Rabu, 07 Desember 2022

GANTI KACAMATA

GANTI KACAMATA
"Tuhan, Engkau dimana? Mengapa hal yg buruk ini Kau biarkan terjadi atas diri-ku?"
"Tuhan bukankah aku sdh aktif melayani Engkau di gereja, bukankah aku sudah memberi persepuluhan, kurang apa aku Tuhan? Mengapa hal yg buruk ini masih juga terjadi atas diriku?"

Kebiasaan mempertanyakan keputusan Tuhan dan hitung2an dg Tuhan, itu artinya kita tidak mengenal Tuhan dg baik dan benar, akibatnya kita tdk dpt mempercayai Tuhan dg segenap hati atas apapun juga yg terjadi dalam hidup kita. Hati2 dg kebiasaan2 ini karena perlahan namun pasti, akan diikuti dg mengeluh, ngomel, marah, apatis dg Tuhan dan ujungnya kecewa meninggalkan Tuhan. Ini terjadi krn pikiran bawah sadar kita tdk penuh melimpah dg Firman Tuhan yg menuntun kita mengenal Tuhan dan kehendakNya dg baik dan benar. Jadi pikiran bawah sadar kita isinya adalah kehendak diri kita sendiri termasuk di dalamnya kekuatiran akan perkara2 dunia ini, tipu daya kekayaan, kenikmatan hidup. Tidak heran ketika terjadi hal2 yg tidak sesuai dg keinginan kita maka kita akan reflek mempertanyakan keputusan Tuhan, sepertinya Tuhan itu jin lampu aladin yg tugasnya memenuhi keinginan kita pribadi. Dengan demikian sebenarnya siapa yg jadi TUHAN atas hidup kita? 

Belajar dari apa kata Alkitab Firman Tuhan, 

Habakuk dengan pikirannya sendiri tidak dpt mengerti Tuhan yang sepertinya diam saja ketika bangsa Israel dijajah oleh bangsa Babel yang terkenal kejam.  
Perhatikan ayat di bawah ini, kita akan dpt menemukan perubahan yg terjadi dalam diri Habakuk.

Habakkuk 1:2-3, 15 - 2:4 (BIS) 
2 Ya TUHAN, sampai kapan aku harus berseru meminta pertolongan? Kapan Engkau akan mendengar dan menyelamatkan kami dari penindasan? 3 MENGAPA KAUBIARKAN aku melihat begitu banyak kejahatan? Masakan Engkau tahan melihat begitu banyak pelanggaran? Di mana-mana ada kehancuran dan kekerasan, perkelahian dan perselisihan.
15 Bangsa Babel menangkap orang-orang dengan kail, seolah-olah mereka itu ikan. Orang-orang itu diseret dalam jala-jala dan bangsa Babel bersenang-senang dengan hasil mereka. 
16 Kemudian jala itu mereka sembah dan mereka beri persembahan kurban, sebab dengan jala itu mereka telah mendapat rejeki berlimpah-limpah dan menjadi makmur. 
17 Masakan mereka akan terus menghunus pedangnya dan membunuh bangsa-bangsa, tanpa ampun?
​1 Aku mau naik ke menara penjagaanku, dan MENUNGGU APA YANG HENDAK DIKATAKAN TUHAN KEPADAKU, dan bagaimana jawaban-Nya atas keluhanku. 
2 TUHAN menjawab aku begini, "Ukirlah dengan jelas pada kepingan tanah liat, apa yang Kunyatakan kepadamu, supaya dapat dibaca dengan mudah. 
3 Catatlah itu, sebab sekarang belum waktunya. Tetapi saat itu segera tiba, dan apa yang Kunyatakan kepadamu pasti akan terjadi. Meskipun tampaknya masih lama, tetapi tunggu saja! Saat itu pasti akan datang dan tak akan ditunda. 
4 Dan ingatlah: Orang yang jahat tidak akan selamat, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah akan hidup karena kesetiaannya kepada Allah."

Perubahan terjadi ketika Habakuk mengambil sikap menantikan dan menerima Firman Tuhan. Firman Tuhan mengubah Habakuk menjadi pribadi yg tidak lagi mempertanyakan Tuhan tetapi mempercayai Tuhan atas apapun juga yg terjadi, dimulai dari perubahan cara pandangnya atas hidup ini.

Memahami Firman Tuhan itu penting sekali sehingga kita bisa melihat hidup ini dari kacamatanya Tuhan bukan dari kacamata kita sendiri. Mempertanyakan Tuhan artinya kita sedang melihat hidup ini dari kacamatanya diri kita sendiri. Habakuk semula melihat hidup ini dari kacamatanya sendiri sehingga ketika bangsa Babel menjajah Israel, dia sempat mempertanyakan Tuhan. Namun dia segera sadar dan kembali kpd Firman Tuhan yg mengubah cara pandangnya.

Setelah Habakuk kembali kpd Firman Tuhan, matanya dicelikan sehingga dia dpt melihat bhw dalam hidup ini yg terpenting adalah Tuhan. Perhatikan ungkapan iman Habakuk diakhir tulisannya yg sdh mengalami perubahan cara padang.

Habakkuk 3:17-19 (TB) 
17 Sekalipun pohon ara tidak berbunga,
pohon anggur tidak berbuah,
hasil pohon zaitun mengecewakan,
sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan,
kambing domba terhalau dari kurungan,
dan tidak ada lembu sapi dalam kandang,
18 namun AKU AKAN BERSORAK-SORAK DI DALAM TUHAN, BERIA-RIA DI DALAM ALLAH YANG MENYELAMATKAN AKU.
19 ALLAH Tuhanku itu kekuatanku:
Ia membuat kakiku seperti kaki rusa,
Ia membiarkan aku berjejak di bukit-bukitku.

Kepercayaan Habakuk kpd Tuhannya tetap teguh tak tergoyahkan apapun juga yg terjadi dalam hidupnya.
Apa yg terjadi dalam diri Habakuk juga terjadi dalam diri Asaf yg menulis Mazmur 73. Asaf akhirnya mengubah cara pandangnya dari yang semula melihat hidup ini dari kacamatanya sendiri ganti dg kacamata Firman Tuhan. Dan dia menemukan hal yg sama dg Habakuk bhw dalam hidup ini yg terpenting adalah Tuhan, perhatikan baca baik2 ayat di bawah ini.

Psalms 73:2-28 (TB)
2 Tetapi aku, sedikit lagi maka kakiku terpeleset,
nyaris aku tergelincir.
3 Sebab aku cemburu kepada pembual-pembual,
kalau aku melihat kemujuran orang-orang fasik.
4 Sebab kesakitan tidak ada pada mereka,
sehat dan gemuk tubuh mereka;
5 mereka tidak mengalami kesusahan manusia,
dan mereka tidak kena tulah seperti orang lain.
6 Sebab itu mereka berkalungkan kecongkakan
dan berpakaian kekerasan.
7 Karena kegemukan, kesalahan mereka menyolok,
hati mereka meluap-luap dengan sangkaan.
8 Mereka menyindir dan mengata-ngatai dengan jahatnya,
hal pemerasan dibicarakan mereka dengan tinggi hati.
9 Mereka membuka mulut melawan langit,
dan lidah mereka membual di bumi.
10 Sebab itu orang-orang berbalik kepada mereka,
mendapatkan mereka seperti air yang berlimpah-limpah.
11 Dan mereka berkata: ”Bagaimana Allah tahu hal itu,
adakah pengetahuan pada Yang Mahatinggi?”
12 Sesungguhnya, itulah orang-orang fasik:
mereka menambah harta benda dan senang selamanya!
13 Sia-sia sama sekali aku mempertahankan hati yang bersih,
dan membasuh tanganku, tanda tak bersalah.
14 Namun sepanjang hari aku kena tulah,
dan kena hukum setiap pagi.
15 Seandainya aku berkata: ”Aku mau berkata-kata seperti itu,”
maka sesungguhnya aku telah berkhianat kepada angkatan anak-anakmu.
16 Tetapi ketika aku bermaksud untuk mengetahuinya,
hal itu menjadi kesulitan di mataku,
17 sampai aku masuk ke dalam tempat kudus Allah,
dan memperhatikan kesudahan mereka.
18 Sesungguhnya di tempat-tempat licin Kautaruh mereka,
Kaujatuhkan mereka sehingga hancur.
19 Betapa binasa mereka dalam sekejap mata,
lenyap, habis oleh karena kedahsyatan!
20 Seperti mimpi pada waktu terbangun, ya Tuhan,
pada waktu terjaga, rupa mereka Kaupandang hina.
21 Ketika hatiku merasa pahit
dan buah pinggangku menusuk-nusuk rasanya,
22 aku dungu dan tidak mengerti,
seperti hewan aku di dekat-Mu.
23 Tetapi aku tetap di dekat-Mu;
Engkau memegang tangan kananku.
24 DENGAN NASIHAT-MU ENGKAU MENUNTUN AKU,
dan kemudian Engkau mengangkat aku ke dalam kemuliaan.
25 Siapa gerangan ada padaku di sorga selain Engkau?
SELAIN ENGKAU TIDAK ADA YANG KUINGINI DI BUMI.
26 Sekalipun dagingku dan hatiku habis lenyap,
gunung batuku dan bagianku tetaplah Allah selama-lamanya.
27 Sebab sesungguhnya, siapa yang jauh dari pada-Mu akan binasa;
Kaubinasakan semua orang, yang berzinah dengan meninggalkan Engkau.
28 Tetapi aku, aku suka dekat pada Allah;
aku menaruh tempat perlindunganku pada Tuhan ALLAH,
supaya dapat menceritakan segala pekerjaan-Nya.

Ayat 24, Nasihat Tuhan yaitu FirmanNya menuntun dan mengubah cara pandang Asaf atas hidup ini. Betapa dahsyatnya Firman Tuhan itu.

Masih banyak lagi teladan yg ditulis oleh Alkitab betapa pentingnya utk kita kembali kpd Alkitab Firman Tuhan setiap hari supaya cara pandang kita diubah dari melihat hidup ini dg kacamata sendiri menjadi dg kacamatanya Tuhan. Kalau kita lakukan ini maka kita tdk akan mempertanyakan Tuhan atas semua yg terjadi dalam hidup kita, sebaliknya kita akan MEMPERCAYAI TUHAN DENGAN SEGENAP HATI. Ini yg terbaik bagi diri kita dan yg Tuhan sukai.

Ayo ganti kacamata kita dengan membangun budaya suka menikmati & menghidupi Alkitab Firman Tuhan setiap hari krn hanya FirmanNya yg dpt membuat cara pandang kita menjadi baik dan benar sesuai kehendak Tuhan.

Selasa, 29 November 2022

MANUSIA INGIN MENJADI RAJA

MANUSIA INGIN MENJADI RAJA
Problem mans sejak awal diciptakan, mans dg kehendak bebasnya ingin menjadi seperti ALLAH, menjadi raja atas dirinya sendiri, memenuhi kehendaknya sendiri daripada kehendak ALLAH. Ini adalah pemberontakan terhadap perintah Tuhan. Pelanggaran terhadap perintah Tuhan.

Kejadian 3:4-6 (TB)
4 Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: "Sekali-kali kamu tidak akan mati, 
5 tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan MENJADI SEPERTI ALLAH, tahu tentang yang baik dan yang jahat."
6 Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminya pun memakannya. 

1 Yohanes 3:4 (TB) 
4 Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Allah, sebab dosa ialah pelanggaran hukum Allah. 

Keinginan ini terus berkelanjutan. Bangsa Israel menolak Tuhan sbg Raja mereka.

1 Samuel 8:6-8 (TB)
6 Waktu mereka berkata: "Berikanlah kepada kami seorang raja untuk memerintah kami," perkataan itu mengesalkan Samuel, maka berdoalah Samuel kepada TUHAN. 
7 TUHAN berfirman kepada Samuel: "Dengarkanlah perkataan bangsa itu dalam segala hal yang dikatakan mereka kepadamu, sebab bukan engkau yang mereka tolak, tetapi AKULAH YANG MEREKA TOLAK, SUPAYA JANGAN AKU MENJADI RAJA ATAS MEREKA. 
8 Tepat seperti yang dilakukan mereka kepada-Ku sejak hari Aku menuntun mereka keluar dari Mesir sampai hari ini, yakni meninggalkan Daku dan beribadah kepada allah lain, demikianlah juga dilakukan mereka kepadamu. 

1 Samuel 10:19 (TB) 
19 Tetapi sekarang kamu MENOLAK ALLAHMU yang menyelamatkan kamu dari segala malapetaka dan kesusahanmu, dengan berkata: Tidak, angkatlah seorang raja atas kami. Maka sebab itu, berdirilah kamu di hadapan TUHAN, menurut sukumu dan menurut kaummu." 

Penolakan terhadap Tuhan sbg Raja oleh sebagian besar umat mans berlangsung sampai hari ini.

Yohanes 1:11 (TB) 
11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 

John 1:10-11 (NIV) 
10  He was in the world, and though the world was made through him, the world did not recognize him. 
11 He came to that which was his own, but his own did not receive him.

Semua mans kepunyaan Tuhan, ciptaan Tuhan tapi sebagian besar mans menolak Tuhan sbg Pemilik & Raja dalam hidupnya. Buktinya mans tidak peduli dg kehendak Tuhan, mans lebih peduli Tuhan memenuhi kehendaknya. Terlihat dari doa2 yg dipanjatkan sebagian besar selalu berisi permohonan utk kepentingan dirinya sendiri bukan berdoa untuk tanya apa yg menjadi kehendak Tuhan utk hidupnya. Terlihat juga dari sebagian besar mans tidak peduli dg Alkitab Firman Tuhan yg berisi kehendak Tuhan, mans menggunakan ayat2 Alkitab Firman Tuhan utk memenuhi kehendaknya sendiri. Mans lebih suka mengumbar sifat2 kedagingannya daripada sifat2 Kristus dalam hidup sehari2nya. Padahal Alkitab sudah dengan jelas dan tegas mengatakan kalau kita tdk menjadikan Tuhan sbg Raja yaitu dg cara hidup utk melakukan kehendak Sang Raja maka mans tdk dpt masuk dalam Kerajaan Surga

Matius 7:21 (TB) 
21 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.

Ketika mans tidak peduli dg Alkitab Firman Tuhan yg menuntunnya pada kehendak Tuhan, mans sedang menjadi raja atas dirinya sendiri.

So, ayo bangun kesukaan menikmati dan menghidupi Alkitab Firman Tuhan setiap hari, dengan demikian kita menjadikan Yesus sbg Raja & Pemilik atas hidup kita.

Minggu, 27 November 2022

BERAKAR PADA APA

BERAKAR PADA APA
Kalau kita tdk berakar pada Firman Tuhan maka sdh pasti kita akan berakar pada yang lainnya krn hidup ini pasti berakar. Kita pasti punya konsep berpikir itulah akar kita. Kalau konsep berpikir kita berakar pada Firman Tuhan maka hasil atau buah dari pemikiran kita, baik itu perkataan, perbuatan dan jempol (ketikan di smartphone) akan selaras dg Firman Tuhan.

Itulah sebabnya Tuhan mengajarkan utk memenuhi hati pikiran kita dgn Firman Tuhan. Pikiran & perasaan kita berakar pada Firman Tuhan.

Filipi 2:5 (TB) 
5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, 

Kolose 3:16 (VMD) 
16 Hendaklah firman Kristus tinggal di dalam kamu secara melimpah sehingga kamu dapat dengan segala hikmat mengajar dan menasihati satu sama lain. Nyanyikanlah mazmur, kidung pujian, dan lagu-lagu rohani dengan penuh rasa syukur dalam hatimu kepada Allah.

Berakar pada Firman Tuhan artinya hidup setiap saat dalam cinta Firman, bukan beberapa hari sekali atau setiap minggu. 

Kita berakar pada apa dapat terlihat dari kehidupan kita setiap harinya. Kalau kita berakar pada Firman Tuhan maka kita akan bertumbuh menjadi pribadi yang: 
1. Mengasihi Tuhan, pasti mengasihi FirmanNya.
2. Mengasihi sesama

Kalau kedua hal ini tidak terus bertumbuh makin kuat dalam hidup kita, kita perlu evaluasi kita berakar pada apa. Lihatlah bagaimana respon kita sehari2 ketika kita menghadapi masalah apakah kedua hal di atas terlihat makin kuat atau nafsu egois kedagingan kita yg makin nampak jelas. 

Yuk berakar pada Firman Tuhan, ambil Alkitab nikmati & hidupi jadikan kesukaan dalam hidup kita sehari2nya. Dengan demikian kita melatih diri kita utk berakar pada Firman Tuhan. Kita akan menjadi pribadi yg makin cinta Tuhan dan sesama.

NEVER GIVE UP

NEVER GIVE UP
Yang paling mengerikan bukanlah beratnya permasalahan, tapi kehilangan iman saat menghadapi permasalahan. Itulah sebabnya Tuhan mengajarkan untuk iman kita NEVER GIVE UP atau JANGAN MENYERAH. dalam menghadapi apapun juga dalam hidup ini.

2 Corinthians 4:16 (NLT) 
16 That is why we NEVER GIVE UP. Though our bodies are dying, our spirits are being renewed every day.

2 Korintus 4:16 (VMD)  
16 Itulah alasannya kami TIDAK PERNAH MENYERAH. Tubuh jasmani kami semakin tua dan lemah, tetapi roh di dalam kami selalu diperbaharui setiap hari.

Iman kita JANGAN PERNAH MENYERAH dalam menghadapi apapun juga masalah dalam hidup ini. Sekalipun tubuh ini makin merosot karena sakit penyakit, iman kita harus makin kuat di dalam Tuhan.

Paulus telah memberi teladan, dia tetap memelihara iman sampai garis akhir hidupnya.

2 Timotius 4:7 (TB) 
7 Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah MEMELIHARA IMAN. 

Cara satu2nya yang dapat membawa kita NEVER GIVE UP memelihara iman sampai garis akhir adalah dengan teguh berpegang pada Firman Tuhan.

1 Korintus 15:1, 2 (TB)
1 Dan sekarang, saudara-saudara, aku mau mengingatkan kamu kepada Injil yang aku beritakan kepadamu dan yang kamu terima, dan yang di dalamnya kamu TEGUH BERDIRI.
2 Oleh Injil itu kamu diselamatkan, asal kamu TEGUH BERPEGANG PADANYA, seperti yang telah kuberitakan kepadamu — kecuali kalau kamu telah sia-sia saja menjadi percaya.

Ibrani 3:14 (TB) 
14 Karena kita telah beroleh bagian di dalam Kristus, asal saja kita teguh berpegang sampai kepada akhirnya pada keyakinan iman kita yang semula.

1 Tes 2:13 (TPT)
13 This is why we continually thank God for your lives , because you received our message wholeheartedly . You embraced it not as the fabrication of men but as the WORD OF GOD. And THE WORD CONTINUES TO BE AN ENERGIZING FORCE IN YOU WHO BELIEVE

1 Tes 2:13 (Terjemahan The Passion Translation)
13 Inilah sebabnya kami terus-menerus bersyukur kepada Tuhan atas hidupmu, karena kamu menerima pesan kami dengan sepenuh hati. Kamu menerimanya bukan sebagai rekaan manusia tetapi sebagai FIRMAN TUHAN. Dan FIRMAN terus menjadi SUMBER KEKUATAN yang mengalir dan menguatkan di dalam kamu yang percaya.

Roma 15:4 (BIMK)
4 Semua yang tersurat di dalam Alkitab adalah untuk mengajar kita. Sebab pelajaran yang kita terima dari ALKITAB menjadikan kita TABAH dan KUAT sehingga kita dapat berharap kepada Allah.

So, ayo kita bangun budaya menikmati Alkitab Firman Tuhan, teguh berpegang pada Firman Tuhan setiap hari. NEVER GIVE UP nemelihara iman ini sampai garis akhir hidup kita.

Sabtu, 26 November 2022

CIPTAAN

CIPTAAN

Mans adalah ciptaan Tuhan. Pencipta menciptakan sesuatu pasti ada tujuannya artinya kehendak pencipta yg harusnya dilakukan atau dipenuhi oleh ciptaannya. Luar biasanya Tuhan kita adalah DIA ciptakan mans dengan kehendak bebas, artinya mans tidak diciptakan seperti robot tapi punya pilihan apakah mau melakukan kehendak Sang Penciptanya atau tidak. Tuhan mau kita melakukan kehendakNya krn kita mengasihi DIA dg tulus bukan krn terpaksa. Problem mans sejak awal diciptakan adalah mans cenderung ingin melakukan kehendaknya sendiri daripada kehendak Sang PenciptaNya. Tuhan perintahkan Adam & Hawa utk tidak makan buah pohon pengetahuan yg baik & jahat, mans malah mengingininya. Mans berontak terhadap kehendak Sang Penciptanya. Inilah yg membuat mans jatuh ke dalam dosa.

Alkitab mengajarkan bhw tanda kita mengasihi Tuhan adalah kita melakukan kehendakNya atau perintahNya. 

John 14:15 (TB) 
15 ”Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.

Jadi kita melakukan perintahNya karena kita mengasihi Tuhan bukan karena kita mengasihi diri kita sendiri. Ada 2 type orang melakukan perintah Tuhan :

1. Melakukan perintah Tuhan karena kita benar2 mengasihi Tuhan dengan segenap hati segenap jiwa dan akal budi kita. Kita melakukan kehendak Tuhan tidak diukur dari apakah kehendakNya itu baik bagi diri kita atau tidak. Artinya kita benar2 ingin kehendakNya yg terjadi tidak peduli apapun juga dampaknya bagi hidup kita. Apakah hidup kita menjadi lebih baik atau tidak ketika kita melakukan kehendak Tuhan bukanlah menjadi ukuran untuk kita melakukannya. Jadi fokusnya adalah benar2 kehendak Tuhan bukan kehendak pribadi kita. Alkitab mengajarkan kita ini seperti prajurit yg sedang berjuang, tidak memusingkan soal2 penghidupannya, fokus pada kehendak perintah atau kehendak Komandannya.

2 Timotius 2:4 (TB) 
4 Seorang prajurit yang sedang berjuang tidak memusingkan dirinya dengan soal-soal penghidupannya, supaya dengan demikian ia berkenan kepada komandannya.

Tuhan Yesus memberi teladan, ketika DIA diperhadapkan pada pilihan antara melakukan kehendak BAPA yg berakibat penderitaan yaitu salib atau tidak melakukan kehendak BAPA, menghindari salib, DIA tetap memilih kehendak BAPA yang jadi.

Matius 26:38-39 (TB)
38 lalu kata-Nya kepada mereka: "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku."
39 Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."

Paulus memberi teladan bhw kehendak Tuhan di atas kehendak pribadinya, apakah itu nyaman bagi dirinya atau tidak Paulus tidak peduli bahkan nyawanya dia tdk peduli. Paulus bisa saja menghindar utk pergi ke Yerusalem, menghindari penjara dan sengsara, tapi Paulus tetap memilih melakukan apa yg Tuhan kehendaki.

Kisah Para Rasul 20:22-24 (TB)
22 Tetapi sekarang sebagai tawanan Roh aku pergi ke Yerusalem dan aku tidak tahu apa yang akan terjadi atas diriku di situ
23 selain dari pada yang dinyatakan Roh Kudus dari kota ke kota kepadaku, bahwa penjara dan sengsara menunggu aku.
24 Tetapi aku tidak menghiraukan nyawaku sedikit pun, asal saja aku dapat mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepadaku untuk memberi kesaksian tentang Injil kasih karunia Allah.  

Kalau ada sesuatu yg tdk enak terjadi dalam hidup kita, jangan buru2 ngeluh atau ngomel dengan Tuhan. Coba tanya kpd Tuhan apa yg Tuhan kehendaki melalui semuanya ini. Kalau hal ini terjadi karena akibat perbuatan dosa yg kita lakukan, segeralah bertobat karena itu sdh pasti kehendak Tuhan utk hidup kita. Tapi kalau hidup kita sdh kita jaga utk taat kpd Tuhan namun terjadi juga hal2 yg tdk meng-enakkan, tanyalah kpd Tuhan apa kehendak Tuhan dibalik semuanya ini.


2. Melakukan perintah Tuhan karena sebenarnya kita lebih mengasihi diri kita sendiri daripada Tuhan. Melakukan perintah Tuhan supaya kita memperoleh manfaatNya. Jadi fokusnya adalah pada keuntungan atau manfaat bagi diri kita pribadi.

Ciri utama orang yg melakukan kehendak Tuhan dalam hidupnya adalah :
1. Orang itu akan semakin mengasihi Tuhan dan FirmanNya.
2. Orang itu akan semakin mengasihi sesamanya.

Dua hal inilah yg Tuhan kehendaki.

Matius 22:37-39 (TB)
37 Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. 
38 Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
39 Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

Rabu, 23 November 2022

BANGUN BUDAYA TERBAIK

BANGUN BUDAYA TERBAIK
Perumpamaan tentang seorang penabur.

Lukas 8:11-15 (TB)
11 Inilah arti perumpamaan itu: BENIH itu IALAH FIRMAN ALLAH.

12 Yang jatuh di pinggir jalan itu ialah orang yang telah mendengarnya; kemudian datanglah Iblis lalu mengambil firman itu dari dalam hati mereka, supaya mereka jangan percaya dan diselamatkan 
= TIDAK MEMPERCAYAI TUHAN & FIRMANNYA.

13 Yang jatuh di tanah yang berbatu-batu itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menerimanya dengan gembira, tetapi mereka itu tidak berakar, mereka percaya sebentar saja dan dalam masa pencobaan mereka murtad.
= TIDAK BERAKAR PADA FIRMAN TUHAN, AKIBATNYA MUDAH TERCABUT ATAU MURTAD.

14 Yang jatuh dalam semak duri ialah orang yang telah mendengar firman itu, dan dalam pertumbuhan selanjutnya mereka terhimpit oleh kekuatiran dan kekayaan dan kenikmatan hidup, sehingga mereka tidak menghasilkan buah yang matang.
= TIDAK MEMELIHARA FIRMAN TUHAN, AKIBATNYA YANG TUMBUH ADALAH BENIH KEKUATIRAN, KEINGINAN AKAN KEKAYAAN DAN KENIKMATAN HIDUP.

15 Yang jatuh di tanah yang baik itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menyimpannya dalam hati yang baik dan mengeluarkan buah dalam ketekunan."
= ORANG YANG DENGAN SENGAJA, PENUH KESADARAN & USAHA MEMELIHARA FIRMAN TUHAN DALAM HIDUPNYA.

Firman Tuhan digambarkan spt benih. Benih harus dipelihara dengan baik spy dapat bertumbuh subur. Perumpamaan ini mengajarkan bhw kita harus dengan sengaja, penuh kesadaran dan berusaha untuk MEMELIHARA FIRMAN TUHAN dalam hidup kita artinya melatih utk menikmati dan menghidupi Alkitab Firman Tuhan setiap hari, karena kalau tidak kita akan menjadi pribadi seperti ayat di atas:

1. Sulit utk dapat mempercayai Tuhan & FirmanNya. Kita akan lebih percaya pd apa kata fakta realitas hidup ini, nilai2 dunia ini dan logika berpikir kita sendiri daripada apa kata kebenaran Firman Tuhan. Hati pikiran kita lebih banyak sinkron dengan nilai2 dunia daripada nilai2 kebenaran Firman Tuhan. Mempercayai Tuhan dimulai dari mempercayai FirmanNya dan untuk membangunnya dibutuhkan waktu, usaha dan kemauan yg keras, tidak dpt terjadi dg sendirinya secara instan.

2. Mudah menjadi kecewa, marah, ngomel, meragukan, mempertanyakan Tuhan dan pada akhirnya meninggalkan Tuhan atau murtad ketika menghadapi tantangan hidup ini karena tidak berakar kuat atau tidak memiliki iman yg kuat pada Firman Tuhan.

3. Kekuatiran dan nafsu keinginan akan kekayaan dan kenikmatan hidup akan menguasai dan membutakan mata kita dari melihat kehendak Tuhan dalam hidup kita. Kita akan menjadi pribadi yg dalam setiap keadaan atau musim hidup kita tidak peduli dg kehendak Tuhan, lebih peduli pada kehendak diri kita pribadi. Bahkan Tuhan-pun dimanfaatkan untuk memenuhi kehendak pribadi kita bukan kehendak Tuhan.

So, ayo kita membangun budaya yang terbaik dalam hidup kita yaitu budaya menikmati & menghidupi Alkitab Firman Tuhan setiap hari. Selalu belajar melakukan kehendak Tuhan yg tertulis di Alkitab FirmanNya karena itu yang terbaik bagi hidup kita.

Selasa, 22 November 2022

OJO TELAT

OJO TELAT
Dalam hidup ini bahaya sekali kalau kita tdk mengenal Allah dengan baik dan benar. Mungkin kita berkata, "Aku gak kenal Allah namun buktinya sampai saat ini hidupku baik2 aja, bahkan secara ukuran dunia hidup-ku jauh lebih baik dari orang2 yg rajin berusaha mengenal Allah dalam hidupnya. Aku lebih diberkati dan sehat".

Alkitab sudah sangat jelas dan tegas menyatakan bhw kebinasaan menanti mereka yg tdk mau atau enggan mengenal Allah dg baik dan benar.

Hosea 4:6 (TB)  
6 Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah; karena engkaulah yang menolak pengenalan itu maka Aku menolak engkau menjadi imam-Ku; dan karena engkau melupakan pengajaran Allahmu, maka Aku juga akan melupakan anak-anakmu. 

Dan juga tanpa disadari perlahan namun pasti pikiran orang2 yg enggan mengenal Allah menjadi sia2. Ayat di bawah ini menjadi ciri2 orang yg tdk mau mengenal Allah dalam hidupnya.

Roma 1:28-32 (TSI3)
28 Ternyata manusia merasa tidak perlu lagi mengenal Allah. Oleh sebab itu Allah lepas tangan dan membiarkan mereka diperbudak oleh pikiran mereka yang sia-sia, sehingga manusia semakin melakukan apa yang seharusnya tidak boleh mereka lakukan.
29 Hati mereka dikuasai oleh segala macam dosa, seperti berbagai perbuatan cabul, pikiran jahat, kebencian, dan keserakahan. Pikiran mereka penuh dengan iri hati, ingin membunuh, berkelahi, menipu, menyimpan dendam, memfitnah orang lain,
30 dan saling menjelekkan. Mereka benci kepada Allah. Mereka juga kasar, congkak, menyombongkan diri, dan pintar memikirkan cara-cara baru untuk berbuat jahat. Mereka durhaka kepada orangtua,
31 keras kepala, suka ingkar janji, masa bodoh terhadap orang lain, tidak mau memaafkan, dan tidak punya belas kasihan.
32 Mereka sudah tahu Hukum Taurat yang mengatakan bahwa orang yang hidup seperti itu pantas dihukum mati. Tetapi mereka terus saja hidup dalam kejahatan dan memuji orang lain yang juga melakukan kejahatan.

HATI-HATI, kalau kita sudah mulai suka melakukan yg tertulis di ayat di atas, artinya kita sdh mulai enggan mengenal Allah dan hidup kita mulai menjauh dari Allah. Jalan hidup kita sedang menuju kebinasaan. Segeralah bertobat dan bangun kembali pengenalan akan Allah dengan baik dan benar. Tuhan berikan Alkitab FirmanNya untuk memperingatkan kita.

Bagaimana kita membangun pengenalan akan Allah dg baik dan benar?

John 8:30-32 (BIS) 
30 Sesudah Yesus mengatakan semuanya itu, banyak orang percaya kepada-Nya. 
31 Kemudian Yesus berkata kepada orang-orang Yahudi yang sudah percaya kepada-Nya, "Kalau kalian hidup menurut ajaran-Ku kalian sungguh-sungguh pengikut-Ku, 
32 maka kalian akan MENGENAL ALLAH YANG BENAR, dan oleh karena itu kalian akan dibebaskan."

Maz 119:125 (TPT)
125 I need MORE REVELATION FROM YOUR WORD TO KNOW MORE ABOUT YOU, for I’m in love with you!

Mazmur 78:5-6 (BIMK)
5 Kepada bangsa Israel Ia memberi hukum-Nya, dan kepada keturunan Yakub perintah-Nya. Ia menyuruh nenek moyang kita mengajarkannya kepada anak-anak mereka, 
6 supaya angkatan berikut MENGENAL-NYA, lalu meneruskannya kepada anak-anak mereka. 

Mengenal Allah tidak dpt terlepas dari Alkitab FirmanNya dan Roh Kudus yg adalah PribadiNya sendiri yg diberikan tinggal dalam diri orang2 percaya. Roh Kudus akan membimbing kita mengenal Allah dg baik dan benar melalui FirmanNya. Bagian kita adalah ambil Alkitab, nikmati, percayai dan hidupi setiap hari dengan selalu melibatkan Roh Kudus.

John 16:13 (BIS) 
13 Tetapi kalau Roh itu datang, yaitu Dia yang menyatakan KEBENARAN TENTANG ALLAH, kalian akan dibimbing-Nya untuk MENGENAL SELURUH KEBENARAN. Ia tidak akan berbicara dari diri-Nya sendiri tetapi mengatakan apa yang sudah didengar-Nya, dan Ia akan memberitahukan kepadamu apa yang akan terjadi di kemudian hari.

John 15:26 (BIS) 
26 Aku akan mengutus kepadamu Penolong yang berasal dari Bapa. Dialah Roh yang akan MENYATAKAN KEBENARAN TENTANG ALLAH. Apabila Ia datang, Ia akan memberi kesaksian tentang Aku.

INGATLAH SELALU ada bagian yg harus kita lakukan yaitu ambil Alkitab, nikmati, percayai dan hidupi setiap hari.

Hebrews 4:2 (BIS) 
2 Sebab Kabar Baik itu sudah diberitakan kepada kita sama seperti kepada mereka. Namun kepada mereka, berita itu tidak ada gunanya. Sebab ketika mereka mendengarnya, mereka tidak percaya.

Yakobus 1:22 (TB)  
22 Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.

Jadikan apa kata Tuhan melalui FirmanNya sebagai patokan, standard, tolok ukur, kompas, GPS, pedoman, petunjuk dan arahan perjalanan hidup kita di dunia ini, dengan demikian arah hidup kita sudah pasti menuju kekekalan bersama Tuhan didalam KerajaanNya. 

Namun kalau kita jadikan standar apa kata dunia ini sbg patokan, standard, tolok ukur, kompas, GPS, pedoman, petunjuk dan arahan perjalanan hidup kita di dunia ini, maka sudah pasti perjalan hidup ini yg kelihatannya sementara waktu menyenangkan pada ujungnya adalah kebinasaan kekal.

Tuhan sangat sayang kita semua, kalau kita masih hidup sampai saat ini, itu artinya masih ada kesempatan bagi kita utk membangun pengenalan akan Tuhan dg baik dan benar. 

Ojo telat, Yuk cintai Firman Tuhan sebelum terlambat.

KEPENGIN TAHU

KEPENGIN TAHU Apa yang menjadi kepengin tahuan kita dalam hidup ini, menunjukan jati diri kita yang sebenarnya. Jati diri anak Tuhan terliha...