Senin, 25 Januari 2021

24 Januari 2021 JANGAN HANYA SEMANGAT

24 Januari 2021
Hobi Baca Alkitab
JANGAN HANYA SEMANGAT
Saat kita mengalami Tuhan kita akan merasakan terbakar oleh gairah semangat yg tak terkatakan. Namun Alkitab memperingatkan agar kita tdk berhenti sampai disini krn akan bahaya sekali. Perhatikan ayat di bawah ini yg memperingatkan hal ini.

Matius 24:12 (TPT)
12 There will be such an increase of sin and lawlessness that those whose hearts once burned with passion for God and others will grow cold.
(Terjemahan : Akan ada peningkatan dosa dan pelanggaran hukum sehingga mereka yang hatinya pernah terbakar oleh gairah untuk Tuhan dan orang lain akan menjadi dingin)

Melalui Matius pasal 24 ini Tuhan Yesus memperingatkan bhw di akhir jaman akan terjadi masa yg tdk mudah dan orang2 yg dulunya bergairah utk Tuhan berubah drastis menjadi dingin. Rasul Paulus juga menuliskan hal yg sama.

2 Timotius 3:1, 4 (BIMK)
1 Ingatlah ini: Pada hari-hari terakhir akan ada banyak kesusahan. 
4 ... Mereka lebih suka pada kesenangan dunia daripada menuruti Allah.

Melalui ayat2 ini Alkitab sdh memperingatkan agar kita tdk berhenti hanya di "SEMANGAT" dalam mengikut Tuhan saja. Kita perlu berakar di dalam Tuhan.

Kolose 2:6-7 (TB)
6 Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia. 
7 Hendaklah kamu BERAKAR di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.

Dengan sengaja dan penuh kesadaran kita perlu membangun akar kita pd Tuhan melalui FirmanNya krn kalau tdk maka semangat kita akan mudah dingin dalam mengikut Tuhan.

Lukas 8:13 (BIMK)
Benih yang jatuh di tempat yang berbatu ibarat orang yang pada waktu mendengar kabar itu, menerimanya dengan senang hati. Tetapi berita itu tidak berakar dalam hati mereka. Mereka percaya sebentar saja, dan pada waktu cobaan datang, mereka murtad.

Ayat ini mengajarkan bhw berakar pada Tuhan dimulai dari berakar pada Firman Tuhan, hidup mencintai FirmanNya. So, ayo kita bangun budaya suka baca Alkitab menjadikannya bagian hidup kita sehari2nya.

Jangan hanya SEMANGAT tapi juga BERAKAR.

Sabtu, 23 Januari 2021

22 Januari 2021 PUSH TO THE LIMIT

22 Januari 2021
Hobi Baca Alkitab
PUSH TO THE LIMIT

Alkitab mengajarkan sebagai anak Allah kita akan dipimpin oleh Roh Allah.

Roma 8:14 (TB)
Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.

Kemana Roh Allah akan mempimpin kita? Coba kita perhatikan 2 kisah dipimpin Roh Allah, yaitu Tuhan Yesus ketika dibawa oleh Roh Kudus dan bangsa Israel ketika dipimpin Allah, semuanya dipimpin ke padang gurun.

Matius 4:1-4 (TB)
1 Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis. 
2 Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus. 
3 Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya: "Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti."
4 Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah." 

Ulangan 8:2-6 (TB)
2 Ingatlah kepada seluruh perjalanan yang kaulakukan atas kehendak TUHAN, Allahmu, di padang gurun selama empat puluh tahun ini dengan maksud merendahkan hatimu dan mencobai engkau untuk mengetahui apa yang ada dalam hatimu, yakni, apakah engkau berpegang pada perintah-Nya atau tidak. 
3 Jadi Ia merendahkan hatimu, membiarkan engkau lapar dan memberi engkau makan manna, yang tidak kaukenal dan yang juga tidak dikenal oleh nenek moyangmu, untuk membuat engkau mengerti, bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan TUHAN.  
4 Pakaianmu tidaklah menjadi buruk di tubuhmu dan kakimu tidaklah menjadi bengkak selama empat puluh tahun ini.
5 Maka haruslah engkau insaf, bahwa TUHAN, Allahmu, mengajari engkau seperti seseorang mengajari anaknya. 
6 Oleh sebab itu haruslah engkau berpegang pada perintah TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya dan dengan takut akan Dia. 

Mengapa ke padang gurun? Tujuannya utk menguji apa yg ada dlm hati kita, apakah hati kita benar2 mempercayai Tuhan dg segenap hati.

Di padang gurun tidak ada siapa2, kita benar2 sendirian, orang terdekat dan bahkan Tuhanpun serasa jauh sekali. Tapi pada kenyataannya, dalam masa ujian Tuhan tdk pernah tinggalkan kita, perhatikan kedua kisah di atas. Setelah Roh Kudus membawa Tuhan Yesus ke padang gurun tdk dikatakan Roh Kudus meninggalkanNya sendirian di padang gurun dan perhatikan juga ketika bangsa Israel dibawa masuk ke padang gurun ada tangan Tuhan yg memelihara. Jadi jangan takut kalau kita ada di padang gurun. Tuhan sedang memperhatikan bagaimana hati kita di padang gurun.

Apa bekal kita menghadapi ujian di padang gurun? Percaya pada apa kata Allah, Firman Allah. Tuhan Yesus melawan cobaan iblis dg lebih mempercayai apa yg Allah katakan daripada yg iblis katakan. Bangsa Israel diperintahkan Allah utk percaya pada apa kataNya, apa yg di FirmankanNya kpd mereka namun mereka gagal mempercayaiNya.

Ibrani 3:17-19 (TB)
17 Dan siapakah yang Ia murkai empat puluh tahun lamanya? Bukankah mereka yang berbuat dosa dan yang mayatnya bergelimpangan di padang gurun?
18 Dan siapakah yang telah Ia sumpahi, bahwa mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Nya? Bukankah mereka yang tidak taat?
19 Demikianlah kita lihat, bahwa mereka tidak dapat masuk oleh karena ketidakpercayaan mereka.

Jadi di padang gurun yg ada hanya kita dan Firman Allah, apa kata Allah yg kita yakini dan pegang kuat2. Di padang gurun inilah kita diuji apakah kita mempercayai apa yg Allah katakan atau Firmankan kpd kita atau tdk. Kalau di padang gurun ini kita kehilangan kepercayaan akan apa yg Allah katakan maka kita tdk akan lagi mempercayai Allah. Hidup kita akan menjadi spt layang2 yg putus talinya, merana, penuh kecewa, kosong, hampa. 

Firman Tuhan sdh memperingatkan bhw kita akan di PUSH TO THE LIMIT.

1 Petrus 4:12 (FAYH)
Sahabat-sahabat yang saya kasihi, janganlah bingung atau heran, apabila kelak Saudara mengalami cobaan-cobaan yang hebat, sebab yang akan menimpa Saudara bukanlah sesuatu yang aneh atau luar biasa.

Masing2 kita akan benar2 di PUSH TO THE LIMIT. Kita akan diuji habis2an dan kalau kita perhatikan kisah Tuhan Yesus dan bangsa Israel dpt kita simpulkan yang akan dpt bertahan sampai kesudahannya hanyalah anak2 Tuhan yg mempercayai & berpegang teguh pada apa yg Allah katakan, berakar pada Firman Allah.

Lukas 8:13 (TB)
Yang jatuh di tanah yang berbatu-batu itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menerimanya dengan gembira, tetapi mereka itu tidak berakar, mereka percaya sebentar saja dan dalam masa pencobaan mereka murtad.

Berpegang teguh dan berakar pada Firman Allah tdk terjadi dg sendirinya, perlu waktu utk membangun & melatih sikap hati yg spt ini. So, ayo mulai skrg kita membangun kepercayaan pada apa yg Allah katakan yaitu Firman Allah dg cara selalu membaca FirmanNya setiap hari jadikan kesukaan dan bagian hidup kita.

Kamis, 21 Januari 2021

21 Januari 2021 PADANG BELANTARA

21 Januari 2021
Hobi Baca Alkitab
PADANG BELANTARA
Hidup dipimpin Roh Kudus salah satunya adalah dibawa masuk ke padang belantara. Tujuannya adalah utk mengungkapkan kekuatan iman kita, sikap hati kita yg sebenarnya terhadap Tuhan. Ini yg dialami dan diteladankan oleh Tuhan Yesus kpd kita semua ketika DIA dibawa Roh Kudus ke padang belantara utk dicobai.

Matthew 4:1-4 (TPT)
1 Afterward, the Holy Spirit led Jesus into the lonely wilderness in order to reveal his strength against the accuser by going through the ordeal of testing.
2 And after fasting for forty days, Jesus was extremely weak and famished. 
3 Then the tempter came to entice him to provide food by doing a miracle. So he said to Jesus, “How can you possibly be the Son of God and go hungry? Just order these stones to be turned into loaves of bread.”
4 He answered, “The Scriptures say: Bread alone will not satisfy, but true life is found in every word, which constantly goes forth from God’s mouth.”

Roh Kudus membawa masuk ke tempat ujian dg kondisi:
- Padang belantara yg sunyi tdk ada org lain yg dpt menolong.
- Situasi yg benar2 terjepit, kelaparan tdk ada makanan.
- Bertemu dg si iblis yg mencobai bukan utk tujuan latihan tetapi benar2 punya tujuan menghancurkan iman.

Situasi yg benar2 dpt menghacurkan iman, perhatikan intimidasi yg iblis katakan :
“How can you possibly be the Son of God and go hungry? Just order these stones to be turned into loaves of bread.” Dengan kata lain iblis sdg mengatakan apakah benar Allah berkenan kpd hidupmu ini, kalau kamu benar2 anak Tuhan, melakukan apa yg Tuhan kehendaki, mengapa kamu dibiarkan Allah mengalami semuanya ini, kelaparan, permasalahan, sakit penyakit, dll?

Kondisi padang belantara benar2 ujian baik scr phisik, mental dan iman kita.

Teladan Tuhan Yesus kpd kita semua, ketika kita menghadapi situasi yg spt ini adalah tetap berpegang teguh pada Firman Tuhan. Memang dalam kondisi ini kekuatan iman kita benar2 sdg diuji, iman kita benar2 diuji keteguhannya terhadap apa yg Tuhan Firmankan krn itu kita harus terus melatih iman kita dg selalu mengisi Firman Tuhan dalam hati pikiran kita. Kalau Firman Tuhan tidak mewarnai hati pikiran kita, kita tdk berakar pada Firman Tuhan maka kita tdk akan kuat dan tdk akan mampu melewati ujian ini. Kita akan gampang kecewa dan menolak Tuhan. Kita tdk akan tahu kapan Roh Kudus akan membawa kita ke padang belantara, yg kita bisa lakukan adalah mempersiapkan diri dg selalu mengisi hati pikiran ini dg Firman Tuhan setiap hari, spy ketika waktunya tiba utk masuk ke padang belantara, kita sdh siap.

Satu hal yg menjadi penghiburan dan kekuatan kita, di padang belantara kita tdk sendirian. Kalau kita baca Firman Tuhan di atas, Roh Kudus yg membawa Tuhan Yesus masuk ke padang belantara tdk pernah dituliskan meninggalkan Tuhan Yesus. Sama spt yg kita alami, Roh Kudus tdk pernah meninggalkan kita. DIA memperhatikan, memelihara dan menjagai kita. Kalaupun kita gagal dalam ujian ini, DIA Bapa kita tak'an kecewa dan meninggalkan kita. Bapa akan angkat, rangkul, peluk dan membalut luka2 kita. Bapa tdk akan membiarkan kita anakNya jatuh tergeletak.

Mazmur 37:23-24 (TB)
23 TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; 
24 apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya.

DIA akan mengatakan," Tidak apa2 nak, kali ini engkau gagal, besok pasti bisa". 

Ulangan 8:2-6 (TB)
2 Ingatlah kepada seluruh perjalanan yang kaulakukan atas kehendak TUHAN, Allahmu, di padang gurun selama empat puluh tahun ini dengan maksud merendahkan hatimu dan mencobai engkau untuk mengetahui apa yang ada dalam hatimu, yakni, apakah engkau berpegang pada perintah-Nya atau tidak. 
3 Jadi Ia merendahkan hatimu, membiarkan engkau lapar dan memberi engkau makan manna, yang tidak kaukenal dan yang juga tidak dikenal oleh nenek moyangmu, untuk membuat engkau mengerti, bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan TUHAN.  
4 Pakaianmu tidaklah menjadi buruk di tubuhmu dan kakimu tidaklah menjadi bengkak selama empat puluh tahun ini.
5 Maka haruslah engkau insaf, bahwa TUHAN, ALLAHMU, MENGAJARI ENGKAU SEPERTI SESEORANG MENGAJARI ANAKNYA. 
6 Oleh sebab itu HARUSLAH ENGKAU BERPEGANG PADA PERINTAH TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya dan dengan takut akan Dia. 

DIA Bapa yg ingin kita anakNya berhasil bukan hancur. Bapa ajarkan utk kita kuat kita harus berpegang teguh pada FirmanNya, dg cara baca FirmanNya setiap hari jadikan kesukaan dan bagian hidup kita sehari2.

Rabu, 20 Januari 2021

20 Januari 2021 AKULAH ALLAH (sebutkan nama kita)

20 Januari 2021
Hobi Baca Alkitab
AKULAH ALLAH (sebutkan nama kita)
Membaca Alkitab akan mengajar kita tentang kualitas iman yg spt apa yg Tuhan kehendaki ada dlm diri kita. 

Ibrani 11:13-16 (TB)
13 Dalam iman mereka semua ini telah mati sebagai orang-orang yang tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, tetapi yang hanya dari jauh melihatnya dan melambai-lambai kepadanya dan yang mengakui, bahwa mereka adalah orang asing dan pendatang di bumi ini. 
14 Sebab mereka yang berkata demikian menyatakan, bahwa mereka dengan rindu mencari suatu tanah air. 
15 Dan kalau sekiranya dalam hal itu mereka ingat akan tanah asal, yang telah mereka tinggalkan, maka mereka cukup mempunyai kesempatan untuk pulang ke situ.
16 Tetapi sekarang mereka merindukan tanah air yang lebih baik yaitu satu tanah air sorgawi. Sebab itu ALLAH TIDAK MALU DISEBUT ALLAH MEREKA, karena Ia telah mempersiapkan sebuah kota bagi mereka.

Terhadap mereka Allah tidak malu disebut Allah mereka krn imannya kpd Allah tdk lemah atau gugur hanya krn perkara2 di dunia ini saja. Sampai matinya, Abraham Ishak Yakub tdk memperoleh apa yg Allah janjikan yaitu tanah yg dijanjikan Allah kpd mereka, bahkan ketika Sara meninggal Abraham tdk punya tanah utk menguburkannya. Abraham harus meminta ijin kpd bani Het utk menguburkan jenasah istrinya di tanah mereka.

Kejadian 23:3-4 (TB)
3 Sesudah itu Abraham bangkit dan meninggalkan isterinya yang mati itu, lalu berkata kepada bani Het: 
4 "Aku ini orang asing dan pendatang di antara kamu; berikanlah kiranya kuburan milik kepadaku di tanah kamu ini, supaya kiranya aku dapat mengantarkan dan menguburkan isteriku yang mati itu." 

Yakub-pun meninggal dan dikuburkan disana.

Kisah Para Rasul 7:15-16 (TB)
15 Lalu pergilah Yakub ke tanah Mesir. Di situ ia meninggal, ia dan nenek moyang kita; 
16 mayat mereka dipindahkan ke Sikhem dan diletakkan di dalam kuburan yang telah dibeli Abraham dengan sejumlah uang perak dari anak-anak Hemor di Sikhem.

Kalau kita melihat dari persepsi dunia, kita akan berkata sungguh keadaan yg memilukan bagi orang yg menerima janji Allah, mereka tdk punya tanah utk kuburannya. Namun demikian iman mereka kpd Allah tdk menjadi lemah atau gugur. Inilah mengapa Allah tdk malu disebut Allah mereka. Allah bangga akan kualitas iman mereka. Berulang2 Allah memperkenalkan diriNya sbg Allah Abraham, Ishak dan Yakub. WoW keren sekali.

Kisah Para Rasul 7:32 (TB)
Akulah Allah nenek moyangmu, Allah Abraham, Ishak dan Yakub.

Iman mereka tetap kuat walaupun mereka tdk memperoleh apa yg dijanjikan Allah utk perkara2 di dunia ini krn mata mereka tujukan kpd perkara2 yg lebih utama yaitu yg di atas.

Kalau kita suka baca Alkitab kita akan menemukan bahwa kita diajar utk mencari & memikirkan perkara yg diatas dimana Kristus ada, lebih utama daripada perkara2 di bumi ini.

Kolose 3:1-4 (TB)
1 Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah.
2 Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi. 
3 Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah. 
4 Apabila Kristus, yang adalah hidup kita, menyatakan diri kelak, kamu pun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan.

Kita diajar utk meletakan pengharapan tertinggi kita pada perkara2 di atas, bukan yg di bumi sehingga ketika kita tdk mendptkan apa yg di bumi ini, iman kita tdk akan goyah. Kita tdk akan menjadi kecewa dan menolak Tuhan.

Matius 11:6 (TB)
Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku."

Alkitab menyatakan Allah bangga, tdk malu disebut Allah bagi mereka yg meletakan pengharapan utamanya pada perkara2 di atas. Kualitas iman yg spt ini hanya dpt dibangun melalui pengenalan akan Allah dg baik dan benar melalui FirmanNya. So, ayo kita bangun kesukaan membaca Alkitab krn kalau kita tdk suka membaca Alkitab kita tdk akan menemukan kebenaran ini. Orang jarang mengkotbahkan hal ini krn tdk popular atau tdk disukai banyak pendengarnya.

Keputusan ada di tangan kita apakah kita akan membuat Allah bangga dan iblis kecewa atau sebaliknya.

Ayub 1:9 (TB)
Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: "Apakah dengan tidak mendapat apa-apa Ayub takut akan Allah?

Setiap hari iman kita akan selalu diuji apakah hasilnya akan menjadi kebanggaan Allah atau kebanggaan iblis. Jadilah kebanggan Allah, membuat Allah tidak malu mengatakan: "Akulah Allah (sebutkan nama kita)".

Senin, 18 Januari 2021

19 Januari 2021 IMAN MURNI

19 Januari 2021
Hobi Baca Alkitab
IMAN MURNI 
Pencobaan atau tantangan hidup bukan utk memurnikan iman tetapi utk menyingkapkan atau membuktikan spt apa kualitas iman kita. Pengenalan akan Tuhan sajalah yg akan dpt membuat iman kita murni. Ayat2 dibawah ini menyatakannya.

1 Petrus 1:6-7 (TB)
6 Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan.
7 Maksud semuanya itu ialah untuk MEMBUKTIKAN KEMURNIAN IMANMU — yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api — sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya. 

Kalau kita baca dg teliti ayat di atas hanya iman yg murni kpd Tuhan yg akan tetap kuat dan tahan uji. Iman yg murni kpd Tuhan adalah iman yg dibangun atas dasar pengenalan akan Tuhan. Analoginya spt cinta yg murni atau sejati sepasang pria dan wanita. Cinta yg murni ini dibangun atas dasar pengenalan, pengenalan akan karakter dan kepribadian pasangannya. Tanpa pengenalan cinta yg murni tdk akan dpt terjadi. Cinta yg murni akan lebih tahan uji. Kalau cintanya tdk murni alias dasarnya bukan pengenalan yg benar namun krn ada agenda2 tersembunyi spt cinta krn harta, jabatan, ketenaran, penampilan phisik, keluarga besar, dll, cintanya tdk akan tahan uji. Kalau semuanya ini hilang, hilang pula cintanya.

Demikian juga iman yg murni kpd Tuhan hanya dpt terjadi kalau kita mengenal Tuhan dg baik dan benar. Apapun yg terjadi dalam hidup kita tdk akan dpt menggoyahkan iman yg murni dalam diri kita krn kita mengenal Tuhan dg baik dan benar, seperti yg diteladankan oleh pendahulu2 kita:

Ayub 1:20-22 (TB)
20 Maka berdirilah Ayub, lalu mengoyak jubahnya, dan mencukur kepalanya, kemudian sujudlah ia dan menyembah, 
21 katanya: "Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!" 
22 Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dan tidak menuduh Allah berbuat yang kurang patut. 

Ayub 2:9-10 (TB)
9 Maka berkatalah isterinya kepadanya: "Masih bertekunkah engkau dalam kesalehanmu? Kutukilah Allahmu dan matilah!"
10 Tetapi jawab Ayub kepadanya: "Engkau berbicara seperti perempuan gila! Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?" Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya. 

Daniel 3:17-18 (TB)
17 Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja;
18 tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu."

Habakuk 3:17-19 (TB)
17 Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang, 
18 namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku. 
19 ALLAH Tuhanku itu kekuatanku: Ia membuat kakiku seperti kaki rusa, Ia membiarkan aku berjejak di bukit-bukitku.

Ibrani 11:13 (TB)
Dalam iman mereka semua ini telah mati sebagai orang-orang yang tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, tetapi yang hanya dari jauh melihatnya dan melambai-lambai kepadanya dan yang mengakui, bahwa mereka adalah orang asing dan pendatang di bumi ini. 

Filipi 3:7-8, 10 (TB)
7 Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus. 
8 Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus, 
10 Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya,

Dalam kondisi yg tidak mudah, masa sulit, iman mereka tetap kuat kpd Tuhan. Mereka tdk marah, protes, ngomel atau memberontak kpd Tuhan krn iman mereka murni kpd Tuhan. Iman mereka murni kpd Tuhan krn mereka mengenal Tuhannya dg baik dan benar. 

Dalam kondisi yg tdk mudah saat ini, jangan kehilangan iman, bangun pengenalan akan Tuhan spy iman kita murni di hadapanNya dan kita dpt tetap kuat beriman kpdNya.

Sumber pengenalan akan Tuhan yg terbaik adalah FirmanNya. So, bangun dalam diri kita pengenalan akan Tuhan dengan cara baca dan cintai Firman Tuhan, jadikan kesukaan dalam hidup kita kalau kita mau punya iman yg murni. Ajak orang2 disekitar kita utk melakukan hal ini juga.

Iman yang murni tdk menuntut Tuhan tapi mengasihi Tuhan dalam segala keadaan.
Iman yg murni adalah iman yg kuat dan tahan uji.

18 Januari 2021 IMAN YANG MURNI IMAN YANG KUAT

18 Januari 2021
Hobi Baca Alkitab
IMAN YANG MURNI IMAN YANG KUAT 

Suatu hari ada teman yg call saya dan berkata bhw dia sdh ikut Tuhan sungguh2 namun mengapa ketika dia doakan anaknya yg hanya sakit perut koq Tuhan tdk juga sembuhkan. Saya kira ini sebuah pertanyaan, namun blm sempat saya jawab dia sdh lanjutkan dg berkata, pagi ini saya baca kitab Ayub dan saya temukan Ayub itu orang baik dan benar tapi Tuhan uji imannya. Ternyata orang ikut Tuhan itu juga diuji imannya tujuannya spy imannya murni dalam Tuhan. Dia akhirnya berkata sekalipun saya doa dan anak saya belum juga sembuh, saya tdk akan protes dg Tuhan, saya mempercayai Tuhan. Ini ujian iman saya utk tetap ikut Tuhan apapun juga yg terjadi dalam hidup saya.

Inilah arti bertumbuh dalam pengenalan akan Tuhan. Mengenal Tuhan :
- Mempercayai Tuhan dengan segenap hati.
- Melihat hidup ini dari kacamata kehendak Tuhan yg ada di FirmanNya bukan lagi dari kacamata kehendak diri kita sendiri.
- Taat pada Firman Tuhan.

Alkitab mengajarkan utk kita bertumbuh dalam pengenalan akan Tuhan.

2 Petrus 3:18 (TB)
Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya.

Pengenalan akan Tuhan yg baik dan benar akan membentuk iman kita makin hari makin murni. Mengikut Tuhan krn mengenal PribadiNya bukan krn janji2Nya.

Inilah pernyataan orang2 dalam Alkitab yg mengenal Tuhan dg baik dan benar. Iman mereka menjadi murni terhadap Tuhan.

Ayub 1:20-22 (TB)
20 Maka berdirilah Ayub, lalu mengoyak jubahnya, dan mencukur kepalanya, kemudian sujudlah ia dan menyembah, 
21 katanya: "Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!" 
22 Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dan tidak menuduh Allah berbuat yang kurang patut. 

Ayub 2:9-10 (TB)
9 Maka berkatalah isterinya kepadanya: "Masih bertekunkah engkau dalam kesalehanmu? Kutukilah Allahmu dan matilah!"
10 Tetapi jawab Ayub kepadanya: "Engkau berbicara seperti perempuan gila! Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?" Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya. 

Daniel 3:17-18 (TB)
17 Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja;
18 tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu."

Habakuk 3:17-19 (TB)
17 Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang, 
18 namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku. 
19 ALLAH Tuhanku itu kekuatanku: Ia membuat kakiku seperti kaki rusa, Ia membiarkan aku berjejak di bukit-bukitku.

Filipi 3:7-8, 10 (TB)
7 Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus. 
8 Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus, 
10 Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya,

Inilah pentingnya mengenal Tuhan dg baik dan benar. Mengenal Tuhan tdk terjadi dg sendirinya, harus diusahakan dg segenap hati dan tdk dpt dalam waktu yg singkat, pengenalan harus dibangun dimulai dari mencintai Firman Tuhan menjadikan membaca Alkitab kesukaan dalam hidup kita. Pengenalan akan Tuhan dibangun dari pengetahuan akan Tuhan ditambah pengalaman hidup bersama Tuhan. Pengenalan akan Tuhan akan menghasilkan iman yg murni dan iman yg murni adalah iman yg kuat.

----
Follow IG@hobibacaalkitab akan membantu mengingatkan kita utk membaca Alkitab setiap hari, membangun pengenalan akan Tuhan.

WA 089667777808 komunal hobibacaalkitab bersama2 bertumbuh cinta Firman Tuhan.

Hobibacaalkitab.blogspot.com

17 Januari 2021 Umat Kepunyaan Allah

17 Januari 2021
Hobi Baca Alkitab
UMAT KEPUNYAAN ALLAH 

Umat kepunyaanNya sendiri.

Titus 2:14 (TB)
yang telah menyerahkan diri-Nya bagi kita untuk membebaskan kita dari segala kejahatan dan untuk menguduskan bagi diri-Nya suatu umat, kepunyaan-Nya sendiri, yang rajin berbuat baik. 

Allah melalui kehidupan di dunia ini sdg menyeleksi umat pilihan kepunyaanNya sendiri. Apa syarat menjadi pilihan Tuhan?

Kriteria nya sbb:

Keluaran 19:5-6 (TB)
5 Jadi sekarang, jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan firman-Ku dan berpegang pada perjanjian-Ku, maka kamu akan menjadi harta kesayangan-Ku sendiri dari antara segala bangsa, sebab Akulah yang empunya seluruh bumi.  
6 Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imam dan bangsa yang kudus. Inilah semuanya firman yang harus kaukatakan kepada orang Israel."

Syaratnya adalah sungguh2 berpegang mencintai Firman Tuhan. Orang yg berpegang pada Firman Tuhan cara berpikir, perkataan dan perbuatannya akan dikuasai oleh Kebenaran Firman Tuhan, mereka akan berbuat baik sesuai apa yg Firman Tuhan ajarkan.

Jadi mencintai Firman Tuhan adalah syarat mutlak utk dpt menjadi umat milik kepunyaan Allah.

KEPENGIN TAHU

KEPENGIN TAHU Apa yang menjadi kepengin tahuan kita dalam hidup ini, menunjukan jati diri kita yang sebenarnya. Jati diri anak Tuhan terliha...