Minggu, 08 Oktober 2017

SHBYB - 08Okt17 Hati yang TERUJI

SETIAP HARI BERSAMA YESUS BAPAKU
The Year of Encountering Christ in His Word

Minggu, 08Okt17
Bpp

HATI YANG TERUJI
Zakharia 13:9 (TB) 
Aku akan menaruh yang sepertiga itu dalam api dan akan memurnikan mereka seperti orang memurnikan perak. Aku akan menguji mereka, seperti orang menguji emas. Mereka akan memanggil nama-Ku, dan Aku akan menjawab mereka. Aku akan berkata: Mereka adalah umat-Ku, dan mereka akan menjawab: TUHAN adalah Allahku!"

"As fire purifies gold and silver, you will be purified and made more like Christ".

Zakharia menubuatkan Tuhan sedang mencari suatu umat yg hatinya benar2 utk DIA saja. Tuhan tdk mau pengikut yg punya mental gampangan artinya hatinya tdk sungguh2 mengasihi DIA krn itu Tuhan ijinkan masa pemurnian utk menguji iman para pengikutNya.

Markus 9:49 (TB) 
Karena setiap orang akan digarami dengan api.

1 Petrus 4:12 (TB)  Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu.

1 Petrus 1:6-7 (TB)
6 Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan.
7 Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu — yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api — sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya.

Ayub mengalami ujian yg berat dalam hidupnya. Dia kehilangan anak2nya, hartanya bahkan kesehatannya. Istri dan sahabat2nya juga menyalahkan dia. Di tengah2 ujian yg Ayub alami, Ayub tdk berbuat dosa, dia tdk melampiaskan kekesalannya dgn memuaskan kedagingannya akan dosa. Hati Ayub juga tdk tergoyahkan dari Allahnya. Ayub tetaplah mempercayai Allahnya dg segenap hati.

Ayub 2:10
Tetapi jawab Ayub kepadanya: "Engkau berbicara seperti perempuan gila! Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?" Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya.

Belajar dari Ayub, dalam menghadapi semuanya ini, yg pertama Ayub bereskan adalah sikap hatinya :
- Ayub mengevaluasi hatinya apakah ada dosa yg belum dibereskan. Kerendahan hati utk dievaluasi dan bertobat.
- Ayub menetapkan hatinya utk tetap mengikut & mempercayai Allahnya.

Ayub 23:10-12 (TB)
10 Karena Ia tahu jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas.
11 Kakiku tetap mengikuti jejak-Nya, aku menuruti jalan-Nya dan tidak menyimpang.
12 Perintah dari bibir-Nya tidak kulanggar, dalam sanubariku kusimpan ucapan mulut-Nya.

Sikap seperti Ayub inilah yg diharapkan Tuhan ada dlm diri anak2Nya. Hati yg teruji benar2 mengasihi Tuhan apapun juga kondisi yg di hadapinya.

Kita tdk akan pernah tahu kapan ujian akan datang dlm hidup kita, yg bisa kita lakukan adalah mempersiapkan iman ini agar tdk tergoyahkan ketika ujian datang. Cintai dan hidupilah Firman Tuhan krn hanya Firman-lah yg dpt menguatkan iman ini agar tetap kuat tak tergoyahkan.

Lukas 6:47-48 (TB)
47 Setiap orang yang datang kepada-Ku dan mendengarkan perkataan-Ku serta melakukannya — Aku akan menyatakan kepadamu dengan siapa ia dapat disamakan —,
48 ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah: Orang itu menggali dalam-dalam dan meletakkan dasarnya di atas batu. Ketika datang air bah dan banjir melanda rumah itu, rumah itu tidak dapat digoyahkan, karena rumah itu kokoh dibangun.

Hati yg teruji adalah hati yg diwarnai dan dikuasai sepenuhnya oleh Firman Tuhan.

SHBYB - 08Okt17 Penggembalaan vs Penyesatan

SETIAP HARI BERSAMA YESUS BAPAKU
The Year of Encountering Christ in His Word

Minggu, 08Okt17
Bpp

PENGGEMBALAAN vs PENYESATAN
Amsal 12:26 (TB) 
Orang benar mendapati tempat penggembalaannya, tetapi jalan orang fasik menyesatkan mereka sendiri.

Penggembalaan adalah usaha membimbing jiwa2 sepanjang perjalanan hidup ini agar tdk tersesat dan dapat kembali ke rumah Bapa dg selamat. Ada banyak jalan di kehidupan ini, ada yg sepertinya lurus tapi berujung pada maut.

Amsal 14:12
Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut.

Lawan dari Penggembalaan adalah penyesatan. Usaha penyesatan akan selalu ada selama hidup di dunia ini.

Matius 18:7 (TB) 
Celakalah dunia dengan segala penyesatannya: memang penyesatan harus ada, tetapi celakalah orang yang mengadakannya.

Inilah pentingnya hidup dalam penggembalaan yg sehat agar tdk terjebak dalam jerat penyesatan.

Sabtu, 07 Oktober 2017

SHBYB - 07Okt17 LENGAH

SETIAP HARI BERSAMA YESUS BAPAKU
The Year of Encountering Christ in His Word

Sabtu, 07Okt17
Bpp

LENGAH
Zakharia 7:11-12 (TB)
11 Tetapi mereka tidak mau menghiraukan, dilintangkannya bahunya untuk melawan dan ditulikannya telinganya supaya jangan mendengar.
12 Mereka membuat hati mereka keras seperti batu amril, supaya jangan mendengar pengajaran dan firman yang disampaikan TUHAN semesta alam melalui roh-Nya dengan perantaraan para nabi yang dahulu. Oleh sebab itu datang murka yang hebat dari pada TUHAN.

Batu amril = adamant = kata ini mengacu kepada sejumlah permata yang keras. Kata ini berasal dari bentuk negatif kata Yunani damazo, yang berarti "menundukkan" atau "meremukkan". Jadi, adamant menandakan sesuatu yang tidak dapat dihancurkan. Kata Ibrani di balik ini adalah syamir yang secara harfiah berarti "duri". Inilah kata yang sama yang dipakai orang Israel untuk menunjukkan intan.

Bangsa Israel memutuskan utk mengeraskan hatinya sekeras batu amril, mereka tdk mau mendengar dan melakukan kebenaran Firman Tuhan dalam hidupnya. Mereka memilih utk memberontak melawan Allah.

Mengapa bisa demikian ? Padahal bangsa ini mengalami dipimpin oleh Allah sendiri, mengalami kasih & mujizat Allah, melihat tangan Allah berperang membela mereka, menyaksikan pertolongan Allah, hal2 yg baik dari Allah, tahu & mengerti Firman Allah yg disampaikan oleh para nabi yg Allah utus dan masih banyak lagi pengalaman2 dimana Allah menyatakan diriNya kpd mereka. Tapi nyatanya mereka tetap memutuskan utk mengeraskan hatinya menolak Allah. Mujizat dan penyataan2 Allah ternyata tdklah dpt mengubah hati bangsa Israel, keputusan mereka sendirilah yg mengubah hatinya. Keputusan hati apakah mengasihi Allah atau tdk.

Walaupun kita diperhdpkan pada banyaknya mujizat dan penyataan2 Allah namun kalau hati ini tetap merasa tdk mengasihi Allah maka hati ini tdk akan berubah juga.

Ketika hati ini sdh fokus mengasihi Allah, jagailah dg penuh kewaspadaan spy tdk berbalik arah. Menjaga hati ini tidaklah mudah krn ada banyak godaan dan tanyangan hidup yg tujuannya menggeser fokus hati ini dari Allah.

Sadarilah kelemahan dan ketidak berdayaan hati ini. Hati ini rapuh. Tuhan tahu betul hati manusia, pagi hari mereka bisa bilang cinta, siang hari bisa berubah menjadi benci.

Yohanes 2:24-25 (TB)
24 Tetapi Yesus sendiri tidak mempercayakan diri-Nya kepada mereka, karena Ia mengenal mereka semua,
25 dan karena tidak perlu seorang pun memberi kesaksian kepada-Nya tentang manusia, sebab Ia tahu apa yang ada di dalam hati manusia.

Allah mengasihi mans dan tdk ingin mereka terhilang hidup menjauh dari Allah krn itulah DIA berikan FirmanNya utk menjagai hati ini.

Mazmur 119:11 (TB) 
Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau.

Isilah hati ini dg FirmanNya secara terus menerus spy tdk ada kesempatan bagi iblis mempengaruhi hati ini. Hanya FirmanNya yg dpt menangkal segala benih kejahatan atau kekuatiran atau ketidakkudusan di hati ini.

Semua org butuh Firman Tuhan, tdk peduli org itu sdh lama melayani dan mengikut Allah atau org yg masih baru bertobat, semua butuh Firman Tuhan utk menjagai hati ini. Selalu ada potensi kerapuhan hati kalau tdk kita jagai dg Firman Tuhan. Isilah hati ini dg Firman Tuhan baik atau tdk baik waktunya. Diwaktu senang tetaplah isi hati ini dg FirmanNya, diwaktu sedih jangan tinggalkan FirmanNya.

Percayalah kpd Firman Tuhan lebih dari kpd hati ini. Paksakan hati ini utk setiap hari terus berpaut pd Firman Tuhan walaupun hati ini selalu berkata : "aku kuat".

Hati ini harus selalu dijaga dg penuh kewaspadaan. Lengah sedikit aja akan berujung pada kehancuran yg fatal.

Jumat, 06 Oktober 2017

SHBYB - 06Okt17 Kerjakan Bagian Kita

SETIAP HARI BERSAMA YESUS BAPAKU
The Year of Encountering Christ in His Word

Jumat, 06Okt17
Bpp

KERJAKAN BAGIAN KITA
Zakharia 4:6 (TB) 
Maka berbicaralah ia, katanya: "Inilah firman TUHAN kepada Zerubabel bunyinya: Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku, firman TUHAN semesta alam.

Banyak sekali tantangan yg dihadapi Zerubabel dalam membangun kembali bait Allah. Allah menguatkan Zerubabel melalui nabi Zakharia yg mengingatkan bhw Zerubabel tdklah berjuang seorg diri tetapi ada Allah yg berperang bagi Zerubabel spt yg sudah terjadi dalam sejarah bangsa Israel.

Ulangan 1:30
TUHAN, Allahmu, yang berjalan di depanmu, Dialah yang akan berperang untukmu sama seperti yang dilakukan-Nya bagimu di Mesir, di depan matamu,

Yosua 23:10
Satu orang saja dari pada kamu dapat mengejar seribu orang, sebab TUHAN Allahmu, Dialah yang berperang bagi kamu, seperti yang dijanjikan-Nya kepadamu. 

Bagian Zerubabel hanyalah KETAATAN melakukan apa yg Allah perintahkan.

Dalam perjalanan hidup ini kita tdk berjalan seorg diri, ada Allah yg selalu beserta kita. Allah yg tetap sama dulu, sekarang dan sampai selama2nya. Allah yg berjanji akan selalu menyertai kita dan kalau Allah beserta kita, siapakah lawan kita ?

Roma 8:31
Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?

Kuatkan dan teguhkan hatimu, jangan tawar hati ketika menghadapi tantangan kehidupan ini. Kerjakan bagian kita yaitu ketaatan sisanya serahkan kpd Allah yg selalu beserta dg kita.

Kamis, 05 Oktober 2017

SHBYB - 05Okt17 Orang Bodoh

SETIAP HARI BERSAMA YESUS BAPAKU
The Year of Encountering Christ in His Word

Kamis, 05Okt17
Bpp

ORANG BODOH
Zakharia 1:3 (TB) 
Sebab itu katakanlah kepada mereka: Beginilah firman TUHAN semesta alam: Kembalilah kepada-Ku, demikianlah firman TUHAN semesta alam, maka Aku pun akan kembali kepadamu, firman TUHAN semesta alam.

Firman Tuhan ini disampaikan melalui Nabi Zakharia krn melihat kelesuan rohani bangsa Israel dalam membangun bait Allah yg sempat terhenti hampir selama 10th akibat tekanan tantangan dari musuh2 disekitar mereka. Nabi Zakharia melihat bangsa Israel mulai menjauh lagi dari Tuhan. Zakharia mengajak bangsa Israel agar kembali kpd Tuhan.

Nabi Zakharia ini lahir selama masa pembuangan bangsa Israel di Babel. Ketika raja Koresh dari Persia mengalahkan Babel, Koresh mengeluarkan keputusan bhw para tawanan di pembuangan bisa pulang ke tanah air mereka. Nabi Zakharia & Nabi Hagai ikut pulang kembali ke Yerusalem bersama kelompok pertama dengan tujuan membangun kembali bait Allah yg telah hancur. Jadi Tuhan kirimkan 2 nabinya utk mengingatkan bangsa Israel akan pentingnya membangun bait Allah, membangun kehidupan rohani mereka. Tuhan sangat peduli dgn kehidupan rohani bangsa Israel.

Membangun kehidupan rohani lebih banyak tantangannya daripada membangun kehidupan jasmani ini. Mengapa bisa demikian? Iblis tahu ketika kerohanian seseorg menjadi kuat maka imannya akan sulit utk digoyahkan oleh apapun juga yg terjadi dalam hidupnya. Inilah sebabnya iblis dgn berbagai macam cara berusaha agar kehidupan rohani tdk terbangun dengan baik.

Kehidupan rohani seperti sebuah pondasi pada sebuah bangunan. Mau sebaik atau seindah atau sekuat apapun juga bangunan yg dibangun kalau pondasinya tdk kuat suatu saat akan roboh hancur berantakan. Ketika seseorg melalaikan membangun kehidupan rohaninya, tinggal tunggu waktu saja,  saat kehancuran pasti akan tiba.

Matius 7:26-27 (TB)
26 Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan ORANG YANG BODOH, yang mendirikan rumahnya di atas pasir.
27 Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga RUBUHLAH rumah itu dan HEBATLAH KERUSAKANNYA."

Luk 12:20 — Luk 12:21 (NLT Study Bible Text,)
20 “But God said to him, ‘You FOOL! You will die this very night. Then who will get everything you worked for?’
21 “Yes, a person is a FOOL to store up earthly wealth but not have a rich relationship with God.”

Firman Tuhan dg tegas menyatakan hanya org bodoh yang membangun rumah di atas pasir, begitu juga hanya org bodoh yg tdk mau peduli dgn kehidupan rohaninya.

Rabu, 04 Oktober 2017

SHBYB - 04Okt17 Perhatikan Pondasinya

SETIAP HARI BERSAMA YESUS BAPAKU
The Year of Encountering Christ in His Word

Rabu, 04Okt17
Bpp

PERHATIKAN PONDASINYA
Hagai 1:2-4 (TB)
2 "Beginilah firman TUHAN semesta alam: Bangsa ini berkata: Sekarang belum tiba waktunya untuk membangun kembali rumah TUHAN!"
3 Maka datanglah firman TUHAN dengan perantaraan nabi Hagai, bunyinya:
4 "Apakah sudah tiba waktunya bagi kamu untuk mendiami rumah-rumahmu yang dipapani dengan baik, sedang Rumah ini tetap menjadi reruntuhan?

Nabi Hagai menegur bangsa Israel yg kembali dari pembuangan ke Yerusalem krn mereka lebih sibuk membangun rumah mereka daripada bait Allah. Mereka sibuk memenuhi kebutuhan jasmani mereka dan melalaikan kebutuhan rohaninya.

Dalam hidup ini kita harus melihat pemenuhan ke dua kebutuhan ini dgn porsi yg benar. Pemenuhan kebutuhan rohani dibutuhkan sebagai pondasi kehidupan kita. Jadi pemenuhan jasmani tanpa pemenuhan rohani adalah seperti membangun rumah tanpa pondasi. Kelihatannya terbangun dgn bagus, megah dan kokok tapi ketika angin badai menerpa akan segera roboh.

Lukas 6:47-48 (TB)
47 Setiap orang yang datang kepada-Ku dan mendengarkan perkataan-Ku serta melakukannya — Aku akan menyatakan kepadamu dengan siapa ia dapat disamakan —,
48 ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah: Orang itu menggali dalam-dalam dan meletakkan dasarnya di atas batu. Ketika datang air bah dan banjir melanda rumah itu, rumah itu tidak dapat digoyahkan, karena rumah itu kokoh dibangun.

Kualitas kehidupan rohani tdk tampak kasat mata, inilah sebabnya banyak yg melalaikannya. Melalaikan kehidupan rohani sama dengan melalaikan pembangunan pondasi pada sebuah bangunan. Jadi pemenuhan kebutuhan rohani sangatlah penting. Ini bukan berarti kita melalaikan pemenuhan kebutuhan jasmani. Kedua pemenuhan kebutuhan ini haruslah berjalan seimbang. Firman Tuhan dg jelas menyatakan bhw mans hidup bukan dari roti saja tetapi dari setiap Firman yg keluar dari mulut Allah. Artinya utk hidup normal mans butuh pemenuhan kebutuhan jasmani dan juga rohani. Kalau salah satunya tdk terpenuhi maka kehidupan kita menjadi abnormal, tdklah heran kita akan mudah emosional, galau, kuatir, takut, sombong, angkuh, iri hati, dengki, merasa benar sendiri, tdk ada damai, dll.

Matius 4:4
Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah."

Ketika seorg membangun sebuah rumah, dia pasti akan memperkuat pembangunan pondasi dan memperindah bangunannya. Jangan lalaikan pembangunan pondasi agar tdk menyesal dikemudian hari.

Selasa, 03 Oktober 2017

SHBYB - 03Okt17 Kembalikan Hatinya

SETIAP HARI BERSAMA YESUS BAPAKU
The Year of Encountering Christ in His Word

Selasa, 03Okt17
Bpp

KEMBALIKAN HATINYA
Zefanya 3:2 (TB) 
Ia tidak mau mendengarkan teguran siapa pun dan tidak mempedulikan kecaman; kepada TUHAN ia tidak percaya dan kepada Allahnya ia tidak menghadap.

Ayat ini menunjukkan kondisi bangsa Yehuda pada saat itu. Nabi Zefanya berusaha mengingatkan agar mereka kembali kpd Tuhan. Kondisi bangsa Yehuda yg semula umat Tuhan skrg sdh menjauh dari Tuhan. Mereka lebih mengikuti memuaskan nafsunya, ego-nya, daripada hidup benar di hadapan Tuhan. Kondisi ini tdk terjadi dalam waktu yg singkat, tetapi dimulai dari kompromi kecil2an dlm hidup mereka. Kompromi dg cara hidup bangsa2 sekitarnya yg tdk mengenal Tuhan.

Hakim-hakim 3:4-7 (TB)
4 Mereka itu ada di sana, supaya Ia mencobai orang Israel dengan perantaraan mereka untuk mengetahui, apakah mereka mendengarkan perintah yang diberikan TUHAN kepada nenek moyang mereka dengan perantaraan Musa.
5 Demikianlah orang Israel itu diam di tengah-tengah orang Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus.
6 Mereka mengambil anak-anak perempuan, orang-orang itu menjadi isteri mereka dan memberikan anak-anak perempuan mereka kepada anak-anak lelaki orang-orang itu, serta beribadah kepada allah orang-orang itu.
7 Orang Israel melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, mereka melupakan TUHAN, Allah mereka, dan beribadah kepada para Baal dan para Asyera.

Kondisi di atas juga banyak terjadi dijaman skrg ini. Kompromi kecil2an membuat org menjauh dari Tuhan. Dijaman skrg ini dunia sosmed (sosial media) mulai menarik perhatian kita, dunia sosmed tdklah salah tapi ketika ketertarikkan kita akan dunia ini melebihi ketertarikkan kita akan membaca FT, WASPADALAH WASPADALAH!!!

Kompromi kecil2an spt ini tampaknya tdk berbahaya tetapi perlahan namun pasti mulai menguasai pikiran dan hati, membuatnya menjauh dari Tuhan. Tidak ada waktu lagi utk Tuhan.

Tuhan sdh tdk menjadi yg nomor satu dalam hidupnya, memuaskan ego yg jadi nomor satu dalam hidupnya. Ketika masalah datang, mereka akan cenderung menyelesaikannya dg caranya sendiri bukan lagi caranya Tuhan.

Beberapa bulan ini kami diperhadapkan banyak kasus keluarga mau cerai. Kami perhatikan kondisi org2 ini sdh tdk lagi mau peduli dg kebenaran FT. Bagi mereka memuaskan emosi, nafsu, ego-nya itulah yg utama. Sepertinya mata mereka sdh tdk lagi dpt melihat Kebenaran Firman Tuhan. Mereka lebih suka mencurahkan kejengkelan, kemarahan, ketidakpuasan, sakit hatinya terhdp pasangannya. Dan yg sangat disayangkan mereka cenderung ambil keputusan yg melawan dg kehendak Tuhan dan mereka tdk peduli itu. Melawan Tuhan bagi mereka bukanlah masalah yg besar.

Ketika kami diperhadapan dg org2 yg seperti ini, Tuhan ingatkan kami utk membawa hati mereka kembali kpd Tuhan terlebih dahulu. Membetulkan sikap hatinya di hadapan Tuhan terlebih dahulu. Tuhan ajarkan agar kami tdk terjebak dalam benang kusut permasalahan mereka yg hanya bisa membuat kepala kami ikut pusing memikirkannya. Jadi kami memutuskan utk terus fokus membawa hati mereka kembali kpd kebenaran FT terlebih dahulu, pertobatan sejati.

Kami yakin ketika hati mereka kembali kpd Tuhan maka mereka akan punya cara pandang yg berbeda terhdp permasalahan yg sdg mereka hadapi. Mereka akan dpt melihat masalah mereka dgn cara pandang Firman Tuhan, bukan lagi cara pandang mereka sendiri.

Kembalikan hati mereka kpd Tuhan terlebih dahulu, jangan pusingkan masalah mereka. Inilah yg ingin saya bagikan ketika kita meng-konseling anggota CG kita yg sdg bermasalah. Hati yg dipulihkan akan mencerahkan pikiran mereka dan memampukan mereka utk mengambil keputusan yg benar dalam hidup ini.

Keputusan yg benar dimulai dari sikap hati yg benar terlebih dahulu.

KEPENGIN TAHU

KEPENGIN TAHU Apa yang menjadi kepengin tahuan kita dalam hidup ini, menunjukan jati diri kita yang sebenarnya. Jati diri anak Tuhan terliha...