Rabu, 10 April 2019

Maturity - 10Apr19 UPAH

10 April 2019
UPAH

1 Korintus 9:18 (TB) 
Kalau demikian apakah upahku? Upahku ialah ini: bahwa aku boleh memberitakan Injil tanpa upah, dan bahwa aku tidak mempergunakan hakku sebagai pemberita Injil.

Paulus memberikan teladan dalam mengikut & melayani Tuhan, dia tidak mengharapkan upah, dia tidak menuntut Tuhan utk memberkati hidupnya. Mengikut & melayani Tuhan dgn segenap hati bukanlah usaha memiutangi Tuhan. Kitalah yg berhutang kpd Tuhan krn dosa2 kita telah ditebusNya dan kita telah diselamatkan dari maut berpindah kpd kehidupan yg kekal bersamaNya.

Roma 8:12 (TB) 
Jadi, saudara-saudara, kita adalah orang berhutang, tetapi bukan kepada daging, supaya hidup menurut daging.

Yohanes 5:24
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.

Ketika kita sdh mengikut Tuhan & melayani dg prosi prioritas cara yg benar namun yg terjadi dlm hidup kita adalah yg sebaliknya bukannya berkat atau kesehatan melainkan tantangan hidup atau sakit penyakit, bagaimana reaksi sikap hati kita. Apakah kita akan protes, mengeluh dan marah kpd Tuhan? Menjadi kecewa dan tdk lagi mau mengikut & melayani Tuhan? Kalau sikap hati kita spt ini sama saja kita merasa memiutangi Tuhan ketika kita mengikut & melayaniNya dan ujung2nya kita akan kecewa dengan Tuhan. Belajar dari sikap hati Paulus, dia menyadari dengan segenap hati bhw hidupnya sdh ditebus dari api neraka oleh darah Yesus itu sdh lebih dari cukup.

Pelayanan Paulus memberitakan injil adalah ungkapan ucapan syukurnya atas keselamatan jiwanya, bukan usaha memiutangi Tuhan. Jadi Paulus tdklah menuntut apa2 dari Tuhan. Paulus adalah rasul yg paling banyak mengalami penderitaan di aniaya dan di penjara, bahkan matinyapun dia disiksa sangat kejam akhirnya dipenggal kepalanya padahal sebelum dia mengenal Tuhan Yesus dia termasuk org yg terpelajar, terpandang dan punya kedudukan yg cukup tinggi sbg murid dari Gamaliel. Ketika tantangan permasalah persoalan dan penderitaan hidup yg dia peroleh ganti pelayanannya memberitaan injil dia tdk mengeluh, protes atau marah atau kecewa dengan Tuhannya.

Kisah Para Rasul 9:11, 15-16 (TB)
11 Firman Tuhan: "Mari, pergilah ke jalan yang bernama Jalan Lurus, dan carilah di rumah Yudas seorang dari Tarsus yang bernama Saulus. Ia sekarang berdoa,
15 Tetapi firman Tuhan kepadanya: "Pergilah, sebab orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang Israel.
16 Aku sendiri akan menunjukkan kepadanya, betapa banyak penderitaan yang harus ia tanggung oleh karena nama-Ku."

2 Korintus 11:23-31 (TB)
23 Apakah mereka pelayan Kristus? — aku berkata seperti orang gila — aku lebih lagi! Aku lebih banyak berjerih lelah; lebih sering di dalam penjara; didera di luar batas; kerap kali dalam bahaya maut.
24 Lima kali aku disesah orang Yahudi, setiap kali empat puluh kurang satu pukulan, 
25 tiga kali aku didera, satu kali aku dilempari dengan batu, tiga kali mengalami karam kapal, sehari semalam aku terkatung-katung di tengah laut.
26 Dalam perjalananku aku sering diancam bahaya banjir dan bahaya penyamun, bahaya dari pihak orang-orang Yahudi dan dari pihak orang-orang bukan Yahudi; bahaya di kota, bahaya di padang gurun, bahaya di tengah laut, dan bahaya dari pihak saudara-saudara palsu. 
27 Aku banyak berjerih lelah dan bekerja berat; kerap kali aku tidak tidur; aku lapar dan dahaga; kerap kali aku berpuasa, kedinginan dan tanpa pakaian,
28 dan, dengan tidak menyebut banyak hal lain lagi, urusanku sehari-hari, yaitu untuk memelihara semua jemaat-jemaat.
29 Jika ada orang merasa lemah, tidakkah aku turut merasa lemah? Jika ada orang tersandung, tidakkah hatiku hancur oleh dukacita?
30 Jika aku harus bermegah, maka aku akan bermegah atas kelemahanku.
31 Allah, yaitu Bapa dari Yesus, Tuhan kita, yang terpuji sampai selama-lamanya, tahu, bahwa aku tidak berdusta.

Alkitab Firman Tuhan telah menjelaskan dengan sejelas2nya arti kehidupan ini, dengan membacanya maka kita akan dituntunnya pada pemahaman cara pandang yg benar akan hidup ini dan sikap hati kita tdk akan salah dalam meresponsi setiap peristiwa yg terjadi dalam hidup kita. Sama seperti Ayub, menghadapi semua tantangan permasalahan persoalan dan penderitaan hidupnya ganti kesalehannya dan hidupnya yg takut akan Tuhan, sikap hatinya benar di hadapan Tuhan.

Ayub 1:1 (TB) 
Ada seorang laki-laki di tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.

Ayub 23:10-12 (TB)
10 Karena Ia tahu jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas.
11 Kakiku tetap mengikuti jejak-Nya, aku menuruti jalan-Nya dan tidak menyimpang.
12 Perintah dari bibir-Nya tidak kulanggar, dalam sanubariku kusimpan ucapan mulut-Nya.

Ayub dalam hidupnya berpedoman pada perintah Tuhan, Firman Tuhan bukan pada yg lain. Itulah yg membuat hidup Ayub tidak menyimpang dari Tuhan.

Alkitab Firman Tuhan menuntun kita memiliki sikap hati & cara pandang yg benar dalam menghadapi kehidupan ini. Mencintai FirmanNya akan menuntun hati kita bersikap benar di hadapan Tuhan. Menjauhi FirmanNya hanya akan membuka potensi kecewa kpd Tuhan dan ujungnya meninggalkan Tuhan.

Firman Tuhan mengajarkan bhw semua yg terjadi dalam hidup kita tujuannya adalah memurnikan iman kita.

1 Petrus 1:6-7 (TB)
6 Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan.
7 Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu — yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api — sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya.

Upah kita dalam mengikut dan melayani Tuhan dengan segenap hati adalah kehidupan kekal bersamaNya itu sdh lebih dari cukup.

1 Korintus 9:25 (TB) 
Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu MAHKOTA YANG ABADI.

Ibrani 11:13, 16 (TB)
13 Dalam iman mereka semua ini telah mati sebagai orang-orang yang tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, tetapi yang hanya dari jauh melihatnya dan melambai-lambai kepadanya dan yang mengakui, bahwa mereka adalah orang asing dan pendatang di bumi ini.
16 Tetapi sekarang mereka merindukan tanah air yang lebih baik yaitu satu tanah air sorgawi. Sebab itu Allah tidak malu disebut Allah mereka, karena Ia telah mempersiapkan sebuah kota bagi mereka.

Sadarilah bhw apa yg kita lakukan utk Tuhan tidak ada apa2nya bila dibandingkan dengan apa yg telah Tuhan Yesus lakukan dalam hidup kita. Jadi sikap hati merasa memiutangi Tuhan hanyalah kesombongan mans semata.

Rabu, 03 April 2019

Maturity - 03April2019 PILIHAN, MAU SERUPA DENGAN SIAPA

03 April 2019
PILIHAN, MAU SERUPA DENGAN SIAPA.

Roma 8:29 (TB) 
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.

Ayat di atas mengingatkan kita bhw tujuan kita hidup di dunia ini adalah utk kembali menjadi serupa dengan gambaran Kristus. Pada awal penciptaan, kita diciptakan serupa dan segambar dengan Allah, karakter kita mencerminkan karakter Allah. Namun mans tidak dapat menguasai kehendak bebas yg Allah berikan dan keinginan dagingannya, mans memilih utk hidup melakukan kehendaknya sendiri, memuaskan kehendaknya dan mengabaikan kehendak Allah. Akibatnya kecenderungan hati mans menjadi jahat adanya.

Kejadian 6:5 (TB) 
Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata,

Kejadian 8:21 (TB) 
Ketika TUHAN mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah TUHAN dalam hati-Nya: "Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan.

Mans memilih utk tdk lagi menjadi serupa dan segambar dgn Allah dengan kecenderungan hatinya. Akibatnya hidup mans menjadi rusak adanya.

Kejadian 6:11-12 (TB)
11 Adapun bumi itu telah rusak di hadapan Allah dan penuh dengan kekerasan.
12 Allah menilik bumi itu dan sungguhlah rusak benar, sebab semua manusia menjalankan hidup yang rusak di bumi.

Atas pilihannya sendiri mans berjalan menuju kehancuran. Kehancuran dalam kehidupan pribadinya, kehidupan keluarganya, bisnis/pekerjaannya. Kehidupan dalam dosa tidak pernah mendatangkan sedikit kebaikanpun dalam hidup mans.

Allah sangat mengasihi mans, Allah berkenan memulihkan hidup mans. Melalui pengorbanan Kristus di kayu salib, Allah menggantikan dan menebus dosa mans.

1 Petrus 1:18-19 (TB)
18 Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas,
19 melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.

Mans dibenarkan di hadapan Allah bukan krn perbuatannya tetapi krn pengorbanan Kristus di kayu salib.

Roma 3:23-24 (TB)
23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,
24 dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.

Efesus 2:8 (TB) 
Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,

Dosa mans sdh ditebus. Mans sdh dibebaskan dari belenggu dosa. Mans dapat kembali menjadi serupa dan segambar dengan Allah. Syaratnya mudah sekali yaitu bertobat dan menerima pengampunan dosa serta menjadikan Yesus sebagai Tuhan & Juruselamatnya. Menjadikan Yesus sebagai Tuhan artinya bukan hanya menjadikan Yesus sebagai panutan, contoh, teladan bagi hidupnya tetapi lebih dari itu semua yaitu menjadikanNya sebagai RAJA & TUAN atas hidupnya. Hidup bukan lagi utk mencari dan memuaskan kehendak pribadi tetapi mencari kehendakNya di atas kehendak pribadi.

Allah tidak pernah memaksakan kehendakNya, semua kembali kpd pilihan kita mans yg punya kehendak bebas. Utk hidup kembali menjadi serupa dengan Kristus, memiliki karakter Kristus, mans harus mengambil keputusan utk mau berubah. Karakter Kristus adalah hidup dalam kehendak Allah. Kemauan utk berubah inilah yg akan menuntun mans kembali dapat menemukan kehendak Allah dalam hidupnya.

Roma 12:2 (TB) 
Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Allah memberikan Alkitab Firman Allah sebagai pelita yg menuntun langkah hidup orang2 percaya utk dapat menemukan kehendak Allah.

Mazmur 119:105 (TB) 
Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.

Kehendak Allah ada tertulis di Alkitab Firman Allah. Jadi untuk tahu kehendak Allah langkah pertama yg harus kita lakukan adalah membaca Alkitab. Mencintai Firman Tuhan, menjadikan Alkitab sebagai bacaan wajib setiap hari, bukan sekedar bacaan biasa yg sambil lalu.

Ibrani 10:7
Lalu Aku berkata: Sungguh, Aku datang; dalam gulungan kitab ada tertulis tentang Aku untuk melakukan kehendak-Mu, ya Allah-Ku."

Tanpa mau membaca Alkitab maka sulit bagi kita utk tahu kehendak Allah dalam hidup kita. Memilih2 ayat Alkitab yg kita sukai aja sama dengan berusaha menggunakan Alkitab utk memenuhi kehendak pribadi bukan kehendak Allah. Kalau kita mau benar2 mencari tahu kehendak Allah mulailah baca keseluruhan Alkitab setahap demi setahap, maka Roh Kudus akan mengajari kita utk mengenal kehendak Allah dengan benar, lengkap & utuh. Mengenal karakter Allah melalui FirmanNya.

Bagaimana caranya menemukan kehendak Allah saat membaca Alkitab? Ada 3 pertanyaan yg harus kita jawab saat kita membaca Alkitab. Saat kita membaca Alkitab temukan:

1. Karakter Allah
Temukan karakter Allah dari ayat2 yg kita baca.

2. Kehendak Allah
Temukan apa yg Allah kehendaki utk kita lakukan.

3. Yang tidak Allah kehendaki
Temukan apa saja yg tidak Allah kehendaki utk kita lakukan.

Setelah menemukan jawaban ke tiga pertanyaan di atas, belajarlah utk melakukannya dalam kehidupan sehari2. Kalau kita lakukan ini secara terus menerus maka hari demi hari karakter kita akan dibentuknya menjadi semakin serupa dengan Kristus.

Pilihan ada di tangan kita, mau serupa dengan siapa karakter kita.

Selasa, 02 April 2019

Maturity - 01Apr19 Mirip Siapakah Saya?

01April2019
MIRIP SIAPAKAH SAYA?

Roma 8:29 (TB) 
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk MENJADI SERUPA DENGAN GAMBARAN ANAK-NYA, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.

Tujuan Allah dalam hidup kita adalah kita diperbaharui utk kembali menjadi serupa dengan gambaran anakNya. Karakter kita hari demi hari diperbaharui menjadi serupa dengan Kristus.

Kolose 3:10 (TB) 
dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya;

Mulailah dari sekarang utk belajar memiliki karakter seperti Kristus. Dimulai dari belajar membaca Alkitab spy kita semakin mengenal Kristus dan kita dapat belajar utk memiliki karakter yang serupa denganNya.

Coba kita renungkan, kalau Kristus ada dalam posisi kita sekarang, menurut Alkitab Firman Tuhan apa yang akan Kristus :

- PIKIRKAN
Filipi 2:5
Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,

- PERKATAKAN
Kolose 3:16
Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur, dan puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu. 

- PERBUAT
1 Petrus 2:12
Milikilah cara hidup yang baik di tengah-tengah bangsa-bangsa bukan Yahudi, supaya apabila mereka memfitnah kamu sebagai orang durjana, mereka dapat melihatnya dari perbuatan-perbuatanmu yang baik dan memuliakan Allah pada hari Ia melawat mereka.

Dengan membangun kebiasaan seperti ini kita sedang belajar utk memiliki karakter yg serupa dengan Kristus.

Kita harus dg penuh kesadaran membangun kebiasaan seperti ini spy kita tdk menjadi serupa dengan dunia ini.

Roma 12:2
JANGANLAH KAMU MENJADI SERUPA DENGAN DUNIA INI, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Kalau kita merenungkan apa yg ada dalam diri kita sendiri, baik itu pikiran perkataan dan tingkah laku kita, mirip siapakah kita? Apakah pikiran, perkataan dan perbuatan kita mencerminkan Kristus atau tidak? Menjadi bahan instropeksi bagi diri kita sendiri apakah kita ini semakin menjadi mirip dgn Kristus atau mirip dgn dunia ini?

Filipi 1:27a
Hanya, hendaklah hidupmu berpadanan dengan Injil Kristus,

"Kalau Kristus ada dalam posisi saya, apa yang akan Kristus pikirkan, katakan dan lakukan?".

Jadikan pertanyaan ini menjadi gaya hidup kita sehari2 baik dalam kehidupan pribadi, hubungan suami istri, keluarga, bisnis/pekerjaan dan pelayanan kita. Maka makin hari karakter Kristus akan semakin nyata dalam hidup kita.

Mari kita renungkan dalam2 pertanyaan singkat berikut ini: "Mirip siapakah saya?"

Senin, 18 Maret 2019

Maturity - 18Mar19 Gula Darah 833

18 Maret 2019
GULA DARAH 833

Kisah Para Rasul 17:11 (TB) 
Orang-orang Yahudi di kota itu lebih baik hatinya dari pada orang-orang Yahudi di Tesalonika, karena mereka menerima firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian.

Oramg Yahudi di kota Berea mendengarkan Paulus berbicara namun tidak langsung diterima atau di tolak, mereka menge-cek kebenarannya dengan berpedoman pada Kitab Suci. Kitab Suci menjadi pegangan hidup mereka.

Dalam hidup ini kita harus punya pegangan hidup sebagai alat kontrol atau pedoman utk mengecek kebenaran2 yg ada disekitar kita. Kalau pegangan kita benar maka benarlah jalan hidup kita, tapi kalau pegangan kita keliru maka kacaulah hidup kita.

Efek obat kemo yg saya minum mengakibatkan kadar gula saya naik. Beberapa hari yg lalu saya cek kadar gula darah menggunakan alat yg saya beli di th2013 lalu. Batere sudah saya ganti baru. Hasilnya sungguh amat mengejutkan, kadar gula darah saya 833. Langsung saja saya memperketat makanan yg saya makan. Ada kue2 lezat kesukaan yg dengan terpaksa tdk saya makan. Dua hari berjalan terasa menyiksa sekali dg pantangan makanan yg super ketat. Saya hanya bisa melihat istriku makan kue2 kesukaanku. Dosis obat gula juga turut dinaikkan oleh dokter. Hari ke 3 saya coba test kadar gula darah di salah satu apotik dan hasilnya sungguh mengejutkan, ternyata gula darah saya 155.
Koq bisa??? Ternyata alat test saya sudah daluwarsa dan perlu di kalibrasi ulang.
Ya ampun ... siksaan 2 hari yg seharusnya tdk perlu terjadi seandainya saya pakai alat test yg benar.

Demikian juga hidup kita, kalau pegangan hidup kita salah maka semuanya akan kacau. Namun sebaliknya kalau pegangan hidup kita benar maka hidup ini akan jadi benar juga. Penting sekali punya pegangan hidup yg benar. Apa yg menjadi pegangan hidup kita? Apakah uang, jabatan, kata pendeta (pendeta juga mans yg bisa salah), keyakinan budaya nenek moyang, kebiasaan2 adat istiadat, dll. Semuanya ini dapat berubah atau hilang. Milikilah pegangan hidup yg benar yaitu FIRMAN TUHAN karena hanya Firman Tuhanlah :

1. Menuntun kepada keselamatan.
2 Timotius 3:15 (TB) 
Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus.

2. Kebenaran SEJATI
Yohanes 17:17 (TB) 
Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.

3. Tak TERGOYAHKAN tetap utk selama2nya.
1 Petrus 1:25 (TB) 
tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya." Inilah firman yang disampaikan Injil kepada kamu.

Bangunlah kebiasaan mencintai Firman Tuhan lebih dari segala2nya. Jadikan Firman Tuhan sebagai pegangan hidup utk menge-cek semua kebenaran yg ada disekitar kita. Ingatlah bahwa hidup ini hanya sekali dan tak dapat diulang krn itu milikilah pegangan hidup yg BENAR spy kita  tdk tersesat.

Jumat, 15 Maret 2019

Maturity - 15Mar19 Bagian Kita

15 Maret 2019
BAGIAN KITA

Mazmur 17:14-15 (TB)
14 Luputkanlah aku, ya TUHAN, dengan tangan-Mu, dari orang-orang dunia ini yang bagiannya adalah dalam hidup ini; biarlah perut mereka dikenyangkan dengan apa yang Engkau simpan, sehingga anak-anak mereka menjadi puas, dan sisanya mereka tinggalkan untuk bayi-bayi mereka.
15 Tetapi aku, dalam kebenaran akan kupandang wajah-Mu, dan pada waktu bangun aku akan menjadi puas dengan rupa-Mu.

Orang2 yg mencintai dunia ini bagiannya adalah dalam hidup ini, mereka mengejar dunia ini dan menjadi puas ketika perut mereka dikenyangkan oleh dunia ini. Namun bagian yg diinginkan Daud adalah Tuhan sendiri. Daud puas ketika dia tinggal dalam kebenaran utk dpt memandang wajah Tuhan.

Mazmur 16:2 (TB) 
Aku berkata kepada TUHAN: "Engkaulah Tuhanku, tidak ada yang baik bagiku selain Engkau!"

Seringkali kita kagum dengan orang2 yg berhasil dalam hidupnya, orang2 yg sukses, orang2 yg kaya, berprestasi, orang2 yg memiliki jabatan dll. Jarang sekali kita mendengar ada org yg kagum dengan org yg hidup benar, bergaul akrab dengan Tuhan dan memiliki karakter yg semakin serupa dg Kristus. Dunia ini sdh sangat memikat banyak orang, membuat orang terkagum2 dan berlomba2 ingin memilikinya. Hanya sedikit org yg terkagum2 dan ingin memiliki Tuhan dalam hidupnya.

Bagaimana dengan kita, apa yg kita kagumi dalam hidup ini? Kekaguman kita akan menentukan sikap hati kita krn hati ini akan jatuh cinta dengan apa yg dikaguminya.

1 Yohanes 2:15-17 (TB)
15 Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu.
16 Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.
17 Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.

Hiduplah dan bekerjalah dengan giat selama kita masih hidup di dunia ini spy kita tdk menjadi batu sandungan bagi org lain dan spy nama Tuhan dimuliakan. Kita harus bekerja utk menghidupi kehidupan kita selama di dunia ini, namun janganlah hati ini melekat kpd dunia ini, hati ini haruslah melekat kpd Tuhan saja.

Minggu, 10 Maret 2019

Maturity - 09Mar19 Teguh atau Rubuh

09 Maret 2019
TEGUH atau RUBUH

Hanya orang yg cinta Firman Tuhan yg akan dapat bertahan sampai pada kesudahannya. Tuhan Yesus menyatakan hal ini melalui ayat di bawah ini:

Lukas 6:47-48 (TB)
47 Setiap orang yang datang kepada-Ku dan mendengarkan PERKATAAN-KU serta MELAKUKANNYA — Aku akan menyatakan kepadamu dengan siapa ia dapat disamakan —,
48 ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah: Orang itu menggali dalam-dalam dan MELETAKKAN DASARNYA di atas BATU. Ketika datang air bah dan banjir melanda rumah itu, rumah itu tidak dapat digoyahkan, karena rumah itu kokoh dibangun.

Tuhan Yesus menyatakan bhw org yg mencintai Firman Tuhan yaitu org mau menerima dan melakukan FT, diibaratkan sama seperti org yg membangun rumahnya di atas dasar batu. Ketika air bah & banjir melandanya rumah itu tetap kokoh. Orang ini akan dapat tetap kuat dalam melewati semua fase kehidupannya baik suka maupun duka, sampai pada kesudahannya. Sedangkan org yg dalam hidupnya tidak mau mencintai Firman Tuhan diibaratkan seperti membangun rumah tanpa dasar, ketika banjir melandanya rumah itu akan rubuh dan hebatlah kerusakannya. Orang ini akan menjadi orang yg mudah mutung atau mudah meninggalkan Tuhan ketika menghadapi proses kehidupan yg tdk mudah. Orang ini tdk akan dapat bertahan sampai kesudahannya. Firman Tuhan mengatakan orang yg tdk mau mencintai Firman Tuhan, ketika ujian atau permasalahan hidup melanda kehidupannya, imannya akan mudah rubuh dan hebatlah kerusakannya.

Lukas 6:49 (TB) 
Akan tetapi barangsiapa mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah di atas tanah tanpa dasar. Ketika banjir melandanya, rumah itu segera RUBUH dan HEBATLAH KERUSAKANNYA."

MENGGALI DALAM2
Menggali dalam2 sampai menemukan batu utk meletakan pondasi rumah adalah usaha yang keras. Mencintai Firman Tuhan haruslah dibangun dengan usaha yg keras, dimulai dari fase DISIPLIN dalam membaca Alkitab setiap hari. Disiplin membaca Alkitab minimal 1 pasal setiap harinya, mulai dari Perjanjian Baru. Selama 30 hari terus menerus membaca Alkitab tanpa bolong atau absen seharipun. Nanti setelah melewati fase disiplin ini akan naik ke fase berikutnya yaitu fase KEBIASAAN. Membaca Alkitab setiap hari akan menjadi sebuah kebiasaan. Kalau tidak baca Alkitab rasanya ada yg kurang pada hari itu. Setelah 30 hari fase kebiasaan berlalu akan naik ke fase KESUKAAN. Membaca Alkitab menjadi sebuah KESUKAAN, menjadi gaya hidup sehari2, menjadi bagian hidup kita sama spt kebiasaan makan yg sdh menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita. Membaca Alkitab menjadi kerinduan setiap harinya.

Tuhan mencari orang2 yg punya kualitas iman yg unggul yaitu org2 yg punya kualitas iman yg mampu bertahan sampai kesudahannya.

Matius 24:13 (TB) 
Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.

Matthew 24:13 (LASB NIV - Bible Text)
13 but the one who stands firm to the end will be saved.

Matthew 24:13 (MSG)
13 "Staying with it—that's what God requires. Stay with it to the end. You won't be sorry, and you'll be saved.

Hidup ini adalah pilihan. Apakah kita mau menjadi pribadi yg punya kualitas iman yg mampu bertahan sampai kesudahannya atau kualitas iman yg mudah putus di tengah jalan. Perhatikan sungguh2 Firman Tuhan sdh menyatakan bhw hanya orang2 yg mau mencintai Firman Tuhan yg akan dapat bertahan sampai kesudahannya.

Rabu, 06 Maret 2019

Maturity - 05Mar19 GAMPANG

05 Maret 2019
GAMPANG

Yohanes 2:24-25 (TB)
24 Tetapi Yesus sendiri tidak mempercayakan diri-Nya kepada mereka, karena Ia mengenal mereka semua,
25 dan karena tidak perlu seorang pun memberi kesaksian kepada-Nya tentang manusia, sebab Ia tahu apa yang ada di dalam hati manusia.

Mengapa Tuhan Yesus tdk mempercayakan diriNya kpd orang banyak yg mengikutiNya? Krn Tuhan Yesus tahu hati manusia yg gampang berubah2. Ayat sebelumnya menjelaskan mengapa orang banyak mengikutiNya.

Yohanes 2:23 (TB) 
Dan sementara Ia di Yerusalem selama hari raya Paskah, banyak orang percaya dalam nama-Nya, karena mereka telah melihat tanda-tanda yang diadakan-Nya.

Orang banyak mengikutiNya krn mereka takjub dan heran dengan tanda2 yg diadakanNya. Namun ketika Tuhan Yesus menyampaikan Firman Tuhan yg tegas & keras banyak org meninggalkanNya.

Yohanes 6:60, 66 (TB)
60 Sesudah mendengar semuanya itu banyak dari murid-murid Yesus yang berkata: "Perkataan ini keras, siapakah yang sanggup mendengarkannya?"
66 Mulai dari waktu itu banyak murid-murid-Nya mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Dia.

Hati manusia gampang berubah, manusia cenderung mencari apa yg menyenangkan hatinya, apa yg dapat memenuhi kebutuhan prinadinya. Kalau fokus kita dalam mengikut Tuhan adalah kebutuhan diri kita pribadi maka ketika menghadapi masa sulit dalam hidup ini kita akan jadi orang yg gampang meninggalkan Tuhan Yesus.

Belajar dari teladan Tuhan Yesus. Tuhan Yesus hidup di dunia utk melakukan kehendak Bapa, bahkan ketika masa sulit DIA tetap setia melakukan kehendak Bapa.

Lukas 22:42 (TB) 
"Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi."

Hiduplah fokus pada kehendak Allah dengan cara selalu mencintai FirmanNya setiap hari.

Mazmur 119:97 (TB) 
Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari.

Sikap hati yg demikian yaitu sikap hati yg selalu mencari kehendak Allah akan membuat kita menjadi pribadi yg tdk gampang meninggalkan Allah dalam kondisi apapun juga.

KEPENGIN TAHU

KEPENGIN TAHU Apa yang menjadi kepengin tahuan kita dalam hidup ini, menunjukan jati diri kita yang sebenarnya. Jati diri anak Tuhan terliha...