADI ANAK-ANAK ALLAH. Yang dimaksud dengan ‘mereka menerima Dia’ adalah bahwa mereka percaya kepada-Nya.

Kamus Besar Bahasa Indonesia mengartikan HAK adalah sesuatu yang benar, milik, kewenangan, dan kekuasaan seseorang untuk berbuat sesuatu karena sudah diatur undang-undang atau peraturan.

Tuhan membebaskan kita yg percaya kpdNya dari belenggu dosa dan memberi kita hak menjadi anakNya, artinya kita bebas menentukan jalan hidup kita sendiri apakah kita mau jadi anak Tuhan atau tidak dan kalaupun kita memilih utk menjadi anak Tuhan kita juga bebas utk memilih apakah kita mau jadi anak Tuhan yg hidup bergaul akrab dengan Bapa atau hidup jauh dan tdk peduli dg Bapa. Ini semua adalah hak kita. Tuhan tidak pernah memaksa kita.

Ada sebuah kisah, seorg bangsawan yg baik hati menjamin kebebasan 2 orang terpidana mati, sebut saja namanya Toyib dan Paijo. Bangsawan yg baik hati ini memberi kebebasan kpd Toyib & Paijo utk menentukan jalan hidup mereka selanjutnya. Toyib begitu gembiranya, dia melalang buana memuaskan keinginan hatinya sendiri. Berbeda dg Paijo, dia memilihi utk hidup dekat, bergaul akrab dengan Sang Bangsawan yg telah menolongnya. Beberapa puluh tahun kemudian terjadi kelaparan diseluruh negeri, namun orang2 yg tinggal di rumah Sang Bangsawan hidupnya tetap terjamin. Si Paijo datang ke rumah Sang Bangsawan dan krn selama ini dia bergaul akrab dg Sang Bangsawan maka Sang Bangsawan mengenalinya dan mengijinkan Paijo utk masuk ke rumahnya. Namun ketika Toyib datang ke rumah Sang Bangsawan, Sang Bangsawan tdk lagi mengenalinya dan Toyib tdk dijinkan masuk ke rumahnya. Maka tinggalah Toyib di luar sana mengalami penderitaan kelaparan.

2 Tesalonika 1:8-9 (TSI2)
8 Dan semua orang yang TIDAK MENENGENAL ALLAH dan yang tidak mau taat kepada Kabar Baik tentang Penguasa kita Yesus akan dihukum-Nya dengan api yang menyala-nyala.
9 Mereka akan dihukum selama-lamanya DI TEMPAT YANG JAUH DARI HADAPAN TUHAN, dan untuk selama-lamanya mereka tidak boleh menikmati kemuliaan Allah dan segala kuasa-Nya.

Apakah Tuhan akan mengenali kita saat suatu hari nanti kita meninggal dan berdiri di hadapanNya ataukah DIA akan berkata:
"AKU TIDAK PERNAH MENGENAL KAMU!"

Matius 7:23 (TB)
Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: AKU TIDAK PERNAH MENGENAL KAMU! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

Ayo sebelum semuanya terlambat, jalinlah hubungan yg akrab dengan Tuhan setiap hari. Ingatlah bhw Tuhan adalah Bapa kita dan kita anak2Nya. Tuhan ingin sebuah hubungan yg akrab antara DIA dg kita seperti seorang Bapa dengan anaknya. Tuhan bukanlah jin lampu aladin yg kalau kita ada butuhnya saja datang menggosok lampu dan mengajukan permohonan kpdNya. Kalau kebutuhan kita sdh terpenuhi kita masukan kembali Tuhan ke dalam lampu aladin dan disimpan di dalam lemari. Coba bayangkan bagaimana perasaan seorang Bapa kalau seorang anak memperlakukan Bapanya sekedar utk memenuhi kepentingannya saja, tanpa mau bergaul akrab dengan Bapanya.

INGATLAH SELALU!!! Tuhan adalah BAPA kita bukan jin lampu aladin.

Rabu, 08 April 2020

08 April 2020 AKRAB

08 April 2020
Hobi Baca Alkitab
AKRAB


Kisah Para Rasul 14:22 (TB)  
Di tempat itu mereka menguatkan hati murid-murid itu dan menasihati mereka supaya mereka BERTEKUN DI DALAM IMAN, dan mengatakan, bahwa untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah kita harus mengalami banyak sengsara.

Paulus & Barnabas mengajar murid2 di Listra, Ikonium dan Antiokhia agar mereka bertekun dalam iman. Dalam Alkitab versi The Passion lebih dipertegas lagi yaitu "TO GO DEEPER IN THEIR FAITH". Bertumbuh dalam iman yang semakin kuat di dalam Tuhan.

Acts 14:22 TPT
At each place they went, they strengthened the lives of the believers and encouraged them TO GO DEEPER IN THEIR FAITH. And they taught them, “It is necessary for us to enter into the realm of God’s kingdom, because that’s the only way we will endure our many trials and persecutions.”

Sejak kecil tanpa kita sadari kita lebih sering diajarkan & ditekankan utk berbuat baik daripada membangun hubungan pribadi yg akrab dg Tuhan. Kita lebih sering diajarkan utk berbuat baik, mengasihi sesama, tidak boleh berbohong, menolong sesama, patuh & taat, dll daripada diajarkan utk membangun hubungan yg akrab dg Tuhan melalui baca Alkitab & doa. Ini semua tidaklah salah, nilai2 yg baik ini memang harus ada dalam diri kita spy kita menjadi pribadi2 yg baik. Namun nilai2 yg baik ini tdk dapat membuat iman kita bertumbuh menjadi kuat. Iman kita hanya akan bertumbuh menjadi kuat kalau kita punya hubungan yg akrab yg Tuhan. Masalahnya banyak orang Kristen merasa sudah cukup dengan hidup berbuat baik, tanpa mau lagi menjalin hubungan pribadi yg akrab dg Tuhan setiap harinya. Padahal Tuhan ingin agar kita punya hubungan pribadi yg akrab dengan-Nya krn hanya dengan cara ini iman kita akan dapat bertumbuh menjadi kuat.

Dalam perumpamaannya Tuhan Yesus menegur keras orang yang tdk memiliki hubungan pribadi yg akrab dengan Tuhan.

Luke 12:21 (NLT)
21 “Yes, a person is a FOOL to store up earthly wealth but NOT HAVE A RICH RELATIONSHIP WITH GOD.”

Perbuatan baik kita tdk dapat menggantikan hubungan pribadi yg akrab yg Tuhan inginkan terjalin antara DIA dengan kita anak2Nya. 

Tuhan mau kita punya hubungan pribadi yg akrab dengan-Nya setiap hari, yang akan membuat kita menjadi pribadi yg kuat iman dan baik hati. Orang yg baik hati belum tentu punya hubungan pribadi yg akrab dg Tuhan, tapi orang yg punya hubungan pribadi yg akrab dg Tuhan pasti baik hatinya.

-----
Follow IG@hobibacaalkitab akan selalu mengingatkan kita utk membaca Alkitab, membangun hubungan pribadi yg akrab dg Tuhan setiap harinya.

Selasa, 07 April 2020

07 April 2020 Jangan Biarkan Kosong

07 April 2020
Hobi Baca Alkitab
JANGAN BIARKAN KOSONG


Lukas 11:24-26 (TB)
24 "Apabila roh jahat keluar dari manusia, ia pun mengembara ke tempat-tempat yang tandus mencari perhentian, dan karena ia tidak mendapatnya, ia berkata: Aku akan kembali ke rumah yang telah kutinggalkan itu.
25 Maka pergilah ia dan mendapati rumah itu bersih tersapu dan rapi teratur.
26 Lalu ia keluar dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat dari padanya, dan mereka masuk dan berdiam di situ. Maka akhirnya keadaan orang itu lebih buruk dari pada keadaannya semula."

Pikiran kita spt perumpamaan sebuah rumah, apa yg ada di dalamnya akan mempengaruhi kondisi hidup kita. Rumah pikiran kita tdk boleh kosong, harus diisi dengan benar. Kalau kita mau membuang atau menyingkirkan segala kekuatiran dan ketakutan yg ada dalam pikiran kita maka kita harus memikirkan penggantinya utk kita isikan dalam pikiran kita krn kalau pikiran kita dibiarkan kosong maka kekuatiran dan ketakutan itu akan kembali lagi menguasai pikiran kita. Pikiran yg kosong akan menjadi makanan empuk bagi kekuatiran dan ketakutan. Isi pikiran kita dengan Firman Tuhan yg powerful shg kekuatiran dan ketakutan tdk lagi dpt menguasainya.

Masalah yg dihadapi Ayub sangatlah berat, harta bendanya habis, anak2nya mati, dia mengalami sakit penyakit yg parah, sebagai manusia pastilah Ayub mengalami perasaan takut & kuatir. Namun Ayub tdk membiarkan ketakutan dan kekuatiran menguasai pikirannya, dia memenuhi pikirannya dg Firman Tuhan.

Ayub 23:12 (FAYH)
Aku tidak menolak perintah-perintah-Nya, aku menghargai firman-Nya lebih daripada makananku sehari-hari.

Ayub makan Firman Tuhan lebih banyak daripada makanan jasmaninya sehari2. Lebih dari 3 kali sehari Ayub makan Firman Tuhan. Ayub menjadikan Firman Tuhan kesukaannya. Firman Tuhan bukan hanya sekedar bahan bacaan utk kebutuhan saat teduh dipagi atau malam hari, setiap saat dia selalu merenungkan Firman Tuhan. Pikiran Ayub selalu dipenuhi Firman Tuhan, inilah yg membuat kekuatiran dan ketakutan tdk lagi dpt menguasai pikiran Ayub dan dia bisa tetap kuat menghadapi tantangan yg berat dalam hidupnya. 

Kemenangan kita ditentukan oleh apa yang memenuhi & menguasai pikiran kita. Pikiran yg dipenuhi oleh Firman Tuhan akan menang melawan setiap kekuatiran dan ketakutan hidup ini. Ayub menang dalam hidupnya karena Firman Tuhan selalu memenuhi pikirannya.

Jangan biarkan pikiran kita kosong, ayo kita baca Alkitab, jadikan kesukaan, jadikan kebiasaan, jadikan gaya hidup, jadikan budaya, jadikan hobi, renungkan siang dan malam shg pikiran kita selalu penuh melimpah dengan Firman Tuhan. Ingatlah selalu bhw Allah mendesign kita sbg umat pemenang, dan ini hanya bisa terjadi kalau kita mau hidup dalam FirmanNya.

------
Follow IG@hobibacaalkitab akan membantu mengingatkan kita utk membaca Alkitab, memenuhi pikiran kita dengan Firman Tuhan dengan limpahnya.

KEPENGIN TAHU

KEPENGIN TAHU Apa yang menjadi kepengin tahuan kita dalam hidup ini, menunjukan jati diri kita yang sebenarnya. Jati diri anak Tuhan terliha...