Rabu, 08 Juli 2020

05 Juni 2020 KEINTIMAN yang MENGUBAHKAN

05 Juni 2020
Hobi Baca Alkitab
KEINTIMAN YANG MENGUBAHKAN

Kisah Para Rasul 7:55-56, 59-60(TB)
55 Tetapi Stefanus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap ke langit, lalu melihat kemuliaan Allah dan Yesus berdiri di sebelah kanan Allah.
56 Lalu katanya: "Sungguh, aku melihat langit terbuka dan Anak Manusia berdiri di sebelah kanan Allah." 
59 Sedang mereka melemparinya Stefanus berdoa, katanya: "Ya Tuhan Yesus, terimalah rohku." 
60 Sambil berlutut ia berseru dengan suara nyaring: "Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka!" Dan dengan perkataan itu meninggallah ia.

Stefanus penuh dengan Roh Kudus, artinya hidupnya sepenuhnya bergaul akrab, mengalami Tuhan dan mengijinkan Roh Kudus yg mempimpinya, sehingga disaat masa sulit sekalipun dia tetap dapat melihat & menhalami kehadiran Tuhan dalam hidupnya. Stefanus mengalami keberani menghadapi kematiannya dirajam batu bahkan dia tetap dapat mengasihi org2 yg merajamnya.

Dari kisah Stefanus ini kita dapat belajar bhw kalau hidup kita bergaul akrab dg Tuhan maka 2 hal yg pasti terjadi dalam hidup kita:

1. Tuhan mengubah cara pandang kita tentang hidup ini. Kita akan mampu melihat hidup ini dari cara pandangnya Tuhan, sehingga kekuatiran dan ketakutan tidak akan menguasai hidup kita sekalipun menghadapi masa yg sulit, antara hidup dan mati.

2. Hidup kita akan penuh dengan kasih yg meluap tak terbendung mengalir keluar mengenai orang2 yg ada disekitar kita apapun juga kondisi yg sdg kita alami. Karakter kita akan diubahnya menjadi semakin serupa dengan Kristus.

Ketika kita mengalami berjumpaan pribadi dg Tuhan Yesus, kasih Tuhan akan tak terbendung mengalirkan keluar dari dalam hati ini utk org2 disekitar kita. Tidak peduli apapun yg sedang kita alami. Mans cenderung utk egois, cara mengatasinya adalah dengan mengalami persekutuan pribadi yg akrab dg Tuhan setiap harinya. Kasih Tuhan yg kita alami akan mengikis habis sifat egois dalam diri kita. Kita akan dengan mudah mengasihi org lain, mengampuni dan menjadi berkat. Karakter kita makin hari makin serupa dengan Kristus. Itulah tujuan hidup kita di dunia ini.

Roma 8:29 (TB)
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. 

Penting sekali utk selalu mengalami Tuhan, bersekutu scr pribadi dg Tuhan Yesus, bergaul akrab dengan Firman Tuhan setiap hari krn pilihan hidup ini hanya 2, antara karekter kita menjadi semakin serupa dg Kristus atau menjadi semakin serupa dengan dunia ini.

04 Juni 2020 KESERUPAAN

04 Juni 2020
Hobi Baca Alkitab
KESERUPAAN

Kisah Para Rasul 7:56, 59-60 (TB)
56 Lalu katanya: "Sungguh, aku melihat langit terbuka dan Anak Manusia berdiri di sebelah kanan Allah." 
59 Sedang mereka melemparinya Stefanus berdoa, katanya: "Ya Tuhan Yesus, terimalah rohku." 
60 Sambil berlutut ia berseru dengan suara nyaring: "Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka!" Dan dengan perkataan itu meninggallah ia.

Stefanus dalam kondisi teraniaya, antara hidup dan mati, masih dapat mengampuni org2 yg menganiayanya. Hatinya luar biasa krn dia mengalami perjumpaan dg Tuhan secara pribadi. Perjumpaan scr pribadi dg Tuhan mengubah hidupnya menjadi penuh kasih, karakternya menjadi semakin serupa dg Kristus.

Ketika kita mengalami berjumpaan pribadi dg Tuhan Yesus, kasih Tuhan akan tak terbendung mengalirkan keluar dari dalam hati ini utk org2 disekitar kita. Tidak peduli apapun yg sedang kita alami. Mans cenderung utk egois, cara mengatasinya adalah dengan mengalami persekutuan pribadi yg akrab dg Tuhan setiap harinya. Kasih Tuhan yg kita alami akan mengikis habis sifat egois dalam diri kita. Kita akan dengan mudah mengasihi org lain, mengampuni dan menjadi berkat. Karakter kita makin hari makin serupa dengan Kristus. Itulah tujuan hidup kita di dunia ini.

Roma 8:29 (TB)
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. 

Penting sekali utk selalu mengalami Tuhan, bersekutu scr pribadi dg Tuhan Yesus, bergaul akrab dengan Firman Tuhan setiap hari krn pilihan hidup ini hanya 2, antara karekter kita menjadi semakin serupa dg Kristus atau menjadi semakin serupa dengan dunia ini.

Kamis, 25 Juni 2020

04 Juni 2020 KESERUPAAN

04 Juni 2020
Hobi Baca Alkitab
KESERUPAAN

Kisah Para Rasul 7:56, 59-60 (TB)
56 Lalu katanya: "Sungguh, aku melihat langit terbuka dan Anak Manusia berdiri di sebelah kanan Allah." 
59 Sedang mereka melemparinya Stefanus berdoa, katanya: "Ya Tuhan Yesus, terimalah rohku." 
60 Sambil berlutut ia berseru dengan suara nyaring: "Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka!" Dan dengan perkataan itu meninggallah ia.

Stefanus dalam kondisi teraniaya, antara hidup dan mati, masih dapat mengampuni org2 yg menganiayanya. Hatinya luar biasa krn dia mengalami perjumpaan dg Tuhan secara pribadi. Perjumpaan scr pribadi dg Tuhan mengubah hidupnya menjadi penuh kasih, karakternya menjadi semakin serupa dg Kristus.

Ketika kita mengalami berjumpaan pribadi dg Tuhan Yesus, kasih Tuhan akan tak terbendung mengalirkan keluar dari dalam hati ini utk org2 disekitar kita. Tidak peduli apapun yg sedang kita alami. Mans cenderung utk egois, cara mengatasinya adalah dengan mengalami persekutuan pribadi yg akrab dg Tuhan setiap harinya. Kasih Tuhan yg kita alami akan mengikis habis sifat egois dalam diri kita. Kita akan dengan mudah mengasihi org lain, mengampuni dan menjadi berkat. Karakter kita makin hari makin serupa dengan Kristus. Itulah tujuan hidup kita di dunia ini.

Roma 8:29 (TB)
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. 

Penting sekali utk selalu mengalami Tuhan, bersekutu scr pribadi dg Tuhan Yesus, bergaul akrab dengan Firman Tuhan setiap hari krn pilihan hidup ini hanya 2, antara karekter kita menjadi semakin serupa dg Kristus atau menjadi semakin serupa dengan dunia ini.

Kamis, 04 Juni 2020

05 Juni 2020 Keintiman Yang Mengubahkan

05 Juni 2020
Hobi Baca Alkitab
KEINTIMAN YANG MENGUBAHKAN


Kisah Para Rasul 7:55-56, 59-60(TB)
55 Tetapi Stefanus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap ke langit, lalu melihat kemuliaan Allah dan Yesus berdiri di sebelah kanan Allah.
56 Lalu katanya: "Sungguh, aku melihat langit terbuka dan Anak Manusia berdiri di sebelah kanan Allah." 
59 Sedang mereka melemparinya Stefanus berdoa, katanya: "Ya Tuhan Yesus, terimalah rohku." 
60 Sambil berlutut ia berseru dengan suara nyaring: "Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka!" Dan dengan perkataan itu meninggallah ia.

Stefanus penuh dengan Roh Kudus, artinya hidupnya sepenuhnya bergaul akrab, mengalami Tuhan dan mengijinkan Roh Kudus yg mempimpinya, sehingga disaat masa sulit sekalipun dia tetap dapat melihat & menhalami kehadiran Tuhan dalam hidupnya. Stefanus mengalami keberani menghadapi kematiannya dirajam batu bahkan dia tetap dapat mengasihi org2 yg merajamnya.

Dari kisah Stefanus ini kita dapat belajar bhw kalau hidup kita bergaul akrab dg Tuhan maka 2 hal yg pasti terjadi dalam hidup kita:

1. Tuhan mengubah cara pandang kita tentang hidup ini. Kita akan mampu melihat hidup ini dari cara pandangnya Tuhan, sehingga kekuatiran dan ketakutan tidak akan menguasai hidup kita sekalipun menghadapi masa yg sulit, antara hidup dan mati.

2. Hidup kita akan penuh dengan kasih yg meluap tak terbendung mengalir keluar mengenai orang2 yg ada disekitar kita apapun juga kondisi yg sdg kita alami. Karakter kita akan diubahnya menjadi semakin serupa dengan Kristus.

Ketika kita mengalami berjumpaan pribadi dg Tuhan Yesus, kasih Tuhan akan tak terbendung mengalirkan keluar dari dalam hati ini utk org2 disekitar kita. Tidak peduli apapun yg sedang kita alami. Mans cenderung utk egois, cara mengatasinya adalah dengan mengalami persekutuan pribadi yg akrab dg Tuhan setiap harinya. Kasih Tuhan yg kita alami akan mengikis habis sifat egois dalam diri kita. Kita akan dengan mudah mengasihi org lain, mengampuni dan menjadi berkat. Karakter kita makin hari makin serupa dengan Kristus. Itulah tujuan hidup kita di dunia ini.

Roma 8:29 (TB)
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. 

Penting sekali utk selalu mengalami Tuhan, bersekutu scr pribadi dg Tuhan Yesus, bergaul akrab dengan Firman Tuhan setiap hari krn pilihan hidup ini hanya 2, antara karekter kita menjadi semakin serupa dg Kristus atau menjadi semakin serupa dengan dunia ini.

Kamis, 21 Mei 2020

21 Mei 2020 STAY AT YOUR POST

21 Mei 2020
Hobi Baca Alkitab
STAY AT YOUR POST


Markus 13:33-37 (TB)
33 "Hati-hatilah dan berjaga-jagalah! Sebab kamu tidak tahu bilamanakah waktunya tiba.
34 Dan halnya sama seperti seorang yang bepergian, yang meninggalkan rumahnya dan menyerahkan tanggung jawab kepada HAMBA-HAMBANYA, MASING-MASING DENGAN TUGASNYA, dan memerintahkan penunggu pintu supaya berjaga-jaga.
35 Karena itu BERJAGA-JAGALAH, sebab kamu tidak tahu bilamanakah tuan rumah itu pulang, menjelang malam, atau tengah malam, atau larut malam, atau pagi-pagi buta,
36 supaya kalau ia tiba-tiba datang jangan kamu didapatinya sedang tidur.
37 Apa yang Kukatakan kepada kamu, Kukatakan kepada semua orang: BERJAGA-JAGALAH!"

Mark 13:35 (MSG)
35 So, STAY AT YOUT POST, watching. You have no idea when the homeowner is returning, whether evening, midnight, cockcrow, or morning.

Mark 13:37 (MSG)
37 I say it to you, and I'm saying it to all: STAY AT YOUR POST. Keep watch."

Pada ayat di atas Tuhan Yesus memberikan illustrasi tentang kedatangan Tuhan yg tdk seorgpun tahu. Diilustrasikan seorg tuan yg memberi tugas kpd hamba2nya selama dia pergi. Kedatangan tuannya tidak ada yg tahu. Dua kali Tuhan Yesus menegaskan agar hamba2nya ini berjaga2, dalam versi The Message Bible dipertegas dg terjemahan: "STAY AT YOUR POST" utk para hamba2nya.

Hari ini saya diingatkan oleh salah seorg sahabat saya, dia ingatkan panggilan dan tanggung jawab saya utk mengajak orang membaca Alkitab, mencintai Firman Tuhan. Memang saya akui beberapa hari ini rasanya cape sekali dg kondisi yg ada, spt nya berada di tengah2 di padang gurun dan tak tahu arah tujuan. Puji Tuhan, Tuhan pakai sahabat saya utk mengingatkan saya kembali. Saya baca Alkitab berurutan, hari ini pas baca ayat di atas. Jadi spt kena teguran 2 kali. Satu dari sahabatku, satu lagi dari ayat Firman Tuhan yg saya baca. Imanku melonjak bangkit lagi, ya aku harus selalu STAY AT MY POST, mengerjakan dg penuh semangat dan antusias apa yg menjadi panggilan dan bagianku.

Kita semua adalah hamba2 Tuhan, sebagai hamba Tuhan:

1. Kita punya tugas masing2. Tuhan beri tugas itu dihati kita. Roh Tuhan ada dlm hati kita inilah yg membuat hati kita yg terdalam tahu apa yg menjadi bagian kita utk kita kerjakan. Mari Kerjakan tugas bagian kita dengan sungguh2 spy ketika Tuhan datang kita dijumpaiNya sedang mengerjakan apa yg ditugaskanNya kpd kita.

2. Jangan menghakimi atau menilai hamba2 Tuhan yg lainnya krn ini bukan tugas pekerjaan kita.

Roma 14:4 (TB)
Siapakah kamu, sehingga kamu menghakimi hamba orang lain? Entahkah ia berdiri, entahkah ia jatuh, itu adalah urusan tuannya sendiri. Tetapi ia akan tetap berdiri, karena Tuhan berkuasa menjaga dia terus berdiri.

Roma 14:4 (FAYH)
Mereka hamba Allah, bukan hamba Saudara. Mereka bertanggung jawab kepada Allah, bukan kepada Saudara. Biarkanlah Allah menyatakan kepada mereka apakah mereka benar atau salah. Lagipula, Allah dapat membuat mereka berlaku sepatutnya.

Jadilah hamba2 Tuhan yg dapat diandalkan oleh Tuhan. STAY AT YOUR POST.

Senin, 18 Mei 2020

18 Mei 2020 Melihat Tuhan Di Tengah Badai

18 Mei 2020
Hobi Baca Alkitab
MELIHAT TUHAN DI TENGAH BADAI


Matius 14:26-27 (TB)
26 Ketika murid-murid-Nya melihat Dia berjalan di atas air, mereka terkejut dan berseru: "Itu hantu!", lalu berteriak-teriak karena takut.
27 Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!"

Di tengah terpaan badai yg dahsyat murid2 mengalami ketakutan, panik, cemas, dll. Inilah yg membuat mereka tidak dapat melihat Tuhan Yesus yg datang menghampirinya. Tuhan Yesus disangkanya hantu. Untung saja mereka tdk kabur menjauh. Mereka mau mendengarkan ketika Tuhan Yesus berbicara di tengah badai "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!". Ketika mereka mendengar suara Tuhan, mereka dapat menguasai diri menjadi tenang dan dapat kembali melihat Tuhan Yesus di tengah2 badai.

Yohanes 6:20-21 (TB)
20 Tetapi Ia berkata kepada mereka: "Aku ini, jangan takut!"
21 Mereka mau menaikkan Dia ke dalam perahu, dan seketika juga perahu itu sampai ke pantai yang mereka tujui. 

Bersama Tuhan Yesus murid2 dapat melalui badai dan sampai di sebrang.

Saat ini badai kehidupan menimpa semua orang di semua negara. Ayat di atas mengajarkan kpd kita utk tetap belajar mendengar suara Tuhan di tengah badai. Tetap baca Alkitab setiap hari krn hanya dengan cara inilah hati pikiran kita akan dpt menjadi tenang dan kita akan dapat melihat Tuhan Yesus yg berjalan di tengah badai menghampiri kita. Ternyata kita tdk sendirian di tengah badai ini, ada Tuhan yg bersama kita. Kita hanya perlu mendengar suara Tuhan berbicara melalui FirmanNya.

Jangan panik, jangan bingung, jangan takut di tengah badai, ambil waktu duduk diam baca Alkitab, dengarkan suaraNya berfirman maka kita akan dpt melihat penyertaan Tuhan di tengah badai kehidupan yg sedang kita hadapi.

Membaca Alkitab akan membuka mata kita melihat kehadiran Tuhan di tengah badai hidup ini. Kita tidak sendirian, ada Tuhan beserta kita dan bersama Tuhan kita akan mampu melewati badai ini.

----
Follow IG@hobibacaalkitab akan membantu mengingatkan kita utk membaca Alkitab setiap hari, belajar melihat Tuhan di tengah badai hidup ini.

Minggu, 17 Mei 2020

17 Mei 2020 Be Smart Christians

17 Mei 2020
Hobi Baca Alkitab
Be Smart Christians


Kisah Para Rasul 17:11-12 (BIMK)
11 Orang-orang di Berea lebih terbuka hatinya daripada orang-orang di Tesalonika. Dengan senang hati mereka mendengarkan berita tentang Yesus, dan setiap hari mereka menyelidiki Alkitab untuk mengetahui apakah pengajaran Paulus itu benar.
12 Banyak di antara mereka percaya kepada Yesus, dan tidak sedikit pula orang-orang Yunani terkemuka, yang percaya; baik wanita maupun pria.

Orang2 di Berea memberi teladan kpd kita semua utk menjadi anak2 Tuhan yg pintar. Mereka selalu berpedoman pada Alkitab. Mereka mencocokan setiap pengajaran yg mereka terima apakah sesuai dg kebenaran Firman Tuhan atau tidak. 

Kalau kita mencintai Firman Tuhan maka kita akan tahu apakah pengajaran/kotbah yg disampaikan sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan atau tidak. Jangan krn sungkan maka kita terima saja bulat2, semua harus difilter dengan Firman Tuhan. Lebih baik dikenan di hadapan Tuhan daripada di hadapan manusia.

Itulah sebabnya mengapa kita harus rajin membaca Alkitab.

-----
Follow IG@hobibacaalkitab akan membantu mengingatkan utk membaca Alkitab setiap hari, belajar menjadi anak2 Tuhan yg pintar.

KEPENGIN TAHU

KEPENGIN TAHU Apa yang menjadi kepengin tahuan kita dalam hidup ini, menunjukan jati diri kita yang sebenarnya. Jati diri anak Tuhan terliha...