Senin, 07 Oktober 2019

Maturity - 28Ags19 Syarat Berbuah

28 Agustus 2019
SYARAT BERBUAH

Syarat utk dpt berbuah adalah memiliki hubungan/relationship yg akrab dg Tuhan sama seperti ranting hanya akan dpt berbuah kalau dia tinggal pada pokoknya.

Yohanes 15:4-5 (TB)
4 Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.
5 Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.

Ketika kita berbuah maka hidup kita akan :
1. Memuliakan Bapa
2. Benar2 menjadi murid Tuhan.

Yohanes 15:8 (TB) 
Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku."

Buah yg dihasilkan :
1. Buah pertobatan.
Lukas 3:8 (TB) 
Jadi hasilkanlah buah-buah yang sesuai dengan pertobatan. Dan janganlah berpikir dalam hatimu: Abraham adalah bapa kami! Karena aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini! 

Berbicara ttg perubahan hidup. Perubahan dari yg semula hidup menghasilkan perbuatan daging :

Galatia 5:19-21 (TB)
19 Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu,
20 penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,
21 kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu — seperti yang telah kubuat dahulu — bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.

Berubah menghasilkan buah2 Roh :
Galatia 5:22-23 (TB)
22 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
23 kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.

Buah2 Roh hanya dapat dihasilkan ketika kita melalui proses kehidupan dan kita memutuskan utk menyalibkan kedagingan kita, dgn penuh kesadaran mematikan dan membuang perbuatan2 daging ini.

Galatia 5:16, 18, 24-25 (TB)
16 Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.
18 Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat.
24 Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.
25 Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh,

Kolose 3:5-10 (TB)
5 Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala,
6 semuanya itu mendatangkan murka Allah [atas orang-orang durhaka].
7 Dahulu kamu juga melakukan hal-hal itu ketika kamu hidup di dalamnya.
8 Tetapi sekarang, buanglah semuanya ini, yaitu marah, geram, kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor yang keluar dari mulutmu.
9 Jangan lagi kamu saling mendustai, karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya, 
10 dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya;

Dengan penuh kesadaran juga kita mengenakan :

Kolose 3:12-17 (TB)
12 Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran.
13 Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.
14 Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.
15 Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah.
16 Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur, dan puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu. 
17 Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita.

Kalau kita menghasilkan buah2 Roh maka hidup kita akan menjadi berkat bagi sekitar kita dan nama Tuhan akan dimuliakan melalui kehidupan kita. Orang2 akan datang kpd Bapa melihat kehidupan kita.

Matius 5:16 (TB) 
Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."

1 Petrus 2:12 (TB) 
Milikilah cara hidup yang baik di tengah-tengah bangsa-bangsa bukan Yahudi, supaya apabila mereka memfitnah kamu sebagai orang durjana, mereka dapat melihatnya dari perbuatan-perbuatanmu yang baik dan memuliakan Allah pada hari Ia melawat mereka.

Maturity - 28Ags19 Kualitas Setia

28 Agustus 2019
KUALITAS SETIA

Tuhan mencari umatNya yg memiliki kualitas SETIA. Tanpa kualitas setia kita tdk akan dapat menjadi murid Tuhan sampai pada kesudahan hidup kita.

Wahyu 2:10-11 (TB)
10 Jangan takut terhadap apa yang harus engkau derita! Sesungguhnya Iblis akan melemparkan beberapa orang dari antaramu ke dalam penjara supaya kamu dicobai dan kamu akan beroleh kesusahan selama sepuluh hari. Hendaklah engkau SETIA SAMPAI MATI, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan.
11 Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, ia tidak akan menderita apa-apa oleh kematian yang kedua."

Iblis selalu rajin mencobai anak2 Tuhan dg tujuan menguji kualitas kesetiaan anak2 Tuhan. Bagian kita adalah membangun kualitas kesetian dg dasar yg benar. Tanpa memahami kebenaran Firman Tuhan dgn benar maka kualitas kesetiaan kita hanya akan berdasarkan emosi sementara saja. Inilah yg banyak membuat anak2 Tuhan berguguran imannya di tengah jalan.

Belajar dari teladan Rasul Paulus, dia setia sampai akhir hidupnya.

2 Timotius 4:6-8 (TB)
6 Mengenai diriku, darahku sudah mulai dicurahkan sebagai persembahan dan saat kematianku sudah dekat.
7 Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.
8 Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.

Di ayat2 sebelumnya yg tercantum di bawah ini Rasul Paulus mengajarkan kpd Timotius agar dia tidak memalingkan telinganya dari Kebenaran Firman Tuhan, inilah caranya utk membangun kualitas iman yg setia dgn benar.

2 Timotius 4:1-5 (TB)
1 Di hadapan Allah dan Kristus Yesus yang akan menghakimi orang yang hidup dan yang mati, aku berpesan dengan sungguh-sungguh kepadamu demi penyataan-Nya dan demi Kerajaan-Nya:
2 Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.
3 Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya.
4 Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng.
5 Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah tugas pelayananmu!

Dasar kualitas setia yg benar hanyalah Firman Tuhan dan utk memahami kebenaran Firman Tuhan harus dimulai dari kerinduan membaca Alkitab, tanpa baca Alkitab kita tdk akan tahu kebenaran Firman Tuhan.

Setiap hari iblis rajin sekali mencobai kita maka kita harus lebih rajin lagi membaca Alkitab setiap hari.

Maturity - 27Ags19 Sasaran Empuk

27 Agustus 2019
SASARAN EMPUK

Yohanes 10:29 (TB) 
Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapa pun, dan seorang pun TIDAK DAPAT MEREBUT mereka dari tangan Bapa.

Tidak ada yang dapat merebut kita dari tangan Bapa krn Bapa lebih besar daripada siapapun juga, tapi yg seringkali terjadi adalah kitanya sendiri yg berjalan keluar dari dekapan tangan Bapa, akibatnya kita menjadi sasaran empuk iblis yg spt singa berjalan keliling mencari orang yg dapat ditelannya.

1 Petrus 5:8 (TB) 
Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.

Bagaimana caranya kita keluar dari dekapan tangan Bapa? Ketika iman kita mulai goyah, ketika kita mulai meragukan atau tidak lagi mempercayai Bapa dengan segenap hati kita dan ketika kita hidup dalam dosa.

Kekuatiran dan ketakutan adalah tanda kita mulai meragukan dan tidak lagi mempercayai Bapa dalam hidup kita. Kita tidak lagi dapat melihat adanya tangan Bapa yg memelihara hidup kita. Firman Tuhan mengatakan kalau bapa dunia yg jahat saja tahu bagaimana memelihara anaknya, apalagi Allah Bapa kita.

Lukas 11:13a (TB) 
Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga!

Bangunlah selalu iman percaya kita kpd Allah Bapa dalam segala situasi kondisi hidup kita. Jangan ragukan DIA. Bagaimana caranya membangun iman percaya kpd Bapa di hati ini spy tetap teguh? Firman Tuhan mengajarkan bhw iman percaya kita akan timbul ketika kita mendengarkan Firman Kristus.

Roma 10:17 (TB) 
Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

Kita dapat belajar dari Nabi Yeremia, perjalan hidupnya tidaklah mudah, penuh dengan tantangan penderitaan, namun dia memutuskan utk tetap tinggal dalam dekapan tangan Allah Bapanya. Nabi Yeremia memberitakan kebenaran Firman Tuhan, akibatnya dia dibenci bukan hanya oleh rakyat Israel namun juga oleh raja Israel dan dia dipenjara bahkan penjara bawah tanah yg berlumpur yg membuatnya hampir mati. Menghadapi semuanya ini, iman nabi Yeremia tidak goyah, dia tetap percaya kpd Allah Bapanya. Dia memutuskan utk tetap tinggal dalam dekapan tangan Allah Bapanya.

Apa yang membuat iman nabi Yeremia bisa tetap kuat menghadapi semuanya ini? Kecintaannya akan Firman Tuhan yg membuatnya tetap tinggal dalam dekapan tangan Allah Bapa, menjadikan imannya tetap kuat.

Yeremia 15:15-16 (TB)
15 Engkau mengetahuinya; ya TUHAN, ingatlah aku dan perhatikanlah aku, lakukanlah pembalasan untukku terhadap orang-orang yang mengejar aku. Janganlah membiarkan aku diambil, karena panjang sabar-Mu, ketahuilah bagaimana aku menanggung celaan oleh karena Engkau!
16 Apabila aku bertemu dengan perkataan-perkataan-Mu, maka aku menikmatinya; firman-Mu itu menjadi kegirangan bagiku, dan menjadi kesukaan hatiku, sebab nama-Mu telah diserukan atasku, ya TUHAN, Allah semesta alam.

Jeremiah 15:16 (NIV)
16 When your words came, I ate them;
they were my joy and my heart’s delight,
for I bear your name, Lord God Almighty.

Tetap tinggal dalam dekapan tangan Allah Bapa itulah kunci kekuatan nabi Yeremia dan ini menghadirkan pemeliharaan Allah dalam hidup nabi Yeremia. Ketika bangsa Israel ditaklukan dan dibuang oleh raja Babel, hidup nabi Yeremia tetap dalam pemeliharaan Allah.

Yeremia 39:11-14 (TB)
11 Mengenai Yeremia, Nebukadnezar, raja Babel, telah memberi perintah dengan perantaraan Nebuzaradan, kepala pasukan pengawal, bunyinya:
12 "Bawalah dan perhatikanlah dia, janganlah apa-apakan dia, melainkan haruslah kaulakukan kepadanya sesuai dengan permintaannya kepadamu!"
13 Maka Nebuzaradan, kepala pasukan pengawal, beserta Nebusyazban, kepala istana, dan Nergal-Sarezer, panglima, dan semua perwira tinggi raja Babel, mengutus orang --
14 mereka menyuruh mengambil Yeremia dari pelataran penjagaan, lalu menyerahkannya kepada Gedalya bin Ahikam bin Safan untuk membebaskannya, supaya pulang ke rumah. Demikianlah Yeremia tinggal di tengah-tengah rakyat.

Hidup dalam dekapan tangan Allah Bapa adalah hidup tinggal dalam FirmanNya. Hidup diluar Firman Allah hanya akan membuat kita menjadi sasaran empuk iblis.

Maturity - 26Ags19 Menemukan Kehendak Allah

26 Agustus 2019
MENEMUKAN KEHENDAK ALLAH

Matius 7:21-23 (TB)
21 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

Kehendak Allah :
1. Pertobatan yang sejati
Matius 18:3
lalu berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

2. Menghasilkan buah2 pertobatan
Perubahan hidup, buah2 pertobatan harus dihasilkan dengan usaha dan kesadaran.
Matius 3:8-10 (TB)
8 Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan.
9 Dan janganlah mengira, bahwa kamu dapat berkata dalam hatimu: Abraham adalah bapa kami! Karena aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini!
10 Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.

3. Memiliki hubungan yang intim dengan Allah.
Lukas 12:19-21 (TB)
19 Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah!
20 Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti?
21 Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah."

Luke 12:21 (NLT Study Bible Text,)
21 “Yes, a person is a fool to store up earthly wealth but not have a rich relationship with God.”

Kalau kita hidup dalam kehendak Allah maka kita akan punya pengalaman bersama Allah dan kita akan mengalami KASIH ALLAH.

Akibat mengalami kasih Allah maka kita akan dapat : mengasihi Allah dan sesama.

Markus 12:29-31 (TB)
29 Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.
30 Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.
31 Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini."

Bagaimana kita tahu kehendak kehendak Allah dalam pengambilan keputusan sehubungan dgn peristiwa kehidupan sehari2?

1. Berpedoman pada Firman Tuhan.
Kehendak Allah tidak akan bertentangan dengan FirmanNya. Jadikan FT acuan atau pedoman atau kompas dalam hidup ini.

2. Kesepakatan suami istri.
Kita masing2 bertanggung jawab utk memuridkan/membantu pasangan hidup kita utk menjadi serupa dengan Allah. Setiap peristiwa yg terjadi dalam hidup kita bisa menjauhkan kita dari kehendak Allah atau membawa kita semakin dekat dengan kehendak Allah. Kesepakatan suami istri dengan berpedoman pada kebenaran FT akan membantu utk menyeleksi apakah keputusan yg diambil sesuai dg kehendak Allah atau tdk.

Kejadian 1:26-27 (TB)
26 Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."
27 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.

Maturity - 26Ags19 Haus Akan Tuhan

26 Agustus 2019
HAUS AKAN TUHAN

Warga kota Samaria pertama mendengar tentang Yesus adalah Mesias dari perempuan Samaria yg berjumpa dg Tuhan Yesus di sumur Yakub. Dari informasi inilah mereka berbondong2 datang kpd Yesus di sumur Yakub. Mereka haus akan Tuhan, mereka ingin mengalami Tuhan dalam hidupnya krn itu mereka meminta kpd Tuhan Yesus utk tinggal beberapa hari di Samaria. Kehausan akan Tuhan inilah yg membuat penduduk kota Samaria mengalami Tuhan dalam hidup mereka dan banyak yg bertobat kembali kpd Tuhan. Penduduk Samaria mengalami keselamatan dari Tuhan Yesus krn mereka haus akan Tuhan.

Yohanes 4:28-30, 39-42 (TB)
28 Maka perempuan itu meninggalkan tempayannya di situ lalu pergi ke kota dan berkata kepada orang-orang yang di situ:
29 "Mari, lihat! Di sana ada seorang yang mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat. Mungkinkah Dia Kristus itu?"
30 Maka mereka pun pergi ke luar kota lalu datang kepada Yesus.
39 Dan banyak orang Samaria dari kota itu telah menjadi percaya kepada-Nya karena perkataan perempuan itu, yang bersaksi: "Ia mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat."
40 Ketika orang-orang Samaria itu sampai kepada Yesus, mereka meminta kepada-Nya, supaya Ia tinggal pada mereka; dan Ia pun tinggal di situ dua hari lamanya.
41 Dan lebih banyak lagi orang yang menjadi percaya karena perkataan-Nya,
42 dan mereka berkata kepada perempuan itu: "Kami percaya, tetapi bukan lagi karena apa yang kaukatakan, sebab kami sendiri telah mendengar Dia dan kami tahu, bahwa Dialah benar-benar Juruselamat dunia."

Miliki kehausan akan Tuhan dalam hidup ini. Kehausan akan Tuhan membawa kita mengalami Tuhan lebih dan lebih lagi dalam hidup ini dan pengalaman bersama Tuhan akan mengubah hidup kita menjadi lebih baik lagi.

Apakah kita haus akan pribadi Tuhan? Atau kita haus akan berkat2 Tuhan?

Kamis, 15 Agustus 2019

Maturity - 15Ags19 HARAPAN TERBESAR

15 Agustus 2019
HARAPAN TERBESAR

Yohanes 6:27 (TB) 
Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya."

Apa harapan terbesar kita dalam mengikut Tuhan Yesus?
Apakah pada perkara2 dunia ini spt berkat, kekayaan, kesembuhan dan kesuksesan? Atau kehidupan bersama Kristus selama2nya di dalam kekekalan nantinya?

Kalau harapan terbesar kita dalam mengikut Tuhan Yesus pada perkara2 di dunia ini maka sdh pasti kita akan menjadi anak2 Tuhan yg tidak tahan uji. Menjadi anak2 gampang, anak2 Tuhan yg motivasinya dalam mengikut Tuhan berfokus pada dirinya sendiri. Anak2 Tuhan yang egois. Anak2 Tuhan yg suatu hari nanti pasti akan kecewa dan meninggalkan Tuhan Yesus.

Yohanes 6:26, 60, 66 (TB) 
26 Yesus menjawab mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang.
60 Sesudah mendengar semuanya itu banyak dari murid-murid Yesus yang berkata: "Perkataan ini keras, siapakah yang sanggup mendengarkannya?"
66 Mulai dari waktu itu banyak murid-murid-Nya mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Dia.

Beda sekali kalau harapan terbesar kita dalam mengikut Tuhan pada perkara2 kekekalan bersama dgn Tuhan Yesus. Kita akan menjadi anak2 Tuhan yg kuat, yang tahan uji. Fokus hidup kita adalah bagaimana melakukan kehendak Allah dalam hidup ini apapun, dimanapun, bagaimanapun kondisi kita dan berapapun harga yg harus kita bayar, kerinduan kita adalah melakukan kehendak Allah. Kita akan terus mencari apa yg menjadi kehendak Allah dalam kehidupan pribadi kita, dalam kehidupan keluarga, dalam bisnis/pekerjaan kita, dalam pergaulan sosial dan dalam kehidupan sehari2 kita.

Habakuk 3:17-19 (TB)
17 Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang,
18 namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku.
19 ALLAH Tuhanku itu kekuatanku: Ia membuat kakiku seperti kaki rusa, Ia membiarkan aku berjejak di bukit-bukitku.

Mazmur 73:25-26 (TB)
25 Siapa gerangan ada padaku di sorga selain Engkau? Selain Engkau tidak ada yang kuingini di bumi.
26 Sekalipun dagingku dan hatiku habis lenyap, gunung batuku dan bagianku tetaplah Allah selama-lamanya.

Tuhan berkenan kepada anak2Nya yg dalam hidupnya selalu mencari kehendakNya.

Kisah Para Rasul 13:22
Setelah Saul disingkirkan, Allah mengangkat Daud menjadi raja mereka. Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku.

Ciri yg kelihatan jelas dari anak2 Tuhan yg selalu mencari kehendak Allah dalam hidupnya adalah mencintai Firman Tuhan krn kehendak Allah hanya ada dalam FirmanNya.

Yohanes 14:23-24 (TB)
23 Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.
24 Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku.

Harapan terbesar kita dalam mengikut Tuhan terlihat dari prioritas dan gaya hidup kita sehari2. Jadikanlah melakukan kehendak Allah menjadi prioritas utama hidup kita dan membaca Alkitab menjadi gaya hidup kita sehari2.

Maturity - 09Ags19 BERCAHAYA

09 Agustus 2019
BERCAHAYA

Daniel 12:3 (TB) 
Dan orang-orang bijaksana akan bercahaya seperti cahaya cakrawala, dan yang telah menuntun banyak orang kepada kebenaran seperti bintang-bintang, tetap untuk selama-lamanya.

Daniel 12:3 (NLT)
3 Those who are wise will shine as bright as the sky, and those who lead many to righteousness will shine like the stars forever.

Yohanes 17:17 (TB) 
Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.

Tuhan menghargai anak2Nya yang mau ambil bagian dalam proyek menyelamatkan jiwa2 yg terhilang. Ayat Firman Tuhan diatas berkata bhw kita semua yg memuridkan jiwa2 utk datang dan bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan akan bercahaya seperti bintang2 selama2nya. WOW keren khan, coba bayangkan nanti wajah AMEY, wajah JUSA, wajah AYU, wajah READY, wajah ACE akan bercahaya kayak bintang2 dilangit. Keren banget ya. Gak usah perawatan udah bercahaya dengan sendirinya.

So, ayo terus beritakan kabar baik, bimbing jiwa2 utk mengenal Tuhan Yesus.

KEPENGIN TAHU

KEPENGIN TAHU Apa yang menjadi kepengin tahuan kita dalam hidup ini, menunjukan jati diri kita yang sebenarnya. Jati diri anak Tuhan terliha...