Sabtu, 10 Oktober 2020

07 Oktober 2020 Mengabaikan Kematian

 07 Oktober 2020

Hobi Baca Alkitab

MENGABAIKAN KEMATIAN


Kita tahu bhw kematian itu ada namun kita berusaha utk mengabaikannya dg tdk pernah memikirkan apalagi mempersiapkan diri menghadapinya. Kematian menjadi hal yg tabu utk dibicarakan shg kita tdk pernah benar2 mempersiapkan diri menghadapinya. Padahal kematian adalah hal yg pasti dan bukan akhir segalanya tapi awal kehidupan yg sebenarnya. Kematian bisa terjadi kapan saja, saat ini, hari ini, atau besok tdk ada yg tahu, tapi pasti terjadi. Bukan kematian yg jadi masalah tapi kebangkitan setelah kematian itu yg akan menjadi masalah besar.


Kisah Para Rasul 24:15 (TB)

Aku menaruh pengharapan kepada Allah, sama seperti mereka juga, bahwa akan ada kebangkitan semua orang mati, baik orang-orang yang benar maupun orang-orang yang tidak benar.


Iblis dari awalnya selalu berusaha membuat mans mengabaikan adanya fakta kematian ini, walaupun nyata di depan mata. Iblis menanamkan dlm pikiran mans agar tdk perlu memikirkan apalagi mempersiapkan diri menghadapi kematian. Membuat kematian menjadi hal yg tabu utk dibicarakan apalagi dipersiapkan.


Kejadian 3:4 (BIMK)

Ular itu menjawab, "Itu tidak benar; kalian tidak akan mati.


Mans sdh masuk perangkap iblis.


Kisah Para Rasul 17:32 (TB)

Ketika mereka mendengar tentang kebangkitan orang mati, maka ada yang mengejek, dan yang lain berkata: "Lain kali saja kami mendengar engkau berbicara tentang hal itu."


Tujuan iblis dg mans tdk mempersiapkan diri menghadapi kematian mans akan terhilang selama2nya, hidup bersamanya, jauh dari hadirat Tuhan. Mans dibuatnya lebih sibuk mengurus kehidupan duniawinya selama di dunia yg sifatnya hanya sementara ini. Hidup tanpa peduli dg keselamatan dirinya dari kematian yg begitu mengerikan yg siap menyambutnya. Hidup dg tdk peduli pada kehendak Allah yg dpt menyelamatkannya kematian yg mengerikan, dan memilih sibuk dg kehendaknya sendiri.


2 Korintus 1:10 (TB)

Dari kematian yang begitu ngeri IA telah dan akan menyelamatkan kami: kepada-Nya kami menaruh pengharapan kami, bahwa Ia akan menyelamatkan kami lagi,


Ayat di atas ini memberitahukan kpd kita bhw hanya Allah yg dpt menyelamatkan kita dari kematian yg begitu mengerikan. Kita perlu mempersiapkan diri selama kita masih hidup dg sungguh hati mencari dan datang kpd Allah. Cari tahu kehendak Allah dalam hidup kita krn kehendakNya yg terbaik dan dpt menyelamatkan kita.


Matius 7:21 (TB)

Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.


Kalau kita tdk mau menyadari adanya kebangkitan setelah kematian, kita tdk akan benar2 mempersiapkan diri menyambut kematian dg cara yg benar.


Kematian adalah hal yg penting dan urgen utk dipersiapkan krn tdk ada yg tahu kapan datangnya dan menjadi pintu masuk kpd kehidupan kita selanjutnya. Mempersiapkannya adalah jalan yg bijaksana. Mengabaikannya fatal akibatnya.

Rabu, 07 Oktober 2020

06 Oktober 2020 KENALILAH TUHAN

 06 Oktober 2020

Hobi Baca Alkitab

KENALILAH TUHAN


Kisah Rasul 10:24 (NLT)

24 But my life is worth nothing to me unless I USE IT FOR FINISHING THE WORK assigned me by the Lord Jesus—the work of telling others the Good News about the wonderful grace of God.


#Note NLT Life Aplication Study Bible:

Kita sering merasa bahwa hidup adalah kegagalan kecuali kita mendapatkan banyak darinya — pengakuan, kesenangan, uang, kesuksesan.  Tetapi Paulus menganggap hidup tidak ada artinya kecuali dia menggunakannya untuk menyelesaikan pekerjaan yang telah Tuhan tetapkan kepadanya.  Untuk itulah dia ingin dikenal. 

Dibangun di atas apa identitas kita? Siapakah kita di mata Tuhan? Dengan rendah hati minta Tuhan menunjukkan bagaimana DIA melihat kita.


Tuhan berikan kehendak bebas, artinya hidup ini pilihan, antara melakukan kehendak Tuhan atau kehendak diri kita sendiri. Paulus memberi teladan dan mengajarkan agar kita memlihi utk hidup melakukan kehendak Tuhan. Melakukan kehendak Tuhan dalam kehidupan pribadi, keluarga, pekerjaan, bisnis, pergaulan sosial, pelayanan dsb. Memang selalu akan ada harga yg harus dibayar ketika kita mengambil sebuah pilihan, memilih hidup melakukan kehendak Tuhan kita akan kehilangan banyak hal yg orang lain bisa dapatkan ketika mereka memilih melakukan kehendaknya sendiri. Paulus kehilangan banyak hal yg menurut pandangan orang adalah kebodohan yg Paulus lakukan ini. Paulus harus mengalami penjara berulang2, aniaya, kelaparan, kekurangan, dll sedangkan rekan2 sejawatnya yg dulu sama2 murid Gamaliel, penganut faham Farisi yg keras, hidup mereka jauh lebih sejahtera dipandangan mans.


Cara pandang Paulus tentang hidup ini berubah, dia tdk lagi mengejar kehendaknya sendiri tetapi sepenuh hidupnya utk mengerjakan kehendak Tuhan. Walaupun sbg akibatnya dia kehilangan banyak kesempatan yg menguntungkan menurut pandangan dunia ini. Bagi Paulus melakukan kehendak Tuhan itulah tujuan utama hidupnya.


Pengenalannya akan Tuhan telah mengubah cara pandang Paulus. Apa yg dahulu keuntungan skrg menjadi sampah.


Filipi 3:7-11 (TB)

7 Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus. 

8 Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus, 

9 dan berada dalam Dia bukan dengan kebenaranku sendiri karena mentaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena kepercayaan kepada Kristus, yaitu kebenaran yang Allah anugerahkan berdasarkan kepercayaan.

10 Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya,

11 supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati.


Pengenalan kita akan mengubah cara pandang kita ttg hidup ini. Kalau kita lebih mengenal dunia ini daripada mengenal Kristus maka cara pandang kita akan sama dengan dunia ini, namun sebaliknya kalau kita lebih mengenal Kristus maka cara pandang kita akan serupa dg Kristus dalam memandang kehidupan di dunia ini. Bagi Kristus hidup adalah utk melakukan kehendak Bapa.


Yohanes 4:34

Kata Yesus kepada mereka: "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.


Yohanes 17:4

Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk melakukannya.


Ibrani 10:7, 9 (TB)

7 Lalu Aku berkata: Sungguh, Aku datang; dalam gulungan kitab ada tertulis tentang Aku untuk melakukan kehendak-Mu, ya Allah-Ku." 

9 Dan kemudian kata-Nya: "Sungguh, Aku datang untuk melakukan kehendak-Mu."


Tuhan Yesus memberi teladan dan mengajarkan kpd kita bhw melakukan kehendak Bapa adalah yg terbaik bagi kita krn inilah yg akan membawa kita menjadi serupa dg Kristus dan hidup bersamaNya selama2nya.


Matius 7:21 (TB)

Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.


Baca dan renungkan FT, tanya kpd Roh Kudus apa yg menjadi kehendakNya dalam hidup kita pribadi. Berbahagialah hamba yg dg rajin dan setia melakukan pekerjaan yg tuannya berikan kpdnya ketika tuannya datang.


Matius 24:46 (TB)

Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.


Pengenalan kita akan Tuhan sangat mempengaruhi apakah kita akan melakukan kehendakNya selama kita hidup di dunia ini atau tdk. Kenalilah Tuhan kita dg baik dan benar melalui FirmanNya.

Senin, 05 Oktober 2020

05 Oktober 2020 PUSHED to the LIMIT

 05 Oktober 2020

Hobi Baca Alkitab

PUSHED TO THE LIMIT



Seringkali Allah ijinkan pencobaan memepet kita sampai pada batas limit kemampuan tapi dijamin tdk melewatinya.


1 Korintus 10:13 (TB)

Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang TIDAK MELEBIHI KEKUATAN MANUSIA. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.


1 Corinthians 10:13 (MSG)

13 No test or temptation that comes your way is beyond the course of what others have had to face. All you need to remember is that God will never let you down; HE'LL NEVER LET YOU BE PUSHED PAST YOUR LIMIT; he'll always be there to help you come through it.


Inilah yg dialami para pendahulu kita, yg diungkapkan di kitab Ibrani 11. Mereka di pushed sampai ke batas limitnya namun tdk sampai melewatinya.


Ibrani 11:13, 16, 36-40 (TB)

13 Dalam iman mereka semua ini telah mati sebagai orang-orang yang tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, tetapi yang hanya dari jauh melihatnya dan melambai-lambai kepadanya dan yang mengakui, bahwa mereka adalah orang asing dan pendatang di bumi ini. 

16 Tetapi sekarang mereka merindukan tanah air yang lebih baik yaitu satu tanah air sorgawi. Sebab itu ALLAH TIDAK MALU DISEBUT ALLAH MEREKA, karena Ia telah mempersiapkan sebuah kota bagi mereka.

36 Ada pula yang diejek dan didera, bahkan yang dibelenggu dan dipenjarakan.  

37 Mereka dilempari, digergaji, dibunuh dengan pedang; mereka mengembara dengan berpakaian kulit domba dan kulit kambing sambil menderita kekurangan, kesesakan dan siksaan. 

38 Dunia ini tidak layak bagi mereka. Mereka mengembara di padang gurun dan di pegunungan, dalam gua-gua dan celah-celah gunung.

39 Dan mereka semua tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, sekalipun iman mereka telah memberikan kepada mereka suatu kesaksian yang baik.

40 Sebab Allah telah menyediakan sesuatu yang lebih baik bagi kita; tanpa kita mereka tidak dapat sampai kepada kesempurnaan.


Mereka semua di push sampai ke batas limit, namun iman mereka tetap kuat dan mereka tdk mempertanyakan "Adakah atau dimanakah Allah yg mereka sembah, ikuti dan taati selama hidup mereka". Mereka tetap percaya bahwa Allah itu ada dan memelihara hidup mereka.


Ibrani 11:6 (TB)

Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, IA HARUS PERCAYA BAHWA ALLAH ADA, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia. 


Mereka semua mampu bertahan menghadapi semua pencobaan sampai ke batas limit. Iman mereka kpd Allah tetap kuat tak tergoyahkan. Itulah sebabnya Allah tidak malu disebut Allah mereka.


Pernyataan "Allah tidak malu disebut Allah mereka" wow keren sekali.


Utk mendptkan pengakuan dari Allah bhw DIA tidak malu disebut Allah kita tidaklah mudah, seringkali kita diuji-Nya sampai ke batas limit namun tdk melebihi limit kita.


Kualitas anak Tuhan ternyata tdk diukur dari seberapa kita diberkati, seberapa kita sukses, seberapa banyak mujizat yg kita alami, spt yg saat ini ada dibenak dan tanpa disadari menjadi pemahaman beberapa anak2 Tuhan. Kualitas anak Tuhan diukur dari seberapa iman kita tetap kuat ketika kita dipushed sampai ke batas limit. Kita tetap mempercayai Tuhan dg segenap hati apapun juga yg sedang kita hadapi.


Pasal selanjutnya mengajarkan kpd kita bagaimana kita bisa tetap kuat walau dipushed sampai ke batas limit.


Ibrani 12:2 (TB)

Marilah kita melakukannya dengan MATA YANG TERTUJU KEPADA YESUS, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.


Mata yg terus tertuju kpd Yesus akan memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan. Iman kita makin hari makin diperkuat. Mata yg tertuju pada Yesus adalah mata yg terus tertuju pada FirmanNya.


Pushed to the limit, ketika kita didorong sampai ke batas kemampuan kita, sadarilah bhw iman kita sdg dimurnikan dan kita sdg diuji utk membuktikan siapa diri kita yg sebenarnya di hadapan Tuhan.

Minggu, 04 Oktober 2020

04 Oktober 2020 PERINGATAN

 04 Oktober 2020

Hobi Baca Alkitab

PERINGATAN


Alkitab telah memperingatkan akan datang masanya iman kita diuji dengan masa sulit. Kunci kemenangan menghadapi semuanya ini adalah bertekun di dalam iman.


Perhatikan ayat2 di bawah ini.


Acts 14:22 (TB)

22 Di tempat itu mereka menguatkan hati murid-murid itu dan menasihati mereka supaya mereka bertekun di dalam iman, dan mengatakan, bahwa untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah kita harus mengalami banyak sengsara.


Yohanes 16:33 (TB)

Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia."


1 Tesalonika 3:3 (TB)

supaya jangan ada orang yang goyang imannya karena kesusahan-kesusahan ini. Kamu sendiri tahu, bahwa kita ditentukan untuk itu.


2 Timothy 3:12 (TB)

12 Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya,


2 Timotius 3:1-5 (TB)

1 Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. 

2 Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, 

3 tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik,

4 suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah.

5 Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!


Matius 24:9-14 (TB)

9 Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku,

10 dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling menyerahkan dan saling membenci.

11 Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang.

12 Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.

13 Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.

14 Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya."


Matius 10:22 (TB)

Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.


Bertekun dalam iman.


Kolose 1:23 (TB)

Sebab itu kamu harus bertekun dalam iman, tetap teguh dan tidak bergoncang, dan jangan mau digeser dari pengharapan Injil, yang telah kamu dengar dan yang telah dikabarkan di seluruh alam di bawah langit, dan yang aku ini, Paulus, telah menjadi pelayannya.


Tetap kuat tak tergeserkan dari Injil. Mencintai Firman Tuhan itulah kunci kekuatan anak2 Tuhan. Tanpa mencintai Firman Tuhan iman kita akan mudah tergoncangkan dan gugur. Peringatan ini sdh ditulis berulang2 di Alkitab.


Cintai Firman Tuhan, mulailah dg membaca Alkitab setiap hari.

03 Oktober 2020 ALLAH TIDAK MALU

03 Oktober 2020

Hobi Baca Alkitab

ALLAH TIDAK MALU


Memahami Firman Tuhan itu haruslah menyeluruh, minimal sesuai dg konteks ayat2 sebelum dan sesudahnya. Kalau sepotong2 pemahamannya bisa berbeda dari maksud Allah menuliskan ayat tsb. Akibatnya bisa sangat fatal krn pemahaman yg keliru membuat kecewa dan salah paham terhdp Tuhan. Contohnya ayat tentang iman di bawah ini.


Ibrani 11:1 (TB)

Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.


Kalau kita baca keseluruhan konteks baik ayat sebelum dan sesudahnya, ayat ini mengajarkan kpd kita akan pengharapan dan bukti adanya Allah yg hidup yg berjanji memberikan kehidupan kekal bersamaNya bagi kita yg mau hidup taat dan berkenan kpdNya berapapun harga yg harus dibayar. Percaya dg segenap hati akan pengharapan dan bukti inilah yang akan memampukan kita utk mempertahankan dan memelihara iman melalui perjalanan hidup yg tdk mudah sampai akhir hidup kita.


Kalau ayat ini diambil sepotong saja tanpa melihat konteks nya dan digunakan utk tujuan memenuhi kebutuhan dan keinginan kita bahayanya adalah ketika kita tdk mendptkan yg kita imani, kita menjadi kecewa, menghakimi diri sendiri kurang beriman, merasa tdk layak, merasa Tuhan tidak mengasihi dan bahkan telah meninggalkan kita. Sebaliknya apabila kita mendptkan apa yg kita imani, kita cenderung jatuh merasa diri lebih rohani, menghakimi org lain kurang rohani, kurang layak dan kurang beriman. Sikap ini akan membuat iman kita tdk dpt bertumbuh dengan sehat dan kuat.


Coba perhatikan ayat2 selanjutnya, tujuan ayat tentang iman ini bukan utk itu.


Ibrani 11:13, 39 (TB)

13 Dalam iman mereka semua ini telah mati sebagai orang-orang yang TIDAK MEMPEROLEH apa yang dijanjikan itu, tetapi yang hanya dari jauh melihatnya dan melambai-lambai kepadanya dan yang mengakui, bahwa mereka adalah orang asing dan pendatang di bumi ini. 

39 Dan mereka semua TIDAK MEMPEROLEH apa yang dijanjikan itu, sekalipun iman mereka telah memberikan kepada mereka suatu kesaksian yang baik.


Tujuan ayat tentang iman ini adalah utk kehidupan kekal bersama Allah suatu saat nanti.


Ibrani 11:16, 40 (TB)

16 Tetapi sekarang mereka merindukan tanah air yang lebih baik yaitu satu tanah air sorgawi. Sebab itu Allah tidak malu disebut Allah mereka, karena Ia telah mempersiapkan sebuah kota bagi mereka.

40 Sebab Allah telah menyediakan sesuatu yang lebih baik bagi kita; tanpa kita mereka tidak dapat sampai kepada kesempurnaan.


Baca Alkitab secara keseluruhan spy pemahaman kita tdk sepotong2 yg akhirnya menyesatkan diri kita sendiri, membuat iman kita tdk dpt bertumbuh dg sehat dan kuat.


Allah tidak malu, Allah bangga terhadap anak2Nya yg mau memahami Alkitab FirmanNya secara baik dan benar.

Sabtu, 03 Oktober 2020

02 Oktober 2020 KONSTAN

 02 Oktober 2020

Hobi Baca Alkitab

KONSTAN


Daud selalu, terus menerus, tak henti2nya memandang kpd Tuhan, itulah yg membuatnya tetap kuat mengikut Tuhan sampai akhir hidupnya.


Acts 2:25 (TB)

25 Sebab Daud berkata tentang Dia: Aku SENANTIASA memandang kepada Tuhan, karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.


Kisah Rasul 2:25 (Amplified)

25 “For David says of Him, ‘I SAW THE LORD CONSTANTLY BEFORE ME; FOR HE IS AT MY RIGHT HAND, SO THAT I WILL NOT BE SHAKEN [from my state of security].


CONSTANTLY = selalu, senantiasa, terus menerus, tak henti2nya.


Acts 2:25 (MSG)

25 David said it all:

I saw God before me FOR ALL TIME.

Nothing can shake me; he's right by my side.


Perjalanan hidup Daud penuh tantangan, beberapa kali dia jatuh, namun krn pandangannya terus tertuju kpd Tuhan, dia mampu untuk bangkit kembali. Pandangan yg terus tertuju kpd Tuhan akan membuat kita mengalami kasih Tuhan bukan penghakiman, dan dampaknya:


1. Pertobatan sejati dalam diri kita.

2. Pengharapan yg memampukan kita utk bangkit kembali.

3. Iman yg semakin teguh.


Konstan memandang Tuhan = konstans fokus kpd FirmanNya, mengisi dan mewarnai hati pikiran ini dg FirmanNya secara terus menerus, tiada henti2nya. Inilah resep kuat dalam hidup kita.

Jumat, 02 Oktober 2020

01 Oktober 2020 KEHILANGAN KESEMPATAN

 01 Oktober 2020

Hobi Baca Alkitab

KEHILANGAN KESEMPATAN


Kepepet, terdesak, jalan buntu, tidak tahu apa yg harus diperbuat, inilah yg diami oleh raja Asa raja Yehuda ketika diserang oleh raja Baesa raja Israel. Raja Asa menjadi panik dan memutuskan utk minta tolong raja Aram. Padahal sebelumnya dia punya banyak pengalaman ditolong Tuhan dg caraNya yg luar biasa. Sikap inilah yg ditegur keras oleh pelihat Hanani, dikatakannya "BODOH"


2 Tawarikh 16:7-9 (TB)

7 Pada waktu itu datanglah Hanani, pelihat itu, kepada Asa, raja Yehuda, katanya kepadanya: "Karena engkau bersandar kepada raja Aram dan tidak bersandar kepada TUHAN Allahmu, oleh karena itu terluputlah tentara raja Aram dari tanganmu. 

8 Bukankah tentara orang Etiopia dan Libia besar jumlahnya, kereta dan orang berkudanya sangat banyak? Namun TUHAN telah menyerahkan mereka ke dalam tanganmu, karena engkau bersandar kepada-Nya. 

9 Karena mata TUHAN menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia. Dalam hal ini engkau telah berlaku BODOH, oleh sebab itu mulai sekarang ini engkau akan mengalami peperangan."


Sikap hati kita menentukan apakah kekuatan dari Tuhan akan turun dalam hidup kita atau tdk. Tekanan hidup, realita, rasa terdesak, kepepet, menanti pertolongan yg tdk kunjung datang bisa menggeser hati kita dari mengandalkan Tuhan menjadi mengandalkan mans. Tuhan menegur keras kalau kita mengandalkan mans, dikatakan kita ini BODOH kalau mengandalkan mans. Dengan mengandalkan mans kita tdk lagi mempercayai Tuhan dan kekuatan Tuhan tdk akan dicurahkan dalam hidup kita.


Tengok ke belakang dan lihatlah campur tangan Tuhan dalam hidup kita. Masihkah kita tdk dpt mempercayaiNya dg mengandalkan mans?


Kita bisa kehilangan kesempatan utk mengalami kekuatan Tuhan tercurah dalam hidup kita kalau hati kita bergeser dari Tuhan kpd mans.

KEPENGIN TAHU

KEPENGIN TAHU Apa yang menjadi kepengin tahuan kita dalam hidup ini, menunjukan jati diri kita yang sebenarnya. Jati diri anak Tuhan terliha...