Minggu, 07 Januari 2018

SHBYB - 07Jan18 Jalani Aja HIDUP Ini

SETIAP HARI BERSAMA YESUS BAPAKU
Tahun Perubahan Supranatural & Perkenanan

Minggu, 07Jan18
Bpp

JALANI AJA HIDUP INI
Bilangan 20:4
Mengapa kamu membawa jemaah TUHAN ke padang gurun ini, supaya kami dan ternak kami mati di situ?

Bilangan 21:5
Lalu mereka berkata-kata melawan Allah dan Musa: "Mengapa kamu memimpin kami keluar dari Mesir? Supaya kami mati di padang gurun ini? Sebab di sini tidak ada roti dan tidak ada air, dan akan makanan hambar ini kami telah muak." 

Keluar dari Mesir menuju tanah perjanjian, bangsa Israel menghadapi padang gurun. Sepanjang perjalanan di padang gurun mereka mengeluh, protes, marah2 bahkan melawan Allah dan Musa walaupun selama perjalanan di padang gurun yg tdk mudah, mereka tdk sendirian, ada Allah yg selalu menyertai dan memelihara mereka.

Bukti2 penyertaan dan pemeliharaan Allah dalam hidup mereka selama di padang gurun :
- Tiang Awan pada siang spy tdk kepanasan terik matahari
- Tiang Api pada waktu malam spy tdk kedinginan
- Roti Manna
- Burung puyuh
- Mata air
- Kasut dan pakaian tdk rusak selama di padang gurun

1 Korintus 10:1-6 (TB)
1 Aku mau, supaya kamu mengetahui, saudara-saudara, bahwa nenek moyang kita semua berada di bawah perlindungan awan dan bahwa mereka semua telah melintasi laut.
2 Untuk menjadi pengikut Musa mereka semua telah dibaptis dalam awan dan dalam laut.
3 Mereka semua makan makanan rohani yang sama 
4 dan mereka semua minum minuman rohani yang sama, sebab mereka minum dari batu karang rohani yang mengikuti mereka, dan batu karang itu ialah Kristus.
5 Tetapi sungguhpun demikian Allah tidak berkenan kepada bagian yang terbesar dari mereka, karena mereka ditewaskan di padang gurun. 
6 Semuanya ini telah terjadi sebagai contoh bagi kita untuk memperingatkan kita, supaya jangan kita menginginkan hal-hal yang jahat seperti yang telah mereka perbuat,

Namun demikian bangsa Israel tetap saja mengeluh dan protes menghadapi perjalanan di padang gurun. Akibatnya sebagian besar mereka tdk masuk ke tanah Perjanjian.

Mengapa mereka protes, protes, mengeluh, marah2 bahkan melawan Allah dan Musa ?

Problem utama bangsa Israel adalah KETIDAKPERCAYAAN mereka akan adanya RENCANA ALLAH yang baik dalam hidup mereka dan adanya PEMELIHARAAN ALLAH selama mereka berjalan di padang gurun menuju tanah perjanjian.

Ibrani 3:19 (TB) 
Demikianlah kita lihat, bahwa mereka tidak dapat masuk oleh karena ketidakpercayaan mereka.

Ketidakpercayaan ini melahirkan ketidaktaatan akan Firman Tuhan dalam hidup mereka.

Ibrani 4:6, 11 (TB)
6 Jadi sudah jelas, bahwa ada sejumlah orang akan masuk ke tempat perhentian itu, sedangkan mereka yang kepadanya lebih dahulu diberitakan kabar kesukaan itu, tidak masuk karena ketidaktaatan mereka.
11 Karena itu baiklah kita berusaha untuk masuk ke dalam perhentian itu, supaya jangan seorang pun jatuh karena mengikuti contoh ketidaktaatan itu juga.

Firman Tuhan mengingatkan kpd kita semua agar tdk mencontoh apa yg bangsa Israel lakukan. Jalanilah hidup ini dgn segala tantangannya bukan dgn keluhan, omelan, marah2 atau bahkan menjadi apatis terhdp Tuhan, tetapi dgn ucapan syukur akan penyertaan Allah dlm hidup kita.

1 Tesalonika 5:18 (TB) 
Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.

Jalani aja hidup ini dgn terus menjalin hubungan yg akrab dg Tuhan setiap hari maka kita akan selalu dikuatkanNya dan dpt melihat kehidupan ini dari sudut pandangnya Tuhan shg kita akan dpt bersyukur krn Tuhan tdk pernah meninggalkan kita seorg diri. Dengan demikian kita akan terus berjalan bersama Tuhan sampai suatu hari nanti kita akan sampai di tanah perjanjian yg telah Tuhan sediakan, di rumah Bapa di Surga.

Sabtu, 06 Januari 2018

SHBYB - 06Jan18 Pergeseran Fokus HATI

SETIAP HARI BERSAMA YESUS BAPAKU
Tahun Perubahan Supranatural & Perkenanan

Sabtu, 06Jan18
Bpp

PERGESERAN FOKUS HATI
Kejadian 16:2 (TB) 
Berkatalah Sarai kepada Abram: "Engkau tahu, TUHAN tidak memberi aku melahirkan anak. Karena itu baiklah hampiri hambaku itu; mungkin oleh dialah aku dapat memperoleh seorang anak." Dan Abram mendengarkan perkataan Sarai.

Allah sudah berjanji kpd Abram bhw dia akan memiliki anak, namun Sarai istrinya ragu2 akan janji Allah melihat fakta realitas kehidupan bhw dia belum punya anak.

Kejadian 15:4 (TB) 
Tetapi datanglah firman TUHAN kepadanya, demikian: "Orang ini tidak akan menjadi ahli warismu, melainkan anak kandungmu, dialah yang akan menjadi ahli warismu."

Akhirnya Abram ikut terpengaruh juga pada keraguan Sarai dan dia menghampiri Hagar dan lahirlah Ismael. Kehadiran Ismael bukanlah anak yg dijanjikan Allah. Ismael hadir krn fokus Abram berubah akibat pengaruh dari Sarai istrinya. Fokus Abram yg semula percaya penuh kpd Pribadi Allah berubah menjadi fokus kpd kepentingan pribadinya akan janji Allah. Kepentingan pribadi Abram adalah janji Allah bhw dia akan memiliki anak, dan Abram berusaha agar kepentingan pribadinya ini terpenuhi dengan caranya sendiri.

Ketidaktaatan kpd Allah krn fokus yg berubah dari mempercayai Allah sepenuhnya berubah menjadi mengejar kepentingan pribadi akan janji2 Allah mengakibatkan lahirnya Ismael yg membawa pertikaian dlm keluarga Abram.

Kejadian 16:11-12 (TB)
11 Selanjutnya kata Malaikat TUHAN itu kepadanya: "Engkau mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan akan menamainya ISMAEL, sebab TUHAN telah mendengar tentang penindasan atasmu itu.
12 Seorang laki-laki yang LAKUNYA SEPERTI KELEDAI LIAR, demikianlah nanti anak itu; tangannya akan MELAWAN tiap-tiap orang dan tangan tiap-tiap orang akan melawan dia, dan di tempat kediamannya ia akan MENENTANG semua saudaranya."

Kisah Abram ini mengajarkan kpd kita utk lebih mempercayai bhw Pribadi Allah sendiri yg akan memelihara hidup kita. Ketika janji Allah diberikan melalui FirmanNya, hati2 krn kalau kita tdk jaga hati maka akan muncul yg namanya kepentingan pribadi kita akan janji Allah tsb. Janji Allah melalui FirmanNya diberikan utk kebaikkan kita, namun kalau kepentingan pribadi kita akan janji itu yg muncul menguasai hati ini maka fokus hidup kita akan berubah bukan lagi mempercayai pemeliharaan Allah sepenuhnya di hidup ini, berubah menjadi mengejar pemenuhan janji2 Allah dlm hidup kita demi kepentingan kita pribadi. Akhirnya kita terjebak dalam kehidupan yg selalu sibuk menuntut Allah utk memenuhi janji2Nya. Memaksa Allah utk memenuhi janji2Nya menurut waktu dan kehendak diri kita sendiri, bukan lagi menurut waktu dan kehendak Allah.

Hati2 dengan PERGESERAN fokus hati ini. Tetaplah fokus pada mempercayai Allah sepenuhnya sbg Tuhan yg mengasihi dan yg akan memelihara hidup kita, jangan fokus pada menuntut Allah utk memenuhi janji2Nya seolah2 Allah lupa atau tdk mampu memenuhi janji2Nya utk memelihara hidup kita. Pergeseran fokus hati ini akan dpt membuat kita hilang kepercayaan kpd Allah ketika janji2 Allah belumlah terpenuhi dalam hidup kita, bahkan tdk sedikit yg meninggalkan Tuhan krn janji2Nya belum juga tergenapi menurut waktunya. Perlu kita sadari bhw walaupun janji2 Allah belum digenapi tapi pemeliharaan Allah akan tetap ada dlm hidup kita.

Sama spt bangsa Israel, walaupun tanah perjanjian yg dijanjikan Allah belum mereka dptkan namun kehidupan mereka di padang gurun tetaplah diperlihara oleh Allah, buktihya : Allah sediakan air, kirimkan manna dan burung puyuh, kasut dan pakaian mereka tdk rusak selama perjalanan di padang gurun. Sebagian besar bangsa Israel sibuk menuntut janji Allah agar digenapi menurut waktu dan kehendak mereka sendiri bukannya menurut waktu dan kehendak Allah, akibatnya mereka hilang kepercayaannya kpd Allah dan tdk mendpt apa yg telah dijanjikan Allah.

Belajar juga dari Daud, Daud membangun hidupnya utk mengenal Allahnya dgn baik dan benar melalui pergaulan yg akrab dg FirmanNya setiap hari. Akibatnya dalam hidup Daud, dia selalu fokus mengejar kehendak Allah dlm hidupnya bukannya menuntut2 janji2 Allah krn Daud tahu dengan benar siapa Allahnya, yaitu Allah yg sangat mengasihinya dan memelihara hidupnya dengan caraNya yg terbaik. Daud mempercayai Allahnya dengan segenap hatinya.

Mazmur 1:2-3 (TB)
2 tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.
3 Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.

Kisah Para Rasul 13:22
Setelah Saul disingkirkan, Allah mengangkat Daud menjadi raja mereka. Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang BERKENAN di HATI-KU dan yang MELAKUKAN SEGALA KEHENDAK-KU.

Kisah Para Rasul 13:36
Sebab Daud MELAKUKAN KEHENDAK ALLAH pada zamannya, lalu ia mangkat dan dibaringkan di samping nenek moyangnya, dan ia memang diserahkan kepada kebinasaan.

Org yg mengenal Allahnya tdk akan memaksakan kehendaknya kpd Allahnya krn dia percaya penuh kpd Allahnya bhw DIA Allah yg mengasihi dan memelihara hidupnya.

Bangunlah iman yg kuat dlm diri kita bhw Allah kita adalah Allah yg sangat mengasihi kita dan hidup kita aman dalam pemeliharaanNya maka dlm hidup ini kita akan lebih fokus mengejar dan mencari kehendak Allah daripada fokus menuntut Allah utk memenuhi janji2Nya. Janji Allah pasti akan digenapi menurut kehendak dan waktuNya.

Kualitas pengenalan kita akan Allah akan mempengaruhi fokus hidup kita.

Jumat, 05 Januari 2018

SHBYB - 05Jan18 KUALITAS IMAN

SETIAP HARI BERSAMA YESUS BAPAKU
Tahun Perubahan Supranatural & Perkenanan

Jumat, 05Jan18
Bpp

KUALITAS IMAN
Kejadian 15:5-6 (TB)
5 Lalu TUHAN membawa Abram ke luar serta berfirman: "Coba lihat ke langit, hitunglah bintang-bintang, jika engkau dapat menghitungnya." Maka firman-Nya kepadanya: "Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu."
6 Lalu percayalah Abram kepada TUHAN, maka TUHAN memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai KEBENARAN. 

Apa yg membuat Allah memperhitungkan kepercayaan Abram sebagai KEBENARAN ? Kualitas iman percaya yang seperti apakah yg Abram miliki terhdp Allahnya ?

Mari kita lihat lebih teliti lagi kehidupan Abraham.

Ujian terhdp iman percaya Abraham kpd Allahnya dimulai ketika dia dipanggil keluar dari zona nyaman hidupnya bersama ortu dan keluarga besarnya utk keluar pergi ke tempat yg dia sendiri tdk mengetahui tempat yg ditujunya.

Ibrani 11:8 (TB) 
Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui.

Sewaktu Sarah melahirkan Ishak, usia Abraham 100th. Setelah kelahiran Ishak, Sarah tidak lagi melahirkan anak. Jadi Ishak adalah satu2nya anak dari Sarah. Ketika Ishak beranjak remaja, Allah meminta Ishak anak satu2nya yg dimiliki Abraham utk dikorbankan bagiNya dan Abraham taat kpd Allahnya. Disini hati Abraham diuji dan terbukti sudah bhw Abraham lebih mengasihi Allah lebih daripada kepentingan dirinya sendiri akan janji2 Allah yg diberikan kpdnya,

Kejadian 22:12, 15-18 (TB)
12 Lalu Ia berfirman: "Jangan bunuh anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku."
15 Untuk kedua kalinya berserulah Malaikat TUHAN dari langit kepada Abraham,
16 kata-Nya: "Aku bersumpah demi diri-Ku sendiri — demikianlah firman TUHAN —: Karena engkau telah berbuat demikian, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku,
17 maka Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan membuat keturunanmu sangat banyak seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, dan keturunanmu itu akan menduduki kota-kota musuhnya.
18 Oleh keturunanmulah semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, karena engkau mendengarkan firman-Ku." 

Setelah peristiwa ini, tantangan hidup Abraham tidak berhenti tetapi berlanjut. Sarah istrinya meninggal dgn tdk memberinya keturunan lagi. Ishak anaknya menikah dg Ribka namun Abraham belum juga mendpt momongan cucu krn Ribka istrinya Ishak mandul. Baru setelah 20th kemudian, Ribka dikaruniai 2 anak kembar, yaitu Esau & Yakub. Saat itu usia Abraham sdh 160th dan tidak lama kemudian yaitu ketika Esau & Yakub berusia 15th, Abraham meninggal dunia.

Jadi Abraham meninggal dg hanya memiliki 1 anak yaitu Ishak dan 2 cucunya yg masih remaja yaitu Esau dan Yakub. Abraham meninggal dg tidak melihat apa yg dijanjikan oleh Allahnya yaitu keturunanmu sangat banyak seperti bintang dilangit dan seperti pasir di tepi laut. Namun demikian iman Abraham tetap melekat kpd Allahnya. Abraham tdk protes atau marah kpd Allahnya melihat janji2Nya belumlah ditetapi selama hidupnya. Hati Abraham lebih mengasihi Allahnya daripada kepentingan dirinya sendiri akan janji2 Allah dlm hidupnya. Abraham tetap mempercayai Allahnya bhw Allah sanggup menggenapi janjiNya sesuai dgn waktuNya yang TERBAIK. Hati Abraham lebih tertuju kpd Pribadi Allahnya daripada kepentingan pribadinya akan janji2 Allah.

Ibrani 11:8-9, 13 (TB)
8 Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui.
9 Karena iman ia diam di tanah yang dijanjikan itu seolah-olah di suatu tanah asing dan di situ ia tinggal di kemah dengan Ishak dan Yakub, yang turut menjadi ahli waris janji yang satu itu.
13 Dalam iman mereka semua ini TELAH MATI sebagai orang-orang yang TIDAK MEMPEROLEH APA YANG DIJANJIKAN ITU, tetapi yang hanya dari jauh melihatnya dan melambai-lambai kepadanya dan yang mengakui, bahwa mereka adalah orang asing dan pendatang di bumi ini.

Pengenalan Abraham akan Allahnya telah membawa hatinya jauh lebih mengasihi Pribadi Allahnya daripada kepentingan pribadi Abraham sendiri akan janji2 Allah. Kualitas iman Abraham yg spt inilah yg membuat Allah mengakui Abraham sebagai sahabatNya.

Abraham telah menemukan Pribadi Allah yg jauh lebih berharga dibandingkan dgn semua yg ada di dunia ini. Itulah yg menyebabkan Abraham jatuh cinta kpd Allah lebih dari cintanya akan hidupnya sendiri.

Matius 13:44-46 (TB)
44 "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu.
45 Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah.
46 Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, ia pun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu."

Kualitas iman seperti Abraham ini hanya dpt dihasilkan melalui pengenalan yg akrab dg Allah setiap harinya. Kualitas iman yg akan membuat kita tahan banting terhdp apapun juga yg terjadi dalam hidup ini. Kualitas iman yg akan membuat kita terus maju mencintai dan melayani Tuhan Yesus di tengah2 tantangan hidup yg tdklah mudah ini. Kualitas iman yg demikianlah yg menghadirkan perkenanan dari Allah.

Pengenalan kita akan Allah dalam hidup ini akan sangat mempengaruhi kualitas iman kita kepada-Nya krn itu marilah kita terus bergaul akrab dg Tuhan setiap harinya.

SHBYB - 05Jan18 KIRANYA

SETIAP HARI BERSAMA YESUS BAPAKU
Tahun Perubahan Supranatural & Perkenanan

Jumat, 05Jan18
Bpp

KIRANYA
1 Tawarikh 4:10 (TB) 
Yabes berseru kepada Allah Israel, katanya: "Kiranya Engkau memberkati aku berlimpah-limpah dan memperluas daerahku, dan kiranya tangan-Mu menyertai aku, dan melindungi aku dari pada malapetaka, sehingga kesakitan tidak menimpa aku!" Dan Allah mengabulkan permintaannya itu.

Doa Yabes di awali dg kata2 "KIRANYA" yg memiliki arti yg sangat mendalam yaitu berbicara ttg sikap hati Yabes yang :
- Mengenal dan memposisikan Allahnya dg benar
- Mempercayai apapun jawaban Allahnya dg segenap hati
- Mentaati apapun yg menjadi jawaban dari Allah utk doanya ini

Yabes mengambil keputusan di tengah2 penderitaan hidupnya mulai dari garis keturunan Yehuda - Tamar, perkawinan seorg ayah dan menantunya, lingkungan keluarganya yg tidak taat kpd Allah dan kehidupan pribadinya yg dianggap sbg kutukan bahkan oleh ibunya sendiri yg menganggapnya sbg pembawa kesusahan dan penderitaan sesuai dg namanya, Yabes.

Di tengah2 situasi yg buntu tanpa ada yg sanggup menolongnya, Yabes mengambil keputusan utk mengubah hatinya, kembali mempercayai Allah yg disembah oleh nenek moyangnya Allah Abraham Ishak Yakub. Inilah sebabnya Yabes mengalami pertolongan supranatural yg kalau bukan Allah maka tdk ada seorgpun yg sanggup mengubah kehidupan Yabes.

Yabes mulai belajar kembali mengenal Allah Abraham Ishak Yakub dan dia mengalami perjumpaan yg mengubah paradigmanya, dia mengalami Allah yg Maha Kuasa sekaligus Maha Kasih. Inilah sebabnya dgn penuh keberanian dan keyakinan, Yabes dgn kerendahan hatinya menghadap Allah Abraham Ishak Yakub, Allah yg hidup. Doa Yabes menunjukkan kualitas pengenalan yg mendalam penuh dgn rasa hormat & kagum dan sikap hatinya yg percaya penuh ketaatan kpd Allah yg hidup. Itulah sebabnya Yabes tanpa ragu2 mengawali doanya dg kata2 : "Kiranya".

Yabes menyadari dgn siapa dia sedang berhadapan yaitu dg Pribadi Allah yg hidup yg Maha Kuasa dan Maha Kasih. Yabes mengenal dgn benar Pribadi Allahnya yg hidup krn itu dia YAKIN BETUL bhw Allahnya punya kemampuan utk memenuhi apa yg dia doakan. Dibalik keyakinannya ini, Yabes juga memiliki kepercayaan bhw kalau Allahnya belum mengabulkan permintaannya artinya Allah sdh menyediakan yg lebih baik yg telah Allah sediakan baginya. Apapun keputusan Allah terhdp doa yg dipanjatkannya, Yabes mengambil keputusan hati utk taat sepenuhnya.

Di Alkitab juga dikisahkan ada dua orang yg datang kpd Tuhan Yesus dengan sikap hati yang jauh berbeda.

#PERTAMA, seorang yg sakit kusta.
Markus 1:40-41 (TB)
40 Seorang yang sakit kusta datang kepada Yesus, dan sambil berlutut di hadapan-Nya ia memohon bantuan-Nya, katanya: "KALAU ENGKAU MAU, ENGKAU DAPAT MENTAHIRKAN AKU."
41 Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata kepadanya: "Aku mau, jadilah engkau tahir."

Dia datang kpd Tuhan Yesus dg penuh KEYAKINAN mengatakan : "KALAU ENGKAU MAU, Engkau dapat mentahirkan aku."

Kata2 ini menunjukkan bhw org kusta ini :
1- Mengenal dgn benar siapa Tuhan Yesus yg di hadapannya yaitu Pribadi yg penuh Kuasa dan Kasih,
2- Kerendahan hatinya yg menyadari siapa dirinya yaitu org yg berdosa yg tdk layak utk disembuhkan, artinya apapun juga jawaban Tuhan Yesus atas permohonannya ini, dia siap menerima sbg yg terbaik utk dirinya.

#KEDUA, seorang ayah yg anaknya sakit ayan.
Markus 9:21-24 (TB)
21 Lalu Yesus bertanya kepada ayah anak itu: "Sudah berapa lama ia mengalami ini?" Jawabnya: "Sejak masa kecilnya.
22 Dan seringkali roh itu menyeretnya ke dalam api ataupun ke dalam air untuk membinasakannya. Sebab itu JIKA ENGKAU DAPAT berbuat sesuatu, tolonglah kami dan kasihanilah kami."
23 Jawab Yesus: "Katamu: jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!"
24 Segera ayah anak itu berteriak: "Aku percaya. Tolonglah aku yang tidak percaya ini!"

Di tengah2 keputusasaannya, seorg ayah datang kpd Tuhan Yesus dgn sikap hati yg mempertanyakan apakah Tuhan Yesus dpt menyembuhkan anaknya. Hati ayah ini sdh penuh dgn kekecewaan krn anaknya tdk juga sembuh. Kondisi hati yg sdh terpuruk dgn beratnya tekanan hidup ini, membuat imannya lumpuh sehingga ketika dia bertemu dg Tuhan Yesus pernyataan KERAGUAN yang muncul : "JIKA ENGKAU DAPAT berbuat sesuatu, tolonglah kami dan kasihanilah kami."

Tuhan Yesus tahu kondisi hati ini krn itu TUHAN bangkitkan kembali iman ayah anak ini dgn teguran yg membangun : "Katamu: JIKA Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!"

Tantangan hidup seringkali melumpuhkan iman di hati.
WASPADALAH dalam menjalani kehidupan ini, perbanyaklah pergaulan yg akrab dg Tuhan Yesus ditengah2 permasahan atau tantangan hidup ini spy iman kita tdk lumpuh oleh banyaknya tantangan hidup yg harus kita hadapi. Sadarilah bwh selama kita hidup, tdk akan luput dari yg namanya tantangan hidup, jalani dan hadapi kehidupan ini bersama dg Tuhan Yesus. Luangkan waktu utk bergaul akrab dg Tuhan Yesus maka cara pandang kita akan diubahNya sesuai dgn cara pandangNya dan kita akan dibuatNya terus bersemangat menjalani kehidupan ini.

Kamis, 04 Januari 2018

SHBYB - 04Jan18 Bangunlah MEZBAH TUHAN

SETIAP HARI BERSAMA YESUS BAPAKU
Tahun Perubahan Supranatural & Perkenanan

Kamis, 04Jan18
Bpp

BANGUNLAH MEZBAH TUHAN
Kejadian 12:11-13, 16 (TB)
11 Pada waktu ia akan masuk ke Mesir, berkatalah ia kepada Sarai, isterinya: "Memang aku tahu, bahwa engkau adalah seorang perempuan yang cantik parasnya.
12 Apabila orang Mesir melihat engkau, mereka akan berkata: Itu isterinya. Jadi mereka akan membunuh aku dan membiarkan engkau hidup.
13 Katakanlah, bahwa engkau adikku, supaya aku diperlakukan mereka dengan baik karena engkau, dan aku dibiarkan hidup oleh sebab engkau."
16 Firaun menyambut Abram dengan baik-baik, karena ia mengingini perempuan itu, dan Abram mendapat kambing domba, lembu sapi, keledai jantan, budak laki-laki dan perempuan, keledai betina dan unta.

Abram bukanlah org yg SEMPURNA, dia org biasa yg penuh dengan kelemahan. Abram rela tdk mengakui Sarai sbg istrinya bahkan dia juga rela membiarkan istrinya diambil org Mesir demi menyelamarkan dirinya sendiri. Abram bukanlah orang yang sempurna walaupun dia telah menerima janji dari Allah.

Inilah proses kehidupan yg harus dilewati oleh Abram. Kelemahan demi kelemahan, tantangan demi tantangan, Abram terus jalani bersama Allahnya. Abram menyadari dirinya masih terus dalam proses, asal dia berjalan terus bersama Allahnya maka proses ini akan menjadikan dirinya menjadi pribadi yg lebih baik. Itulah sebabnya kemanapun Abram pergi dia selalu mendirikan mezbah bagi Allahnya sebagai tanda bhw dia bergantung dan mengandalkan Allah sepenuhnya.

Kejadian 12:7-8 (TB)
7 Ketika itu TUHAN menampakkan diri kepada Abram dan berfirman: "Aku akan memberikan negeri ini kepada keturunanmu." Maka didirikannya di situ mezbah bagi TUHAN yang telah menampakkan diri kepadanya.
8 Kemudian ia pindah dari situ ke pegunungan di sebelah timur Betel. Ia memasang kemahnya dengan Betel di sebelah barat dan Ai di sebelah timur, lalu ia mendirikan di situ mezbah bagi TUHAN dan memanggil nama TUHAN.

Abram, pribadi yg tdk sempurna, yang mau menyadari kelemahan dan ketergantungannya kpd Allahnya, meletakkan hidupnya sepenuhnya utk mempercayai Allahnya. Inilah yg membuat pribadi Abram diproses menjadi lebih lebih lagi dan Allah tidak segan2 menyebut Abram sbg sahabatNya.

Yakobus 2:23
Dengan jalan demikian genaplah nas yang mengatakan: "Lalu percayalah Abraham kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran." Karena itu Abraham disebut: "Sahabat Allah."

Dalam perjalanan hidup ini kita mans tidak akan pernah menjadi sempurna, kelemahan akan terus ada dlm diri kita krn itu libatkan Tuhan selalu dalam hidup ini spy setiap proses kehidupan yg memunculkan kelemahan kita tdk membuat kita menjadi putus asa dan menyeret kita semakin terpuruk ke bawah. Ijinkan Tuhan melalui proses kehidupan yg memunculkan kelemahan kita ini menyadarkan kita bhw kita butuh Tuhan utk menarik dan membawa hidup kita menjadi lebih baik lagi.

Bangunlah mezbah Tuhan setiap hari sbg tanda kita bergantung penuh kpd Tuhan utk dpt membawa pribadi kita menjadi pribadi2 yg lebih baik lagi dan berkenan di hadapanNya.

Rabu, 03 Januari 2018

SHBYB - 03Jan18 Efek Mencari TUHAN

SETIAP HARI BERSAMA YESUS BAPAKU
Tahun Perubahan Supranatural & Perkenanan

Rabu, 03Jan18
Bpp

EFEK MENCARI TUHAN
Kejadian 8:18, 20 (TB)
18 Lalu keluarlah Nuh bersama-sama dengan anak-anaknya dan isterinya dan isteri anak-anaknya.
20 Lalu Nuh mendirikan mezbah bagi TUHAN; dari segala binatang yang tidak haram dan dari segala burung yang tidak haram diambilnyalah beberapa ekor, lalu ia mempersembahkan korban bakaran di atas mezbah itu.

Nuh dengan penuh KESADARAN dan KESENGAJAAN pertama kali saat keluar dari bahtera yg dia lakukan adalah mencari Tuhan dgn mendirikan mezbah bagi Tuhan. Nuh benar2 mengasihi Tuhan dengan segenap hati dan menempatkan Tuhan pada posisi yg benar yaitu yang TERUTAMA dalam hidupnya. Nuh meluangkan waktunya utk mencari Tuhan. Tidaklah mengherankan kalau Nuh tdk ikut terpengaruh dgn rusaknya moral masyarakat sekitarnya pada jaman itu.

Nuh mengutamakan Tuhan dalam hidupnya krn itulah dia mengalami pemeliharaan Tuhan di tengah2 dunia yg sdh rusak pada waktu itu. Kita semua yg adalah keturunan Nuh juga mengalami dampaknya.

Kejadian 8:21-22 (TB)
21 Ketika TUHAN mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah TUHAN dalam hati-Nya: "Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan.
22 Selama bumi masih ada, takkan berhenti-henti musim menabur dan menuai, dingin dan panas, kemarau dan hujan, siang dan malam."

Efek dari mencari dan mengutamakan Tuhan dalam hidup ini adalah kedamaian di hati ini, sehingga walaupun ada banyak kekacauan terjadi disekitar kita, kita akan tetap dpt menyikapi semuanya ini dgn sikap hati yg benar.

Selasa, 02 Januari 2018

SHBYB - 02Jan18 BERUBAHLAH

SETIAP HARI BERSAMA YESUS BAPAKU
Tahun Perubahan Supranatural & Perkenanan

Selasa, 02Jan18
Bpp

BERUBAHLAH
Lukas 5:37-38 (TB)
37 Demikian juga tidak seorang pun mengisikan anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian, anggur yang baru itu akan mengoyakkan kantong itu dan anggur itu akan terbuang dan kantong itu pun hancur.
38 Tetapi anggur yang baru harus disimpan dalam kantong yang baru pula.

Ayat di atas menyatakan kpd kita bhw kantong-lah yg harus berubah mengikuti anggur yg akan dicurahkan. Bukan kantong yg ditambal sulam spy menjadi baru tetapi kantong yg DIGANTI BARU.

Bagian Tuhan adalah mencurahkan anggur baru. Tuhanlah sumber anggur baru itu. Bagian kita adalah berubah menyesuaikan dg apa yg akan Tuhan curahkan. Kalau sikap hati kita tdk mau berubah maka anggur yg Tuhan curahkan akan mengoyakkan kehidupan kita.

Suara penggembalaan dari Pemimpin kita th2018 adalah tahun Perubahan Supranatural dan Perkenan. Perubahan Supranatural berbicara tentang perubahan yg terjadi bukan krn usaha kita tetapi dari Tuhan. Bagian kita adalah mempersipkan hati ini, hati yg mau berubah sama spt kantong anggur berubah dari yg lama menjadi kantong yg baru utk dapat menerima perubahan Supranatural yg Tuhan siapkan bagi hidup kita.

Dimulai dari perubahan sikap hati krn hati adalah sumber kehidupan ini. Raja Daud menyadari kondisi hatinya yg sarat dengan dosa krn itu dia minta dgn kerendahan hatinya agar Tuhan memberi hati yg BARU. Di tengah2 ketidakberdayaannya raja Daud menyadari bhw hanya Tuhan yg sanggup menolongnya.

Mazmur 51:1, 10 (TB)
1 Untuk pemimpin biduan. Mazmur dari Daud, (51-2) ketika nabi Natan datang kepadanya setelah ia menghampiri Batsyeba. (51-3) Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, hapuskanlah pelanggaranku menurut rahmat-Mu yang besar! 
10 (51-12) Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan roh yang teguh!

Psalms 51:10 (KJV) 
Create* in me a clean heart, O God; and renew a right spirit within me.

(CWSB Dictionary)
*) bārā’: A verb meaning to create. Only God is the subject of this verb. It is used for His creating: heaven and earth (Gen. 1:1); humanity (Gen. 1:27); the heavenly host (Isa. 40:26); the ends of the earth (40:28); north and south (Ps. 89:12[13]); righteousness; salvation (Isa. 45:8); evil (Isa. 45:7). David asked God to “create” in him a clean heart (Ps. 51:10[12]). Isaiah promised that God will create a new heaven and earth (Isa. 65:17).

(Vine's Complete Expository Dictionary)
*) bara‘ (בָּרָא, 1254), “to create, make.” This verb is of profound theological significance, since it has only God as its subject. Only God can “create” in the sense implied by bara‘. The verb expresses creation out of nothing, an idea seen clearly in passages having to do with creation on a cosmic scale: “In the beginning God created the heaven and the earth” (Gen. 1:1; cf. Gen. 2:3; Isa. 40:26; 42:5).

Kita dilahirkan dalam kondisi hati yg berdosa, hati yg berdosa tdklah mungkin dpt menghasilkan hal2 yg baik krn itulah hati kita perlu diubah terlebih dahulu. Diganti dgn hati yg baru oleh pertobatan & kehadiran Roh Allah dlm hidup kita. Hanya Allah yg sanggup menciptakan hati yg baru dalam diri kita.

Kerendahan hati yg mengakui ketidakmampuan diri kita dan mengakui serta mengandalkan Allah saja sepenuhnya. Sikap hati yg menyadari siapa diri kita yg sebenarnya dan siapa Tuhan yg sebenarnya. Sama spt Yabes, ditengah2 ketidakmampuannya dia menyadari adanya Allah yg Maha Kuasa. Yabes merendahkan dirinya mengakui bhw kalau bukan Tuhan yg menolongnya maka dia tdk akan dpt dipulihkan.

1 Tawarikh 4:9-10 (TB)
9 Yabes lebih dimuliakan dari pada saudara-saudaranya; nama Yabes itu diberi ibunya kepadanya sebab katanya: "Aku telah melahirkan dia dengan kesakitan."
10 Yabes berseru kepada Allah Israel, katanya: "Kiranya Engkau memberkati aku berlimpah-limpah dan memperluas daerahku, dan kiranya tangan-Mu menyertai aku, dan melindungi aku dari pada malapetaka, sehingga kesakitan tidak menimpa aku!" Dan Allah mengabulkan permintaannya itu.

1 Chronicles 4:9 (New Living Translation (NLT) Study Bible Notes)
The section on Jabez stands independently, allowing the Chronicler to explain the origin of his name; he is not mentioned previously, although Jabez was listed as the name of a town inhabited by some of the descendants of Hur’s son Salma (2:55). Jabez sounds like a Hebrew word meaning “distress” or “pain.” He received his name because he caused his mother pain, a fulfillment of the curse on Eve (Gen 3:16). Although his name was a curse, he was more honorable than any of his brothers, and his prayer changed the outcome of his life. The prayer is poetic; it consists of a plea for blessing followed by requests for prosperity and protection from harm. His last request might mean “keep me from causing trouble and pain.” God listened to his prayer and removed his curse.

1 Chronicles 4:9 (LASB NIV -  Notes)
4:9, 10 Jabez is remembered for a prayer request rather than a heroic act. In his prayer, he asked God to (1) bless him, (2) help him in his work (“enlarge my territory”), (3) be with him in all he did, and (4) keep him from evil and harm. Jabez acknowledged God as the true center of his life. When we pray for God’s blessing, we should also pray that he will take his rightful position as Lord over our work, our family time, and our recreation. Obeying him in daily responsibilities is heroic living. 4:10 Jabez prayed specifically to be protected from harm and pain. We live in a fallen world filled with sin, and it is important to ask God to keep us safe from the unavoidable evil that comes our way. But we must also avoid evil motives, desires, and actions that begin within us. Therefore, not only must we seek God’s protection from evil, but we must also ask God to guard our thoughts and actions. We can begin to utilize his protection by filling our minds with positive thoughts and attitudes.

Siapakah Yabes?
Dimulai dari Yehuda pergi meninggalkan saudara2nya dan menumpang seorg dari Adulam. Yehuda menikah dg Syua org Kanaan.

Yabes adalah keturunan dari Yehuda & Tamar. Tamar ini adalah anak menantunya yg menikahi 2 anak Yehuda (Er & Onan) dari Syua perempuan Kanaan, namun ke dua anak Yehuda ini jahat di mata Tuhan dan akhirnya mati. Tamar dijanjikan oleh Yehuda akan diberi anaknya ketiga yg masih kecil (Syela) namun Yehuda punya rencana lain dan tdk menikahkan anak ke 3 nya dg Tamar. Sewaktu Yehuda ke Timna dia bertemu dg Tamar yg tdk dia kenali, malahan dia sangka seorg pelacur lalu tidurlah Yehuda dg Tamar dan lahirlah Peres yg menjadi nenek moyang dari Yabes.

Yabes artinya kesusahan atau kesakitan krn ketika ibunya melahirkan Yabes, ibunya sangatlah menderita. Kehadirn Yabes dianggap sbg kutukan yg membawa penderitaan. Di tengah2 kehidupan yg sulit ini, hati Yabes ingat akan adanya Allah yg sangat mengasihi umatnya, krn itu Yabes dgn kerendahan hatinya yg memang sdh sangat direndahkan dlm keluarganya, Yabes memberanikan diri berdoa kpd Allah yg adalah satu2nya pengharapannya. Tidak ada lagi org yg dpt diandalkannya krn semua org sdh mencibirnya sbg pribadi yg membawa kesesahan dalam keluarganya. Di tengah2 situsi seperti ini Yabes menguatkan iman percayanya kpd Allah dan Allah menjawab doa2nya.

Allah berkenan kpd sikap hati yang demikian, sikap hati yg benar2 mengandalkanNya dgn segenap hati.

Yeremia 17:7-8 (TB)
7 Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!
8 Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.

Hati Allah berkenan terhdp sikap hati Yabes krn itulah DIA mengabulkan doa2 Yabes.

Miliki sikap hati yg mau BERUBAH, tdk ada org yg sempurna di hidup ini. Sadarilah ketidakmampuan diri kita dan KEBESARAN ALLAH kita. Rendahkan selalu diri kita dibawah tangan Allah yg kuat maka kita akan ditinggikanNya pada waktuNya.

1 Petrus 5:6 (TB) 
Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya.

KEPENGIN TAHU

KEPENGIN TAHU Apa yang menjadi kepengin tahuan kita dalam hidup ini, menunjukan jati diri kita yang sebenarnya. Jati diri anak Tuhan terliha...