Kamis, 15 Agustus 2019

Maturity - 08Ags19 TYPE ANAK TUHAN

08 Agustus 2019
TYPE ANAK TUHAN

Daniel menuliskan nubuatan diakhir jaman. Dinubuatkan diakhir jaman akan ada 2 type anak Tuhan.

Daniel 11:32 (TB) 
Dan orang-orang yang berlaku fasik terhadap Perjanjian akan dibujuknya sampai murtad dengan kata-kata licin; tetapi umat yang mengenal Allahnya akan tetap kuat dan akan bertindak.

Ada 2 type anak Tuhan :
1. Type fasik
2. Type taat

Type fasik adalah anak2 Tuhan yang hidupnya berfokus pada dirinya sendiri. Alkitab menjelaskan orang fasik adalah anak Tuhan yang fokus hidupnya menyalahgunakan kasih karunia Tuhan utk memenuhi kebutuhan dirinya sendiri. Walaupun mereka pergi ibadah tetapi Tuhan mereka bukanlah Yesus tetapi diri mereka sendiri. Mereka tidak mau tunduk pada ke-Tuhanan Yesus dalam diri mereka.

Yudas 1:4 (TB) 
Sebab ternyata ada orang tertentu yang telah masuk menyelusup di tengah-tengah kamu, yaitu orang-orang yang telah lama ditentukan untuk dihukum. Mereka adalah ORANG-ORANG YANG FASIK, yang MENYALAHGUNAKAN kasih karunia Allah kita untuk melampiaskan hawa nafsu mereka, dan yang MENYANGKAL satu-satunya Penguasa dan Tuhan kita, Yesus Kristus.

Hubungannya dengan Tuhan orientasinya adalah keuntungan bagi dirinya sendiri, bagaimana caranya spy mendapatkan berkat dari Tuhan. Tidak mau peduli dengan apa yang menjadi kehendak Tuhan atas hidupnya, kepeduliannya hanyalah pada kebutuhan pribadinya sendiri. Memanfaatkan Tuhan utk memenuhi kepentingan dirinya sendiri.

Orang fasik tidak akan tahan uji. Pada akhir jaman orang fasik akan memunculkan sifat aslinya yaitu mengabaikan dan meninggalkan Tuhan demi mengejar kepentingan dirinya sendiri. Ketika ujian atau pencobaan datang type fasik akan mudah murtad.

Type taat adalah anak2 Tuhan yg fokus hidupnya adalah mengenal Tuhan dan kehendakNya. Orientasi hidupnya adalah melakukan kehendak Allah bukan kehendak diri sendiri. Type ini ciri utamanya adalah hidup mencintai Firman Tuhan. Semakin membaca Firman Tuhan semakin mengenal Pribadi Allah. Semakin mengenal Pribadi Allah semakin jatuh cinta kpd Allah. Semakin cinta kpd Allah semakin rindu utk melakukan apa yg Allah kehendaki. Jadi type taat akan melakukan kehendak Allah atas dasar cinta kpd Allah, bukan atas dasar takut krn perintah atau kewajiban atau hukuman apabila tdk melakukan perintah Allah. Pengenalannya akan Allah membuat hatinya meluap2 dipenuhi rasa cinta akan Allah.

Yohanes 14:23-24 (TB)
23 Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.
24 Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku.

Anak Tuhan type taat akan tetap kuat sampai akhir hidupnya.

Mengapa penting sekali menjadi anak Tuhan type taat? Krn hidup ini adalah proses pemurnian. Hanya anak Tuhan type taat yang dapat lolos proses pemurnian.

Daniel 11:35 (TB) 
Sebagian dari orang-orang bijaksana itu akan jatuh, supaya dengan demikian diadakan pengujian, penyaringan dan pemurnian di antara mereka, sampai pada akhir zaman; sebab akhir zaman itu belum mencapai waktu yang telah ditetapkan.

Daniel 12:10 (TB) 
Banyak orang akan disucikan dan dimurnikan dan diuji, tetapi orang-orang fasik akan berlaku fasik; tidak seorang pun dari orang fasik itu akan memahaminya, tetapi orang-orang bijaksana akan memahaminya.

Proses pemurnian memurnikan anak2 Tuhan diakhir jaman. Ayat 2 Timotius 3:1-5 menggambarkan kondisi kejatuhan anak2 Tuhan diakhir jaman, secara lahiriah mereka menjalankan ibadah tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Anak2 Tuhan yg tdk tahan uji akan jatuh menjadi pribadi2 yang :

- mencintai dirinya sendiri dan
- menjadi hamba uang
- membual dan
- menyombongkan diri,
- pemfitnah,
- berontak terhadap orang tua dan
- tidak tahu berterima kasih,
- tidak mempedulikan agama,
- tidak tahu mengasihi,
- tidak mau berdamai,
- suka menjelekkan orang,
- tidak dapat mengekang diri,
- garang,
- tidak suka yang baik,
- suka mengkhianat,
- tidak berpikir panjang,
- berlagak tahu,
- lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah.

Karakter mereka makin hari tidak menjadi semakin serupa dengan Kristus. Karakter Kristus bukan menjadi tujuan utama, tujuan utama mereka adalah mengejar pemenuhan kebutuhan selama mereka hidup di dunia ini.

Anak2 Tuhan yang lolos proses pemurnian akan menjadi anak2 Allah yang sesungguhnya, anak2 Allah yang secara langsung diakui oleh Allah sendiri.

Zakharia 13:9 (TB) 
Aku akan menaruh yang sepertiga itu dalam api dan akan memurnikan mereka seperti orang memurnikan perak. Aku akan menguji mereka, seperti orang menguji emas. Mereka akan memanggil nama-Ku, dan Aku akan menjawab mereka. AKU AKAN BERKATA: MEREKA ADALAH UMAT-KU, dan mereka akan menjawab: TUHAN adalah Allahku!"

Kita punya kehendak bebas utk memilih, apakah kita akan menjadi anak Tuhan yang fasik atau anak Tuhan yang taat. Masing2 pilihan ada konsekuensinya.

Jadilah anak2 Tuhan yang taat dimulai dari membangun kehidupan yang cinta akan Firman Tuhan.

Maturity - 04Ags19 BAGIAN MASING2

04 Agustus 2019
BAGIAN MASING2

Yehezkiel 1:1 (TB) 
Pada tahun ketiga puluh, dalam bulan yang keempat, pada tanggal lima bulan itu, ketika aku bersama-sama dengan para buangan berada di tepi sungai Kebar, terbukalah langit dan aku melihat penglihatan-penglihatan tentang Allah.

Ezekiel 1:1 (LASB NIV -  Notes)
Ezekiel, born and raised in the land of Judah, was preparing to become a priest in God’s temple when the Babylonians attacked in 597 B.C. and carried him away along with 10,000 other captives (2 Kings 24:10–14). The nation was on the brink of complete destruction. Four to five years later, when Ezekiel was 30 (the normal age for becoming a priest), God called him to be a prophet. During the first six years when Ezekiel ministered in the land of the Babylonians (1:3), Jeremiah was preaching to the Jews still in Judah, and Daniel was serving in Nebuchadnezzar’s court. The Kebar River connected to the Euphrates in Babylonia and was the location of a Jewish settlement of exiles.

Dalam jaman yang sama Tuhan menugaskan 3 nabinya di tempat dan situasi yg berbeda, Yehezkiel dipembuangan di tanah Babel bersama rakyat Israel, Yeremia tetap di tanah Yehuda, sedangkan Daniel di kerajaan Babel. Tentu saja kalau dilihat dari mata manusia penugasan Daniel dalam kerjaan Babel jauh lebih nyaman ketimbang Yehezkiel apalagi Yeremia. Namun mereka semua tetap menjalankan menjalankan panggilan, fungsi dan tanggung jawabnya masing2 dengan setia tanpa protes atau iri hati satu dengan yg lainnya. Walaupun mereka berada dalam kondisi dan situasi yg berbeda2 namun ada kesamaannya yaitu Allah menyertai dan memelihara hidup mereka.

Saat ini kita ada dalam situasi atau kondisi seperti apa? Tetaplah fokus pada kehendak Allah. Allah punya rencana atas posisi dan kondisi kita. Kalau kita diberi anugrah kesehatan jalani hidup ini dengan terus mencari apa yg menjadi kehendak Allah atas hidup kita, demikian juga kalau Tuhan ijinkan kita mengalami sakit penyakit yg tak kunjung sembuh, jangan mengeluh tetaplah bersemangat dan carilah kehendak Allah atas situasi dan kondisi kita ini. Satu hal yg menjadi persamaan atas setiap kondisi dan situasi yg masing2 kita hadapi adalah Allah tidak pernah meninggalkan kita seorg diri dan pemeliharaan Allah tetap ada dalam hidup kita, bagian kita adalah tetap percaya penuh kpd Allah dan kerjakan apa yg menjadi kehendakNya dalam hidup kita.

Situasi dan kondisi kurang menguntungkan bisa menjadi hal yg melemahkan iman kita atau sebaliknya situasi dan kondisi yg menyenangkan bisa membuat kita lupa pada Tuhan. So, apapun juga kondisi dan sitiasi yg kita hadapi selalu ada potensi utk kita meninggalkan Tuhan dengan mengabaikan kehendakNya, kita dibuat lebih sibuk dengan situasi dan kondisi yg sedang kita hadapi. Utk antisipasi hal ini cara yg paling efektif adalah membangun hubungan yg akrab dengan Tuhan melalui membaca Alkitab Firman Tuhan. Dengan demikian kita akan selalu dituntunNya berjalan melakukan kehendakNya.

Maturity - 02Ags19 SMART

02 Agustus 2019
SMART

Jadilah anak2 Tuhan yang SMART yaitu anak2 Tuhan yg always back to the BIBLE. Anak2 Tuhan yg selalu kembali dan berpegang teguh pada nilai2 kebenaran Firman Tuhan. Anak Tuhan yang SMART tidak akan mudah disesatkan oleh pengajaran2 yg ada. Anak Tuhan yang SMART hidupnya akan selalu dipimpin oleh KEBENARAN FIRMAN TUHAN.

Contoh anak2 Tuhan yg SMART adalah orang2 Yahudi di kota Berea.

Kisah Para Rasul 17:10-11 (TB)
10 Tetapi pada malam itu juga segera saudara-saudara di situ menyuruh Paulus dan Silas berangkat ke Berea. Setibanya di situ pergilah mereka ke rumah ibadat orang Yahudi.
11 Orang-orang Yahudi di kota itu LEBIH BAIK HATINYA dari pada orang-orang Yahudi di Tesalonika, karena mereka menerima firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari MEREKA MENYELIDIKI KITAB SUCI untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian.

Mereka mendengarkan pengajaran rasul Paulus dan mencocokan dengan kebenaran Firman Tuhan apakah pengajaran Paulus ini sesuai dengan Firman Tuhan atau tidak. Orang2 Yahudi di Berea tahu betul bhw pengajaran tidak boleh menyimpang dari kebenaran Firman Tuhan. Kebenaran Firman Tuhan yang menjadi pedoman utamanya. Ciri yang tampak dari anak2 Tuhan yg hidupnya selalu berpegang pada Firman Tuhan adalah kebaikan hatinya, seperti yg terlihat pada orang2 Yahudi di kota Berea ini.

Alkitab Tuhan berikan kepada kita anak2Nya sebagai pedoman & penuntun spy kita tdk tersesat selama kita hidup di dunia ini. Alkitab akan memberi kita hikmat dan menuntun kita kpd keselamatan di dalam Tuhan Yesus Kristus. Kalau kita enggan atau malas baca Alkitab maka kita akan mudah tersesat.

2 Timotius 3:15 (TB) 
Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus.

Anak2 Tuhan yang SMART adalah anak2 Tuhan yang ALKITABIAH. Anak2 Tuhan yg always back to the BIBLE.

Maturity - 02Ags19 TIBA2

02 Agustus 2019
TIBA TIBA

Apa yang kita cari dalam hidup ini? Apakah hanya sebatas kehidupan di dunia ini saja yg sifatnya hanya sementara ataukah kita percaya adanya kehidupan setelah kematian yaitu kehidupan yg sebenarnya, yang sifatnya kekal.

Orang2 Atena adalah ahli2 pikir, org2 yg terpelajar. Mereka berpikir tidak ada kehidupan setelah kematian. Mereka memandang bhw yang penting adalah kehidupan selama di dunia ini saja. Mereka tidak pernah mau memikirkan apalagi mempersiapkan adanya kehidupan yg sebenarnya setelah kematian. Mereka berpikir kematian artinya tutup bukunya kehidupan ini, akhir segala2nya, tidak ada lagi kelanjutannya.

Bagi mereka bagaimana caranya mengejar pemenuhan kebutuhan selama hidup di dunia inilah yg terutama, kematian itu urusan nanti, tidak perlu dipikirkan apalagi dipersiapkan. Itulah sebabnya mereka meremehkan dan mengejek Paulus ketika Paulus memberitakan tentang adanya kebangkitan orang mati.

Kisah Para Rasul 17:18, 32 (TB)
18 Dan juga beberapa ahli pikir dari golongan Epikuros dan Stoa bersoal jawab dengan dia dan ada yang berkata: "Apakah yang hendak dikatakan si peleter ini?" Tetapi yang lain berkata: "Rupa-rupanya ia adalah pemberita ajaran dewa-dewa asing." Sebab ia memberitakan INJIL TENTANG YESUS dan TENTANG KEBANGKITAN-NYA.
32 Ketika mereka mendengar tentang KEBANGKITAN ORANG MATI, maka ada yang mengejek, dan yang lain berkata: "Lain kali saja kami mendengar engkau berbicara tentang hal itu."

Rasul Paulus mengingatkan bhw kematian pasti akan datang. Kalau kita tdk mempersiapakan diri maka hari itu akan datang tiba2 seperti pencuri, seperti seorang perempuan yg hamil ditimpa oleh sakit bersalin

1 Tesalonika 5:2-3 (BIMK)
2 Sebab kalian sendiri tahu dengan jelas bahwa Hari kedatangan Tuhan itu akan tiba seperti pencuri datang pada malam hari.
3 Apabila orang berkata, "Semuanya aman dan tentram," maka pada waktu itulah TIBA-TIBA MEREKA AKAN DITIMPA KEBINASAAN, dan TIDAK SEORANG PUN DAPAT LOLOS. Hal itu akan terjadi tiba-tiba, seperti perasaan sakit bersalin yang menimpa seorang wanita yang akan melahirkan.

Kematian adalah pintu menuju kehidupan yang sebenarnya, kehidupan yg kekal. Ada dua pilihan tempat yg berbeda yaitu masuk ke dalam Kerajaan Surga atau tinggal di luar Kerajaan Surga dijauhkan dari hadirat Tuhan selama2nya.

2 Tesalonika 1:8-9 (TB)
8 dan mengadakan pembalasan terhadap mereka yang tidak mau mengenal Allah dan tidak mentaati Injil Yesus, Tuhan kita.
9 Mereka ini akan menjalani hukuman kebinasaan selama-lamanya, dijauhkan dari hadirat Tuhan dan dari kemuliaan kekuatan-Nya,

Pilihan ini ditentukan oleh bagaimana caranya kita hidup selama di dunia ini. Alkitab Firman Allah telah memberi petunjuk secara jelas bagaimana kalau TIBA-TIBA hari kematian itu mendatangi kita dan kita dapat masuk ke dalam Kerajaan Surga yaitu dgn cara hidup melakukan kehendak Allah.

Matius 7:21 (TB) 
Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.

Inilah arti menjadikan Yesus sbg TUHAN dalam hidup kita yaitu menjadikan Yesus sebagai RAJA yang berkuasa penuh atas hidup kita. Hidup kita bukanlah milik kita lagi, tapi sudah sepenuhnya menjadi milik Kristus. Kita hidup bukan lagi utk melakukan dan memuaskan kehendak diri kita sendiri tetapi kita hidup utk melakukan kehendak Allah.

1 Korintus 6:19-20 (TB)
19 Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, — dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?
20 Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!

Menjadikan Yesus sebagai TUHAN dalam hidup ini adalah kehidupan yg selaras dan berpadanan dengan KEBENARAN FIRMAN TUHAN. Bacalah Alkitab setiap hari spy hidup kita terus selaras dengan Firman Tuhan.

Maturity - 01Ags19 KECELE

01 Agustus 2019
KECELE

Arti kata KECELE menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah : dalam keadaan tidak mendapat (menemukan, memperoleh) apa yang diharapkan (diduga, dicari, dan sebagainya).

Ternyata jadi anak Tuhan itu bisa KECELE berlanjut pada kecewa dan berujung meninggalkan Tuhan kalau kita salah dalam mengenal Tuhan. Seperti yg dialami oleh orang banyak yg mengikut Tuhan Yesus dibawah ini.

Yohanes 6:60, 66 (TB)
60 Sesudah mendengar semuanya itu banyak dari murid-murid Yesus yang berkata: "Perkataan ini keras, siapakah yang sanggup mendengarkannya?"
66 Mulai dari waktu itu banyak murid-murid-Nya MENGUNDURKAN DIRI dan TIDAK LAGI MENGIKUT DIA.

Mengapa bisa demikian? Ikut Yesus koq bisa jadi kecewa? Diayat sebelumnya dijelaskan bhw mereka mengikut Tuhan Yesus dengan PENGHARAPAN yang keliru, tidak sesuai dgn apa yg Yesus harapkan.

Yohanes 6:25-26 (TB)
25 Ketika orang banyak menemukan Yesus di seberang laut itu, mereka berkata kepada-Nya: "Rabi, bilamana Engkau tiba di sini?"
26 Yesus menjawab mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang.

Inilah yg membuat mereka kecele dan kecewa lalu meninggalkan Tuhan Yesus. Orang banyak ini mengikut Tuhan Yesus krn mereka telah menerima roti dan menjadi kenyang. Mereka mengikut Tuhan Yesus hanya mengharapkan berkat2Nya saja, jadi ketika Tuhan Yesus menyampaikan kehendak Allah yg harus mereka ikuti, mereka menjadi kecewa dan mundur meninggalkan Tuhan Yesus. Mereka mengikut Tuhan Yesus hanya mengejar berkat2Nya, tanpa mau peduli dengan apa yg Allah kehendaki dalam hidup mereka.

Pengharapan yg keliru inilah yg membuat banyak anak2 Tuhan tidak dapat bertahan dalam mengikut Tuhan Yesus. Tidak heran Alkitab telah menubuatkan :

Matius 22:14 (TB) 
Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih."

Tidak banyak anak2 Tuhan yg berusaha mencari apa yg Tuhan kehendaki dalam hidupnya, mereka lebih sibuk mencari berkat/keuntungan apa yg dapat mereka peroleh dalam mengikut Tuhan. Mereka lebih mencintai berkat2Nya daripada Pribadi Tuhan Yesus. Ketika mereka tidak mendptkan apa yg diharapkannya dari Tuhan Yesus, berkat2Nya, pertolonganNya, kesembuhan, dll mereka mudah menjadi kecele dan kecewa serta meninggalkan Tuhan Yesus.

Jadilah anak2 Tuhan yg mengasihi Pribadi Tuhan lebih dari berkat2Nya maka kita tidak akan kecele dalam mengikut Tuhan Yesus.

Ciri utama anak2 Tuhan yg mengasihi Pribadi Tuhan Yesus dalam hidupnya adalah cinta akan FirmanNya.

Yohanes 14:23-24 (TB)
23 Jawab Yesus: "Jika seorang MENGASIHI AKU, ia akan MENURUTI FIRMAN-KU dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.
24 Barangsiapa TIDAK MENGASIHI AKU, ia TIDAK MENURUTI FIRMAN-KU; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku.

Sama seperi Paulus, di tengah2 tantangan hidupnya yg tdk mudah, penuh dengan penderitaan dalam mengikut Tuhan Yesus, dia dapat berkata :

2 Timotius 4:6-8 (TB)
6 Mengenai diriku, darahku sudah mulai dicurahkan sebagai persembahan dan saat kematianku sudah dekat.
7 Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah MEMELIHARA IMAN.
8 Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.

Paulus adalah rasul yg paling banyak mengalami aniaya dan penjara. Paulus mati dipenggal di Roma pada masa pemerintahan Nero pada sekitar pertengahan 60-an di Tre Fontane Abbey. Kewarganegaraan Romawi yang dimilikinya mengizinkan Paulus menjalani hukuman mati yang lebih cepat yaitu dengan pemenggalan.
(Wikipedia)

Kita dipanggil bukan hanya utk memulai perjalanan iman kita bersama Tuhan Yesus tetapi juga utk memelihara dan mempertahankan iman sampai akhir hidup kita. Paulus memberi teladan dan mengajarkan bagaimana caranya agar dapat mempertahankan iman sampai garis akhir kpd Timotius muridnya dan menuliskannya utk kita diayat di bawah ini

1 Timotius 4:13 (TB) 
Sementara itu, sampai aku datang BEREKUNLAH DALAM MEMBACA KITAB-KITAB SUCI, dalam membangun dan dalam mengajar.

Membaca Alkitab akan membuat kita semakin mengenal siapa Allah kita dan apa yg menjadi kehendakNya dalam hidup kita.
Tanpa baca Firman Tuhan anak2 Tuhan tidak akan tahu kehendak Allah dalam hidupnya dan mereka akan mudah menjadi KECELE dalam mengikut Tuhan. Ketika kita menjadi kecele, kecewa dan meninggalkan Tuhan maka kita akan kehilangan kehidupan yg sebenarnya bersama dengan Tuhan selama2nya dalam kerajaan Surga.

Roma 8:18 (TB) 
Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.

Ayo mulai belajar mencintai Firman Tuhan spy kita dapat mengenal Tuhan Yesus dengan baik dan benar dan kita tidak akan KECELE dalam mengikut Tuhan Yesus.

Jumat, 02 Agustus 2019

Maturity - 31Juli19 Kehendak Allah

31 Juli 2019
KEHENDAK ALLAH

Kita sering mendengar KEHENDAK ALLAH, apa itu KEHENDAK ALLAH? Kalau kita baca Alkitab kita akan menemukan KEHENDAK ALLAH krn itulah kita harus rajin baca Alkitab spy kita tahu KEHENDAK ALLAH atas hidup kita. Secara garis besar ada 3 KEHENDAK ALLAH :

1. KEHENDAK ALLAH utk kita MEMPERCAYAI-NYA dengan segenap hati.

Yohanes 6:29
Jawab Yesus kepada mereka: "Inilah pekerjaan yang DIKEHENDAKI ALLAH, yaitu hendaklah kamu PERCAYA kepada Dia yang telah diutus Allah."

Apapun yg sedang kita hadapi, apakah kita diberkati atau di tengah2 tantangan hidup tetaplah PERCAYA bahwa Tuhan Yesus sayang kita dan semua yg kita hadapi adalah proses pemurnian iman agar iman kita menjadi murni bahkan lebih murni dari emas murni.

1 Petrus 1:6-7 (TB)
6 Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan.
7 Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu — yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api — sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya.

Percayalah ada PEMELIHARAAN Tuhan dalam kita menghadapi semuanya ini. Jangan mengeluh, ngomel, menyalahkan keadaan atau org lain, marah dengan Tuhan apalagi meninggalkan Tuhan. Tetaplah bangun iman percaya kita kpd-Nya, resep utk tetap kuat menghadapi semuanya ini adalah dengan belajar utk semakin mengenal Tuhan Yesus dengan cara baca Alkitab jadikan HOBI.

2. KEHENDAK ALLAH utk kita berubah menghasilkan BUAH2 PERTOBATAN.

Matius 3:8 (TB) 
Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan.

Keselamatan adalah anugrah pemberian Tuhan tetapi menghasilkan buah2 pertobatan yaitu perubahan karakter menjadi semakin serupa dgn Kristus adalah bagian yg harus kita kerjakan.

Galatia 5:19-23 mengajarkan PERUBAHAN yang seharusnya terjadi dalam hidup anak2 Tuhan. Berubah dari gaya hidup yg semula dipenuhi oleh PERBUATAN DAGING yaitu :

Galatia 5:19-21 (TB)
19 PERBUATAN DAGING telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu,
20 penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,
21 kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu — seperti yang telah kubuat dahulu — bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.

Berubah menjadi gaya hidup yg menghasilkan BUAH2 ROH :

Galatia 5:22-23 (TB)
22 Tetapi BUAH ROH ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
23 kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.

Bagaimana caranya? Mudah sekali, ingat prinsip bhw kita akan menjadi serupa dengan siapa kita bergaul setiap harinya. Kalau setiap harinya kita bergaul dengan Firman Tuhan, hobi baca Alkitab, maka cara berpikir, sikap hati dan tingkah laku kita makin hari akan diwarnai oleh kebenaran Firman Tuhan dan kita akan menghasilkan buah2 Roh.

3. KEHENDAK ALLAH utk kita punya hati utk mau berbagi kabar baik keselamatan yg telah kita terima. Sepertinya merepotkan ya tapi inilah kehendak Tuhan dan pilihan tetap ada ditangan kita, Tuhan tidak pernah paksakan kehendaknya. Kalau

Matius 28:19-20 (TB)
19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

mengasihi orang lain tanpa agenda pribadi, murni benar2 mengasihi orang lain spy orang lain mengalami Kristus dan diselamatkan krn Bapa menghendaki agar semua orang diselamatkan.

Yohanes 15:12
Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu.

Matius 18:14 (TB) 
Demikian juga Bapamu yang di sorga tidak menghendaki supaya seorang pun dari anak-anak ini hilang."

1 Timotius 2:3-4 (TB)
3 Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Allah, Juruselamat kita,
4 yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran.

2 Petrus 3:9 (TB) 
Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.

Ketika kita bertemu atau berkenalan dengan seseorg apa yg muncul pertama kali dibenak pikiran kita? Apakah yg muncul menguntungkan saya atau tdk ya kalau saya berteman dengan orang ini? Belajar spt rasul Paulus, yg muncul dibenak Paulus pertama kali adalah apakah ada Yesus atau tdk dalam diri orang tsb.

1 Korintus 2:2 (TB) 
Sebab aku telah memutuskan untuk tidak mengetahui apa-apa di antara kamu selain Yesus Kristus, yaitu Dia yang disalibkan.

Sadarilah bahwa hidup ini PILIHAN, apakah kita mau sibuk mencari, melakukan & memenuhi kehendak diri kita sendiri atau kita mau sibuk mencari, melakukan dan memenuhi KEHENDAK ALLAH. Pilihan kita akan menentukan kehidupan kita selanjutnya apakah hidup akan bersama Allah selama2nya atau hidup terpisah dengan Allah selama2nya.

2 Tesalonika 1:8-9 (TB)
8 dan mengadakan pembalasan terhadap mereka yang TIDAK MAU mengenal Allah dan tidak mentaati Injil Yesus, Tuhan kita.
9 Mereka ini akan menjalani hukuman kebinasaan selama-lamanya, dijauhkan dari hadirat Tuhan dan dari kemuliaan kekuatan-Nya,

Kalau kita memilih utk mengasihi Tuhan maka kita akan memilih utk hidup mencari kehendak Allah yaitu dengan cara membangun gaya hidup cinta Firman Tuhan. Hobi membaca Alkitab.

Yohanes 14:23-24 (TB)
23 Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.
24 Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku.

Keputusan ditangan kita, kesempatan memilih hanya tersedia selama kita hidup di dunia ini. Jadilah bijak utk memilih yg TERBAIK.

Maturity - 31Juli19 PAPA

31 Juli 2019
PAPA

Kemaren sewaktu mau infus tulang, suster bagian infus memanggil saya : "Papa infusnya di sebelah sini" .... saya kaget HAAAAA saya sudah dipanggil "PAPA" udah kelihatan tua kah saya?! Selama ini saya merasa masih muda 😁😀. Saya ingat2 usia saya, ya ampun saya sdh umur 48th udah hampir setengah abad 😀😃 Tiba2 terlintas dalam pikiran saya, selama umur saya ini apa ya yg sdh saya perbuat ... hmm🤔 ... hmm 🤔🤔🤔 ... hmmm🤔 .... saya jadi teringat dengan ayat FT :

1 Petrus 4:2-3 (TB)
2 supaya waktu yang sisa jangan kamu pergunakan menurut keinginan manusia, tetapi menurut kehendak Allah.
3 Sebab telah cukup banyak waktu kamu pergunakan untuk melakukan kehendak orang-orang yang tidak mengenal Allah. Kamu telah hidup dalam rupa-rupa hawa nafsu, keinginan, kemabukan, pesta pora, perjamuan minum dan penyembahan berhala yang terlarang.

Saya jadi evaluasi diri, apakah hidup saya saya pergunakan utk mencari dan memuaskan kehendak diri saya sendiri atau saya berusaha untuk mencari kehendak Allah, apa yg Allah kehendaki/inginkan utk saya lakukan dalam sisa hidup saya ini. Saya juga jadi teringat bhw hanya anak2 Tuhan yg melakukan kehendak Allah dengan segenap hati yg akan dapat masuk ke dalam Kerajaan Surga.

Matius 7:21 (TB) 
Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.

Saya jadi semakin antusias untuk membaca Alkitab di tengah2 aktivitas kesibukan hidup ini spy saya tahu apa kehendak Allah, apa yg Allah inginkan utk saya lakukan ditengah saya menjalani aktivitas hidup saya sehari2.

Disciple, ayo rajin baca Alkitab, jadikan HOBI, krn hanya dengan baca Alkitab kita akan tahu apa kehendak Allah dalam hidup kita. Tanpa baca Alkitab kita tidak akan tahu apa yg menjadi kehendak Allah. Itulah sebabnya rasul Paulus selalu mengingatkan Timotius muridnya utk selalu bertekun membaca Alkitab, krn Alkitab/kitab Suci yg dapat menuntun Timotius kpd keselamatan di dalam Tuhan Yesus Kristus.

1 Timotius 4:13 (TB)  Sementara itu, sampai aku datang BERTEKUNLAH DALAM MEMBACA KITAB-KITAB SUCI, dalam membangun dan dalam mengajar.

2 Timotius 3:15 (TB)  Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal KITAB SUCI yang dapat memberi hikmat kepadamu dan MENUNTUN ENGKAU KEPADA KESELAMATAN oleh iman kepada Kristus Yesus.

SMANGAT MAJU TAK GENTAR Disciple.
CG Disciple CG yang hobinya baca Alkitab.

KEPENGIN TAHU

KEPENGIN TAHU Apa yang menjadi kepengin tahuan kita dalam hidup ini, menunjukan jati diri kita yang sebenarnya. Jati diri anak Tuhan terliha...